Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Siap-siap jadi Tuan Rumah, Atlet NTT Target Posisi 10 Besar dalam PON 21

Siap-siap jadi Tuan Rumah, Atlet NTT Target Posisi 10 Besar dalam PON 21

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) siap mendukung keikutsertaan Atlet NTT pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 21.

Dukungan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTT Ayodhia Kalake, saat Jumpa Pers di Kantor Gubernur NTT, Kota Kupang pada Rabu, 17 April 2024.

Event ini diketahui akan berlangsung di Provinsi Sumatera Utara dan Aceh pada bulan September 2024 mendatang.

“Kami sudah sepakat setiap atlet yang memenuhi kriteria untuk bisa mendapatkan medali akan kita prioritaskan pada PON Sumatera Utara dan Aceh,” bebernya.

Menurut dia, lolosnya para atlet ke PON 21 itu merupakan capaian yang luar biasa.

“Kita bisa melihat bagaimana spirit olahraga dari para atlet yang bisa menembus PON dan ini merupakan capaian yang luar biasa,” tuturnya.

Keberhasilan dari 182 atlet yang nantinya akan bertanding di 24 cabang olahraga tentunya merupakan suatu keberhasilan pembinaan olahraga yang ada di NTT.

Karena itu, kata dia, bahwa Pemprov NTT akan memberikan perhatian kepada keberhasilan peraih medali baik di PON maupun event internasional lainnya.

“Dan kita sudah memberikan tanda kasih kepada para atlet yang telah berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTT Josef Nae Soi menyampaikan, bahwa 182 atlet tersebut kali ini menargetkan posisi 10 besar.

“Target kita Kontingen NTT di PON kali ini adalah 10 besar. Mudah-mudahan dari 70 cabang bela diri yang merupakan cabang unggulan dari NTT bisa dapat posisi 10 besar,” ujarnya.

Josef berharap, masyarakat dan Pemprov NTT terus mendukung dan memberikan suport kepada para atlet.

“Oleh karena itu kami mengharapkan dukungan dari adik-adik sekalian, dari pemerintah sudah full support untuk KONI dan atlet kita yang akan ke Medan dan Aceh,” harapnya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi. Seorang wanita sedang menulis surat untuk sang Pahlawan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Surat Kecil untuk Sang Pahlawan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Untukmu, nama yang beberapa hari terakhir ini terus menjadi perbincangan di meja makan keluarga kami, di meja-meja seluruh Indonesia, hingga di ruang-ruang publik. Nama yang tak henti terdengar di telinga ini. Bukan karena engkau bagian dari para pendemo, bukan pula karena ikut menyelinap mengambil keuntungan dari peristiwa belakangan ini, apalagi termasuk mereka […]

  • Gambar Ilustrasi. Seorang Calon Kepala Daerah yang sedang menjadikan agama sebagai Alat Politik (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    3 Alasan Penting Menolak Calon Kepala Daerah yang Jadikan Agama Sebagai Alat Politik

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menggunakan agama sebagai tameng politik adalah strategi yang sering kali digunakan oleh calon kepala daerah untuk menarik perhatian pemilih. Namun, pendekatan ini layak mendapat kritik tajam karena berpotensi membahayakan kesatuan dan toleransi masyarakat yang beragam. Pertama, memanfaatkan agama dalam politik bisa memicu polarisasi di masyarakat. Indonesia dikenal sebagai negara dengan beragam agama […]

  • Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    Power Up: Advanced Charging Solutions and Battery Tech Innovations

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle
    • 0Komentar

    Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started truly “understanding” us. Gone are the days of generic automation. With advancements in AI, homes now anticipate needs. Your coffee machine knows when you’ve had a rough night and adjusts the brew […]

  • Gambar Ilustrasi. Tanaman Tembakau (Fetcaldu/Pixabay/Lintas Sumba)

    Manfaat dan Bahaya Tanaman Tembakau bagi Manusia

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tembakau adalah tanaman yang sudah lama dikenal dan digunakan oleh manusia, baik untuk tujuan rekreasi maupun medis. Namun, penggunaan tembakau tidak lepas dari kontroversi, karena manfaat yang ditawarkan seringkali diimbangi oleh bahaya serius bagi kesehatan. Artikel ini akan mengulas manfaat dan bahaya tembakau bagi manusia secara mendalam. Manfaat Tembakau 1. Penggunaan dalam […]

  • Personil Satlantas Polres SBD, Disuhub dan Dispenda sedang melakukan penertiban terhadap kendaraan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Satlantas Polres SBD Gelar Operasi Gabungan Bersama Dishub dan Dispenda, IPDA Elfridus Arem: Mobil Dinas Pun Kami Tilang!

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumba Barat Daya (SBD) menggelar operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat. Operasi tersebut tepatnya dilaksanakan di Depan Mako Polsek Wewewa Barat, Jalan Ahmad Yani Nomor 01, Waimangura, pada Rabu, 15 Mei 2024. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Operasional (KBO) Lantas […]

  • Sengketa Pilkada, Mahkamah Konstitusi, Pilkada 2024

    Terima 206 Permohonan Sengketa Pilkada 2024, Ini Kata MK Soal Jadwal Sidang

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mahkamah Konstitusi (MK) mencatat 206 permohonan sengketa Pilkada 2024 yang didaftarkan hingga Selasa, 10 Desember 2024 pukul 11.40 WIB. Permohonan tersebut mencakup sengketa pemilihan di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi, sebagaimana tercatat di laman resmi MK. Dari total permohonan, sebanyak 166 kasus terkait sengketa pemilihan bupati, 39 kasus pemilihan wali kota, dan […]

expand_less