Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ironi Rp300 Juta: Jalan Baru di Wewewa Barat Tak Layak Pakai

Ironi Rp300 Juta: Jalan Baru di Wewewa Barat Tak Layak Pakai

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA Pembangunan infrastruktur seharusnya diawali dengan perencanaan matang, mempertimbangkan skala prioritas, serta asas manfaat demi kesejahteraan masyarakat.

Namun, prinsip ini tampaknya tidak diterapkan dalam pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pada tahun 2024, pembangunan jalan ini menelan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp300 juta. Ironisnya, hasil pengerjaan tersebut justru menuai kritik dari masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang baru selesai dibangun sudah mengalami kerusakan, terkikis oleh air hujan, dan tertutup oleh semak belukar. Kondisi ini membuat jalan tersebut tidak lagi layak digunakan.

“Mau jadi apa ini daerah kalau kerja tidak jelas begini, padahal pemerintah kasih anggaran besar. Mereka tidak sadarkah kalau ini untuk kepentingan orang banyak?” ungkap sumber terpercaya kepada lintassumba.com, pada Minggu, 26 Januari 2024.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian Sumba Barat Daya, Haris Matutina, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan monitoring ke lokasi.

Monitoring ini, kata dia, direncanakan melibatkan Inspektorat Sumba Barat Daya untuk memastikan kondisi dan kelayakan jalan tersebut.

“Karena Senin sampai Rabu libur, paling hari Kamis atau Jumat baru kami bisa turun mungkin sama-sama dengan Inspektorat,” katanya.

Menanggapi keluhan masyarakat terkait janji pembangunan deker dan tembok penahan, Haris menjelaskan bahwa dalam Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP), kedua fasilitas tersebut memang tidak tercantum.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potret beberapa kader Partai NasDem SBD di sebuah acara, dan salah satu diantara mereka yang akan di PAW (TIM/Lintas Sumba)

    Nasib di Ujung Tanduk, Satu Kader DPRD NasDem SBD Terancam PAW

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – DPD Partai NasDem Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang isu mengejutkan terkait rencana Pergantian Antar Waktu (PAW) salah satu kadernya yang juga anggota DPRD SBD. Kabar ini mencuat setelah kader tersebut kalah dalam gugatan di Mahkamah Partai. Saat dikonfirmasi wartawan, pada Kamis, 6 Februari 2025, Sekretaris DPD […]

  • Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya Yeremias Bayoraya Kewuan

    Caleg di Dapil III Duga Orang Mati Ikut Coblos ke TPS, Ini Kata Bawaslu Sumba Barat Daya

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Alex Samba Kodi, salah satu Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil III, meminta agar diadakan pemilihan umum ulang (PSU). Alex mengajukan permohonan untuk mendapatkan PSU tersebut tepatnya di Desa Menne Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Permintaan itu diajukan alex agar […]

  • Tugas Baru TNI, Kodim 1629/SBD (@Kodim Sumba Barat Daya/Facebook/Lintas Sumba)

    Dari 14 Jadi 17, TNI Dapat 3 Tugas Baru

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan semakin luas dengan adanya Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang tengah dibahas. TNI akan mendapatkan tiga tugas baru dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Tiga tugas tersebut yaitu menjaga ketahanan siber, mengatasi masalah narkoba, serta satu tugas lainnya yang masih dalam pembahasan. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi […]

  • Gambar Ilustrasi. Seorang Calon Kepala Daerah yang sedang menjadikan agama sebagai Alat Politik (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    3 Alasan Penting Menolak Calon Kepala Daerah yang Jadikan Agama Sebagai Alat Politik

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menggunakan agama sebagai tameng politik adalah strategi yang sering kali digunakan oleh calon kepala daerah untuk menarik perhatian pemilih. Namun, pendekatan ini layak mendapat kritik tajam karena berpotensi membahayakan kesatuan dan toleransi masyarakat yang beragam. Pertama, memanfaatkan agama dalam politik bisa memicu polarisasi di masyarakat. Indonesia dikenal sebagai negara dengan beragam agama […]

  • Saat Rapat Paripurna XX Masa Sidang II DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Fraksi PKB dorong pemerintah untuk prioritaskan pertanian, kesehatan, dan infrastruktur di RPJMD 2025 - 2029 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    PKB Dorong Pemerintah SBD Prioritaskan Pertanian, Kesehatan, dan Infrastruktur di RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sumba Barat Daya (SBD) menegaskan perlunya fokus pemerintah pada sektor prioritas dalam RPJMD. Sikap ini disampaikan fraksi dalam Rapat ParipurnaXX Masa SidangII DPRD SBD, pada Selasa, 12 Agustus 2025. Saat itu, PKB meminta RPJMD 2025-2029 memuat program berkelanjutan dari usulan tahun-tahun sebelumnya yang belum terealisasi secara […]

  • Forkompimda Sumba Barat Rakor bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Sumba Barat (TIM/Lintas Sumba)

    Menuju 27 November 2024: Forkompimda Sumba Barat Rakor Bersama KPU dan Bawaslu

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat, Dra. Flouri Rita Wuisan, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat. Rakor yang dilakukan pada Jumat, 4 Oktober 2024 ini, bertujuan untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan […]

expand_less