Megawati Ingatkan Generasi Muda Soal Kecerdasan Buatan: Teknologi untuk Kemajuan, Bukan Sebaliknya!
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Putri Proklamator sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, ingatkan generasi muda soal kecerdasan buatan (PDI Perjuangan/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Generasi muda tidak boleh terlena oleh kemajuan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Hal ini ditegaskan Putri Proklamator sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, saat seminar internasional mengenang 70 tahun Konferensi Asia-Afrika tahun 1955 di Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu, 1 November 2025.
Megawati mengingatkan bahwa teknologi, termasuk kecerdasan buatan, harus dimanfaatkan dengan bijak untuk kemajuan bangsa, bukan menghilangkan jati diri sebagai manusia.
Menurut dia, perkembangan inovasi sering membuat manusia terobsesi mengejar efisiensi, hingga lupa pada nilai dasar yang membentuk karakter bangsa Indonesia.
Ia mengingatkan kecerdasan buatan hanyalah alat yang diciptakan manusia, bukan pengganti perasaan, intuisi, dan nurani kemanusiaan yang bersumber dari Tuhan.
Ketua Umum PDI Perjuangan itu menilai kemajuan teknologi bergerak terlalu cepat, sementara kesadaran moral sebagian generasi muda justru mengalami keterlambatan.
Peringatan diberikan agar anak muda tidak kehilangan pijakan nilai Pancasila, terutama gotong royong dan penghormatan terhadap sesama manusia.
Dalam forum itu, ia menyisipkan pesan bahwa ilmu pengetahuan memiliki batas, sedangkan nilai kemanusiaan tetap menjadi kompas utama.
“Generasi muda harus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan Pancasila sehingga bisa memanfaatkan teknologi untuk kemajuan, bukan sebaliknya,” tegasnya.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar