Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Seorang Petani Asal TTU Terlibat Kasus Penganiayaan, Diduga karena Utang Ditagih

Seorang Petani Asal TTU Terlibat Kasus Penganiayaan, Diduga karena Utang Ditagih

  • account_circle Ama Tassy Lake
  • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Sebuah kejadian penganiayaan dilaporkan oleh Agustinus Molo (54), salah satu warga Desa Maukabatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa ini melibatkan Rizal Ambasan (25), seorang petani yang juga berasal dari Kecamatan Biboki Anleu.

Hal ini disampaikan kepada lintassumba.com oleh Kapolres TTU AKBP Mohammad Mukhson, melalui Kasubsi PIDM Humas Polres TTU IPDA Markus Wilco Mitang.

Menurut kronologis yang dilaporkan, pada Minggu, 14 Juli 2024 sekitar pukul 08.00 WITA, pelapor pergi bersama saksi-saksi, yaitu Piter Hartun (47) dan Theresia Tani’i L (47), serta keluarganya ke rumah terlapor untuk menagih hutang guna keperluan perbaikan kubur orang tua.

Namun, di rumah terlapor, tanpa alasan yang jelas, Rizal Ambasan tiba-tiba menyerang Agustinus Molo dengan menendang dan memukulnya.

“Akibat serangan tersebut, pelapor mengalami luka memar di dagu dan sekujur tubuh,” ungkap IPDA Markus Wilco Mitang.

Setelah kejadian tersebut, kata dia, Agustinus Molo segera melaporkan peristiwa tersebut ke ruangan SPKT Polsek Biboki Anleu untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dalam laporan polisi yang dibuat dengan nomor LP/B/21/VII/2024/SPKT/SEK BIAN/RES TTU/POLDA NTT, Polres TTU pun merekomendasikan agar Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres TTU melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Tindakan awal yang dilakukan oleh kepolisian antara lain adalah menerima laporan, mencatat identitas saksi-saksi, membuat permintaan visum et repertum untuk pemeriksaan medis, serta mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan.***

Sumber: Kasubsi PIDM Humas Polres TTU

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Ama Tassy Lake

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RDP DPRD SBD dan Pemda SBD terkait polemik rekomendasi PPPK (Johan Sogara/Lintas Sumba) 13:16 Play Button

    Heboh Rekomendasi PPPK! Ini Kata Pemerintah Sumba Barat Daya

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Polemik rekrutmen PPPK di Sumba Barat Daya kembali mencuat. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD SBD, pemerintah daerah melalui Asisten I, Christofel Horo, menegaskan komitmen transparansi dan mulai melakukan audit atas rekomendasi yang dipertanyakan publik. Isu rekomendasi kepada peserta non-honorer, termasuk yang berlatar tukang sayur, menjadi sorotan. Ketua Komisi III DPRD, […]

  • Panitia Pentahbisan Uskup Agung Kupang yang dipimpin oleh Ibu Dra. Sisilia Sona dan beberapa Imam bertemu Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake (TIM/Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Menuju Pentahbisan Uskup Agung Kupang, Pj. Gubernur NTT Sampaikan Pesan Damai

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pentahbisan Uskup Agung Kupang menjadi momentum yang sangat berarti dan menjadi kesempatan bagi Pemerintah serta masyarakat khususnya umat Katolik dalam menjalin hubungan toleransi beragama. Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayodhia Kalake saat mendapat kunjungan dari Panitia Pentahbisan Uskup Agung Kupang yang dipimpin oleh Ibu Dra. Sisilia Sona bersama […]

  • Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

    Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pupuk organik telah menjadi pilihan yang populer bagi para petani yang peduli terhadap lingkungan dan ingin menjaga kelestarian tanah mereka. Dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk organik lebih ramah lingkungan, lebih aman bagi tanaman, dan membantu meningkatkan kesuburan tanah dalam jangka panjang. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat pupuk organik secara […]

  • Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) sekaligus sebagai Staf Ahli Penjabat Gubernur Dr. Ahmad Atang (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pemprov NTT Fokus 3 Program Utama? Ini Kata Pengamat Politik

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dibawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur Ayodhia Kalake, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memberikan perhatian pada pembangunan masyarakat. Namun, perkembangan pembangunan, kepemimpinan, dan jabatan merupakan persoalan persepsi. Semakin tinggi persepsi publik terhadap kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda), maka tingkat apresiasi terhadap kebijakan pemimpin daerah tersebut akan semakin tinggi juga. Begitu pun […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat meresmikan pembayaran retribusi secara online di Pasar Waimangura (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pasar Waimangura Mulai Go Digital, Retribusi Kini Dibayar Online

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi mengalihkan sistem pembayaran retribusi pasar ke jalur digital. Peresmian dilakukan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla di Pasar Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat, pada Sabtu, 10 Mei 2025. Langkah ini menandai dimulainya digitalisasi pengelolaan pasar rakyat di SBD. Melalui kanal pembayaran QRIS dan aplikasi mobile hasil kerja […]

  • Pembukaan Pra Musrenbang Stunting Kecamatan di Sentra Bambu Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Camat Wewewa Selatan Minta Desa Serius Tangani Stunting, Octavianus Dapa Talu: Semua Pihak Wajib Terlibat!

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Desa di Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), diminta serius menekan angka stunting. Desakan ini disampaikan Camat Wewewa Selatan, Stefanus Malo, saat Pra Musrenbang Stunting di Sentra Bambu, pada Senin, 11 Agustus 2025. Pantauan Lintassumba.com, kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, OPD, Kegiatan ini dihadiri […]

expand_less