Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penegasan Tapal Batas Dua Desa di Wewewa Berujung Ricuh, Pilar Dicabut Warga

Penegasan Tapal Batas Dua Desa di Wewewa Berujung Ricuh, Pilar Dicabut Warga

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan kembali tapal batas administratif antara Desa Wee Kura dan Desa Weri Lolo.

Penegasan itu disampaikan dalam kunjungan ke Wee Waira, wilayah perbatasan dua desa, Kecamatan Wewewa Barat dan Wewewa Selatan, pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Ratu Wulla menyatakan, penegasan ini dilakukan karena munculnya riak perdebatan di masyarakat terkait batas wilayah dua desa tersebut.

Menurutnya, beberapa waktu terakhir sempat muncul diskusi dan perbedaan pandangan, bahkan sampai diberitakan media, seolah pemerintah tidak peduli persoalan itu.

“Berita ini sudah sampai dimana-mana, terkait dengan persoalan batas wilayah administrasi antara Weri Lolo dengan Wee Kura. Seolah-olah ya, seolah-olah bahwa pemerintah tidak peduli. Sebenarnya tidak seperti itu Bapak Ibu ya,” ujar Ratu Wulla.

Ia menegaskan, bahwa persoalan batas wilayah sebenarnya sudah ditetapkan sejak masa Bupati Sumba Barat, Timo Langgar, melalui kesepakatan dari kedua pihak.

Pilar-pilar batas yang sempat hilang kini ditemukan kembali. Data batas wilayah juga telah diverifikasi melalui peta Badan Geospasial Nasional.

“Dan hari ini, saya tidak akan mengganggu keputusan yang lalu. Saya bukan datang merampas hak masyarakat, tidak ada. Tapi saya, sebagai Bupati Sumba Barat Daya, saya harus tegaskan bahwa saya mendukung keputusan bupati yang lalu dan saya tegaskan batas wilayah itu menjadi batas administrasi ya,” katanya.

Bupati juga menekankan, batas administratif berbeda dengan kepemilikan pribadi. Warga yang merasa memiliki lahan pribadi diminta mengurusnya ke pertanahan.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Bappilu DPC PDI Perjuangan SBD Anus Kette saat ditemui awak media (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Ratu Ngadu Bonu Wulla akan Daftar ke PDI Perjuangan SBD? Ketua Bappilu Bilang Begini

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ketua Bappilu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Sumba Barat Daya (SBD), Anus Kette, memberikan penegasan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang berintegritas tinggi dan profesionalitas. Hal ini disampaikannya, saat ditemui awak media di Sekeretariat DPC PDI Perjuangan SBD, beberapa hari yang lalu. “PDI Perjuangan adalah partai yang berintegritas tinggi, menjunjung tinggi demokrasi. […]

  • Wakil Ketua DPRD Kabupaten SBD, Anggota Fraksi NasDem SBD, Sekretaris DPD NasDem SBD, Thomas Tanggu Dendo (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Fraksi NasDem SBD Dukung Pemerintah Angkat PPPK Tahap 1 Penuh Waktu, Tahap 2 Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Fraksi NasDem menegaskan dukungan penuh terhadap pengawasan kinerja pemerintah, terutama soal aspirasi masyarakat terkait perekrutan PPPK. Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD SBD, yang juga Sekretaris DPD NasDem, Thomas Tanggu Dendo, saat ditemui Lintassumba.com, pada Rabu, 18 Juni 2025. Disebutkan, pimpinan DPRD telah memberi tugas kepada Komisi III untuk menggelar RDP […]

  • Siswa-siswi TK Kristen Ebenheyzer Tambolaka Kunjungi Polres Sumba Barat Daya

    Siswa-siswi TK Kristen Ebenheyzer Tambolaka Kunjungi Polres Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Unit Kamsel Satlantas Polres Sumba Barat Daya (SBD), Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima kunjungan siswa/i Taman Kanak-kanak (TK) Kristen Ebenheyzer Tambolaka. Kegiatan ini berlangsung di Mako Polres SBD, Desa Kadi Pada, Kecamatan Kota Tambolaka pada Jumat, 10 Mei 2024. Kedatangan para siswa/i tersebut disambut langsung oleh Kasat Lantas Polres SBD Iptu […]

  • Uskup Keuskupan Weetebula, Mgr. Edmund Woga, C.Ss.R., melantik Rm. Marsianus Jou Jata, Pr., sebagai Pastor Paroki St. Markus Waikambala

    Uskup Weetebula Lantik Rm. Marsianus Jou Jata jadi Pastor Paroki St. Markus Waikambala

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Uskup Keuskupan Weetebula, Mgr. Edmund Woga, C.Ss.R., melantik Rm. Marsianus Jou Jata, Pr., sebagai Pastor Paroki St. Markus Waikambala. Pelantikan itu berlangsung di Gereja Katolik St. Markus Waikambala, Desa Tana Mete, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 25 Februari 2024. Diketahui Rm. Marsi dilantik menggantikan […]

  • Kampanye Percepatan Penurunan Stunting BKKBN Provinsi NTT dan mitra dari Komisi IX DPR RI Ratu Wulla Talu, di Kampung Marewet (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Masa Depan Anak Terancam Karena Stunting, BKKBN NTT: Persiapan Harus Mulai dari Calon Pengantin

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Stunting, atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, memiliki dampak jangka panjang yang bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang hingga lanjut usia. Tidak hanya pertumbuhan fisik anak yang terhambat, tetapi juga perkembangan otak mereka. Kondisi ini dapat mengganggu kemampuan belajar di sekolah, produktivitas, dan kreativitas di usia dewasa, sehingga mengancam […]

  • Warga setempat sedang mencari korban yang diterkam buaya di, Sumba Barat Daya (SBD), Albina Doki, yang belum ditemukan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Diterkam Buaya Ganas, Dua Nyawa di Sumba Melayang dalam 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Seorang ibu dan anaknya tewas setelah diterkam buaya dalam dua insiden beruntun. Peristiwa naas ini terjadi di Kali Lede Wee Roo, Desa Lete Konda, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban pertama, Albina Doki (64), saat itu tengah mencuci pakaian di tepi kali, pada Rabu, 5 […]

expand_less