Kanker Bisa Cepat Menyebar, Ini Penyebabnya
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambat Ilustrasi. Sel kanker agresif yang umumnya ditemukan pada jenis kanker paru-paru sel kecil, pankreas, dan melanoma (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Penyakit kanker dikenal karena sifatnya yang bisa menyebar dan membesar dalam waktu singkat. Sejumlah faktor medis menyebabkan proses itu terjadi lebih cepat dari yang dibayangkan.
Kasus kanker agresif umumnya ditemukan pada jenis kanker paru-paru sel kecil, pankreas, dan melanoma. Sel kanker pada jenis ini cenderung membelah cepat dan menginvasi jaringan sehat di sekitarnya.
Kondisi tubuh penderita ikut memengaruhi kecepatan perkembangan kanker. Sistem imun yang lemah baik akibat usia, HIV, atau kemoterapi, membuat sel kanker sulit dikendalikan tubuh.
Kanker juga lebih mudah menyebar jika telah memasuki sistem peredaran darah atau getah bening. Dari sini, sel kanker bisa menjangkau organ vital seperti paru-paru, hati, bahkan otak.
Faktor genetik turut berperan. Mutasi gen BRCA1 dan BRCA2, misalnya, mempercepat pertumbuhan kanker payudara dan ovarium.
“Kanker itu bukan penyakit keturunan, tapi risiko kanker itu bisa diturunkan. Itu dua hal yang berbeda, ya,” jelas Dokter Spesialis Onkologi, Gregorius Ben Prajogi, dalam sebuah acara Pertemuan Penyintas Kanker Indonesia, sebagaimana dikutip Lintassumba.com, pada Kamis, 14 Agustus 2025.
Gizi buruk dan kebiasaan hidup tidak sehat, termasuk konsumsi makanan olahan, juga memicu pertumbuhan kanker.
Penundaan diagnosis pun memperburuk keadaan karena kanker dibiarkan berkembang hingga stadium lanjut.
Dokter menyarankan pemeriksaan rutin dan pola hidup sehat untuk mencegah perkembangan kanker. Deteksi dini disebut sebagai kunci keberhasilan pengobatan.***
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar