Pj. Gubernur NTT Serahkan Langsung Bantuan Rehabilitas Rumah Adat 2 Kampung Situs di Sumba Barat Daya
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penjabat Gubernur Provinsi NTT Ayodhia G. L. Kalake, serahkan bantuan rehabilitasi rumah adat Kampung Situs Rate Nggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo dan Kampung Situs Wainyapu, Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten SBD (Jeri Nenohai/Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Upacara tradisional Pasola diadakan sebagai ekspresi kegembiraan untuk memperingati musim tanam padi.
Terlebih lagi, tradisi ini juga digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada Leluhur Orang Sumba, Marapu, dengan tujuan memohon pengampunan, serta keberuntungan dan keberkahan dalam panen yang melimpah.
Dalam acara Pasola, seorang Pemimpin Adat (Rato Adat) akan bertindak sebagai perantara antara dua suku besar yang sedang bertentangan.
Meskipun nyawa mereka akan menjadi taruhan, para peserta tetap akan berani maju dengan penuh keberanian karena sadar akan bahayanya ritual ini.
Atraksi perang adat Pasola dilakukan oleh dua wilayah yaitu wilayah Balaghar melawan wilayah Bangedo dengan jumlah peserta dari masing masing perwakilan wilayah sebanyak 25 peserta.
Pasola sering diadakan tiap tahun pada bulan Februari dan Maret.
Kegiatan perang adat Pasola ini diselenggarakan sebanyak 6 kali. Pada bulan Februari diselenggarakan sebanyak 3 kali dan di bulan Maret juga diselenggarakan sebanyak 3 kali.
Turut hadir saat itu Bupati SBD Dr. Kornelis Kodi Mete, Plt. Kadis pariwisata Provinsi NTT, Johni Rohi dan unsur Forkopimda Kabupaten SBD.***
Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar