Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Skandal Sumur Bor SBD: Dinas Suruh Kerja, Duit Tak Cair, Petani Nyaris Tumbang

Skandal Sumur Bor SBD: Dinas Suruh Kerja, Duit Tak Cair, Petani Nyaris Tumbang

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Aroma busuk dugaan pungli dan manipulasi proyek di tubuh Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) makin terkuak.

Setelah kasus serupa menimpa Kelompok Tani Lara Ndaha, kini Ketua Kelompok Tani Mbinya Mopir, Yohanes Loghe Bombo, angkat bicara soal praktik kotor yang ia alami langsung.

Yan Bombo, sapaan akrab orang tua itu, menuturkan bahwa proyek sumur bor senilai Rp300 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 itu sepenuhnya dirancang oleh pihak dinas.

“Kami hanya disuruh tanda tangan. Pencairan tahap pertama sebesar Rp75 juta untuk pengeboran. Sisanya sampai sekarang tidak cair, tapi kami terus ditagih kwitansi,” ungkapnya kepada awak media, saat ditemui di kediamannya baru-baru ini.

Ironisnya, kata dia, lanjutan proyek tersebut tetap harus dikerjakan meski uang belum ada.

Hingga proses pengeboran selesai, Yan pun terpaksa membeli pompa air merek Grundfos seharga Rp135 juta, hingga membangun bak air dan instalasi lengkap.

Dirinya melakukan hal itu lantaran melihat lebih dari 400-an KK telah menikmati air hasil bor tersebut.

“Itu pun juga ini semua kami bon karena yakin dana itu ada. Tapi dinas malah tanya, kenapa bukan pakai merek Lorentz? Padahal saat sosialisasi tidak pernah disebut soal itu,” jelasnya.

Lebih parah, sebutnya, Kabid PSP Haris Matutina bahkan sempat meminta uang sebesar Rp7,4 juta dengan dalih untuk papan nama, materai, dan ATK.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansy Lema, saat mengunjungi Kampung Adat Takpala di Kabupaten Alor, mengatakan bahwa Pariwisata yang melibatkan masyarakat lokal adalah kunci untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya daerah (TIM /Lintas Sumba)

    Pariwisata NTT Maju, Budaya Asli Tidak Hilang? Begini Cara Ansy Lema

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pariwisata yang melibatkan masyarakat lokal adalah kunci untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya daerah. Konsep ini akan memastikan agar komunitas adat tidak tersingkir oleh perkembangan pariwisata berskala besar. Yohanis Fransiskus Lema, menyampaikan pandangannya itu saat mengunjungi Kampung Adat Takpala di Kabupaten Alor, baru-baru ini. “Kita perlu mengedepankan pariwisata berbasis […]

  • Dominggus Dama resmi mendaftar diri ke DPC Partai Demokrat Sumba Barat Daya (SBD) sebagai calon bupati (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Dominggus Dama Resmi Mendaftar sebagai Calon Bupati Sumba Barat Daya di Partai Demokrat

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Calon Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Dominggus Dama, telah resmi mendaftar ke Partai Demokrat. Sosok yang akrab disapa D’Dama itu melakukan pendaftaran ke DPC Partai Demokrat SBD pada Sabtu, 20 April 2024. Pantauan media ini, D’ Dama diterima dengan hangat oleh Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten SBD Imanuel Horo bersama sejumlah […]

  • Peran Generasi Muda Melestarikan Nilai Budaya di Era Modern

    Peran Generasi Muda Melestarikan Nilai Budaya di Era Modern

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Peran generasi muda melestarikan nilai budaya di tengah arus modernisasi yang kian deras saat ini. Pulau Sumba bagaikan oase yang menyejukkan jiwa. Di sana, nilai-nilai persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama masih terjaga dengan erat, karena merupakan warisan leluhur yang sangat ternilai dan termakna. Masyarakat Sumba dikenal dengan keramahan dan semangat gotong royong. […]

  • Gambar Ilustrasi. Percakapan oknum pegawai Dinas P dan K Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Berinisial T denga kepala sekolah, dugaan pungli (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kepala Sekolah Bongkar Modus Pungli Oknum T di Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Praktik pungli di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terus terungkap. Oknum pegawai berinisial T diduga meminta uang 1 hingga 2 juta rupiah dengan janji memberikan bantuan pembangunan gedung sekolah. Banyak kepala sekolah mengaku dimintai uang dengan iming-iming tersebut, meski enggan menyebutkan nama mereka. Ironisnya, janji […]

  • Kiri ke kanan: Kabag Ranwas DPRD SBD, Monika Danur, Anggota DPRD SBD, Octavianus Dapa Talu, Pj Kepala Desa Wee Baghe, Yosep Tamo Ama, saat reses di Desa Wee Baghe (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Reses di Wewewa Selatan, Octavianus Dapa Talu Prioritaskan Ini untuk Warga

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Reses Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu, fokus menyerap aspirasi warga terkait kebutuhan pembangunan dasar. Reses Masa Persidangan II ini berlangsung di Desa Wee Baghe, Kecamatan Wewewa Selatan, pada Jumat, 22 Agustus 2025. Pantauan Lintassumba.com, hadir Pj Kepala Desa Wee Baghe, Yosep Tamo Ama, Kabag Perencanaan dan Pengawasan (Ranwas) […]

  • Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 di Meunasah Al-Bayan, Aceh Barat (Muhibbul Jamil/Lintas Sumba)

    Maulid Nabi di Aceh Barat, Warga Tiga Gampong Ramaikan Zikir Bersama

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 berlangsung khidmat di Meunasah Al-Bayan. Kegiatan ini menghadirkan group zikir dan partisipasi tiga gampong. Acara keagamaan itu digelar di Ujong Kalak, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, pada Kamis, 4 September 2025. Saat itu, jamaah memenuhi halaman meunasah. Panitia mengundang jamaah dari Suak Panteu Breuh, Cot Seumeureng, […]

expand_less