Peran Generasi Muda Melestarikan Nilai Budaya di Era Modern
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Senin, 26 Feb 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Peran generasi muda melestarikan nilai budaya di tengah arus modernisasi yang kian deras saat ini. Pulau Sumba bagaikan oase yang menyejukkan jiwa.
Di sana, nilai-nilai persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama masih terjaga dengan erat, karena merupakan warisan leluhur yang sangat ternilai dan termakna.
Masyarakat Sumba dikenal dengan keramahan dan semangat gotong royong. Ketika tetangga mengalami musibah, mereka bahu membahu memberikan bantuan, tanpa pamrih dan tanpa mengharap balasan.
Saat musim tanam tiba, mereka bergotong royong membersihkan lahan agar beban terasa ringan.
Menurut Dr. I Gusti Ngurah Bagus (sosiolog), dalam penelitiannya sekira tahun 2018 di Pulau Sumba.
“Masyarakat Sumba, Tradisi dan Modernitas” Bagus membahas bagaimana nilai-nilai tradisional orang Sumba, termasuk persaudaraan yang masih terjaga di tengah modernisasi.
Di era modern saat ini, di mana individualisme kian menjamur, nilai-nilai persaudaraan di Sumba bagaikan pelita yang menerangi jalan.
Kedekatan dan kepedulian antar sesama menjadi kekuatan yang mengikat mereka dalam satu kesatuan.
Namun, modernisasi juga membawa pengaruhnya. Generasi muda Sumba, yang terpapar dengan teknologi dan budaya luar, dihadapkan pada pilihan.
Apakah mereka akan tetap memeluk nilai-nilai tradisional atau terbawa arus modernitas yang individualistis.
Dengan berjalannya waktu nilai budaya akan bertransformasi dimana tuan tanah akan di giring dengan perubahan yang datang di Pulau Sumba kemudian nilai keutuhan akan hilang.
Percaya atau tidak sadar dan tidak sadar perjalanan sejarah telah membuktikan bahwa gelombang kuat dari luar telah menggiring sebuah perubahan besar.
Dimana sebelumnya tuan tanah sebagai raja dan akhirnya di jadikan sebagai penonton, pelengkap dan bahkan jadi pelayan di tanah leluhur, tanah kelahiran ini.
Di sini peran generasi muda melestarikan budaya di era modern untuk menjaga warisan budaya dan nilai-nilai yang di tanamkan oleh leluhur.
Semangat menjaga kelestarian budaya, persaudaraan dan kepedulian harus terus dihidupkan, diwariskan, dan dilestarikan.
Perlu generasi muda menjaga tradisi dan budaya yang telah di wariskan oleh leluhur agar tidak luntur dengan perubahan-perubahan modernitas yang terus masuk.
Karena tradisi dan budaya memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan dalam kehidupan bermasyarakat dan mempunyai nilai keselarasan.
Dengan melestarikan budaya kita diam dalam keutuhan dan kedamaian kemudian akan menjadi pemain, bukan pelengkap atau penonton di tanah marapu Pulau Sumba.***
Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar