Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Rokok Ilegal Merajalela di Sumba Barat Daya: Minimnya Tindakan Hukum?

Rokok Ilegal Merajalela di Sumba Barat Daya: Minimnya Tindakan Hukum?

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Rokok ilegal yang semakin merajalela di Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menjadi perhatian serius.

Praktik jual beli rokok ilegal tidak hanya terbatas pada pertokoan-pertokoan kecil, tetapi juga merambah ke pusat-pusat perbelanjaan dan pasar di perkotaan hingga pedesaan.

Meskipun tersedia dengan harga yang lebih terjangkau, pihak terkait nampaknya belum melakukan langkah yang tegas untuk memberantas masalah ini.

Rokok ilegal dari berbagai merek ini dijual tanpa adanya tindakan pencegahan yang signifikan. Bahkan, rokok-rokok tersebut dianggap legal oleh masyarakat karena tidak ada larangan yang jelas dari pihak berwenang.

“Sudah murah, mantap lagi. Kalau dia (rokok) ilegal kenapa dijual? Kenapa itu pemerintah tidak larang? Itu keamanan juga tenang-tenang saja,” ungkap salah satu pemilik kios di Weetebula, Kecamatan Kota Tambolaka, saat ditemui lintassumba.com, pada Rabu, 26 Juni 2024.

Rokok tersebut dijual dengan harga berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000 per bungkus.

Peningkatan peredarannya di SBD tidak hanya menciptakan tantangan hukum, tetapi juga berdampak sosial dan ekonomi yang signifikan.

Konsumsi rokok ilegal yang lebih terjangkau bisa meningkatkan jumlah perokok di kalangan masyarakat, sementara dampak ekonominya terlihat dari perputaran modal yang lebih cepat bagi penjual dibandingkan dengan rokok legal.

“Untung sekali. Kan murah jadi orang bisa beli. Perputaran uang juga cepat,” ujarnya lagi.

Dia juga mengatakan, bahwa penjualan secara langsung biasa dilakukan oleh pengedar dengan menggunakan motor dan mobil box. Bahkan rokok ini, kata dia, sering dibeli di beberapa pertokoan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, perlunya langkah-langkah penegakan hukum yang lebih efektif dan pencegahan yang lebih ketat dari pihak berwenang.

Ini tidak hanya akan membantu melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya rokok ilegal yang mungkin mengandung bahan berbahaya, tetapi juga melindungi kestabilan ekonomi dari peredaran barang ilegal.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Surat Keterangan Orang Hilang, atas nama Fransiska Maria Rostika, yang diterbitkan oleh Polres TTU (TIM/Lintas Sumba)

    Tinggalkan Rumah Tanpa Jejak, Mahasiswi 18 Tahun Asal TTU Dilaporkan Hilang

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Seorang mahasiswi bernama Fransiska Maria Rostika Bota (18) dilaporkan hilang dari rumahnya di Maumolo, Kelurahan Bansone, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), sejak 5 November 2024. Ibunya, Theresia Kolo Nggadas (61), melaporkan kehilangan tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres TTU pada Selasa, 12 November 2024, sekitar pukul 11:00 […]

  • Pemain Persija Bambang Pamungkas Terima Trofi Piala Presiden Dari Jokowi

    Saat Bepe Kehilangan Medali Juara Piala Presiden

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Keberhasilan Persija Jakarta keluar sebagai juara Piala Presiden 2018 tak lepas dari permainan Riko Simanjuntak. Bagaimana perasaan “Si Kancil” usai merebut gelar juara pertamanya? Riko bergabung dengan Persija pada awal musim 2018 ini. Perannya pun langsung menjadi sentral karena kerap menjadi motor permainan tim asuhan Teco Cugurra tersebut. Sayang, perayaan juara Persija terganggu oleh merangseknya […]

  • Gambar Ilustrasi. Apakah Dana BOS Harus Diberikan ke Yayasan? (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Apakah Dana BOS Harus Diberikan ke Yayasan? Simak Ini!

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) adalah program pemerintah untuk mendukung operasional pendidikan di sekolah negeri dan swasta. Pengelolaan dan penggunaannya diatur secara ketat agar sesuai dengan kebutuhan pendidikan siswa. Namun, muncul pertanyaan: apakah dana BOS harus diserahkan ke yayasan, terutama untuk sekolah swasta? Pengelolaan Dana BOS di Sekolah Swasta Sekolah swasta biasanya […]

  • Peresmian PHTC RSUD Reda Bolo oleh Kemenkes dan Pemda Sumba Barat Daya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    PHTC RSUD Reda Bolo, Pj. Bupati Apresiasi Pemerintah Pusat

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Masalah malaria menjadi perhatian serius, karena Sumba Barat Daya merupakan satu-satunya kabupaten di Indonesia yang masih masuk dalam zona merah. Karena itu, perbaikan lingkungan dan peningkatanan layanan pengobatan harus dilakukan untuk menekan angka penyebaran penyakit tersebut. Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Sumba Barat Daya Yohanes Oktavianus, saat memberikan sambutan dalam acara peletakan […]

  • Wakil Ketua DPRD Kabupaten SBD, Anggota Fraksi NasDem SBD, Sekretaris DPD NasDem SBD, Thomas Tanggu Dendo (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Fraksi NasDem SBD Dukung Pemerintah Angkat PPPK Tahap 1 Penuh Waktu, Tahap 2 Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Fraksi NasDem menegaskan dukungan penuh terhadap pengawasan kinerja pemerintah, terutama soal aspirasi masyarakat terkait perekrutan PPPK. Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD SBD, yang juga Sekretaris DPD NasDem, Thomas Tanggu Dendo, saat ditemui Lintassumba.com, pada Rabu, 18 Juni 2025. Disebutkan, pimpinan DPRD telah memberi tugas kepada Komisi III untuk menggelar RDP […]

  • Anak-anak, peserta didik TK Sta. Theresia Tunas Harapan Weetebula, Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), saat menampilkan tarian kreasi mereka (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Ajang Seni Tutup Tahun, TK Sta. Theresia Tunas Harapan Weetebula Lepas Peserta Didik

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – TK Sta. Theresia Tunas Harapan Weetebula, Kota Tambolaka, menggelar pentas seni sekaligus acara syukur akhir tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan meriah itu dirangkaikan dengan pelepasan siswa kelas B1 hingga B4. Acara digelar di halaman sekolah, pada Rabu, 18 Juni 2025, bersama para orang tua dan tamu undangan. Kepala TK, Sr. Emiliana, ADM., menjelaskan, […]

expand_less