Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ternyata Ini Penyebab Virus ASF Mewabah pada Ternak Babi

Ternyata Ini Penyebab Virus ASF Mewabah pada Ternak Babi

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 12 Apr 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – African Swine Fever (ASF) adalah penyakit yang menyebabkan kerugian besar bagi para peternak babi di seluruh dunia.

Virus ini telah menjadi ancaman serius bagi peternak babi dan pemerintah di banyak negara. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa penyebab utama mengapa virus ASF dapat mewabah pada ternak babi.

1. Virus ASF: Karakteristik dan Keberagaman Genetik

Virus ASF adalah virus RNA ganda yang sangat menular dan mematikan bagi babi domestik. Keberagaman genetik yang tinggi membuatnya sulit untuk diidentifikasi dan dikendalikan.

Virus ini dapat bertahan dalam produk babi yang terinfeksi, seperti daging dan darah, serta pada vektor penular seperti nyamuk atau lalat. Hal ini memungkinkan penyebaran virus dengan cepat di antara populasi babi.

2. Ketidakmampuan untuk Dikontrol: Tindakan Pencegahan yang Tidak Memadai

Meskipun ada upaya untuk mengendalikan penyebaran ASF, terdapat tantangan dalam penerapan tindakan pencegahan yang efektif.

Salah satu masalah utamanya adalah tingkat ketahanan virus terhadap lingkungan dan kemampuannya untuk bertahan hidup dalam kondisi ekstrem.

Kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang tindakan yang diperlukan untuk mencegah penyebaran virus juga dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk mengendalikan wabah.

3. Perdagangan dan Mobilitas Hewan

Perdagangan internasional dan mobilitas hewan merupakan faktor penting dalam penyebaran ASF. Pergerakan babi hidup, produk babi, dan limbah dapat membawa virus dari satu wilayah ke wilayah lainnya, baik secara lokal maupun lintas negara.

Kurangnya pengawasan yang ketat terhadap transportasi hewan dan produk-produk babi meningkatkan risiko penyebaran virus antar negara.

4. Kondisi Lingkungan yang Mendukung Penyebaran Virus

Lingkungan yang tidak higienis dan kepadatan populasi babi yang tinggi meningkatkan risiko penyebaran ASF. Faktor-faktor seperti kebersihan peternakan, manajemen limbah, dan sanitasi yang buruk dapat mempercepat penyebaran virus di antara ternak.

Di wilayah dengan praktek-praktek peternakan yang kurang teratur, seperti di beberapa daerah pedesaan, virus ASF dapat dengan mudah menyebar dan sulit untuk dikendalikan.

5. Kurangnya Kewaspadaan dan Edukasi

Kurangnya pemahaman tentang gejala ASF dan tindakan yang harus diambil untuk mencegah penyebarannya dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk mendeteksi wabah secara dini dan meresponnya dengan cepat.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasangan fashion show anak-anak Paud Kabupaten Sumba Barat, saat memperingati Hari Anak Nasional (Prokopim Sumba Barat/Lintas Sumba)

    Peringati Hari Anak Nasional, Kabupaten Sumba Barat Gelar Kampanye Anti Kekerasan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kabupaten Sumba Barat bekerja sama dengan Save The Children dan Stimulant Institute menyelenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional tingkat kabupaten. Kegiatan yang difasilitasi oleh Forum Anak Daerah ini digelar di Gedung Alfa Omega Waikabubak, pada Selasa, 15 Oktober 2024. Acara tersebut diisi dengan kampanye […]

  • Mayat Tak Beridentitas Ditemukan di Belakang SMAS St. Thomas Aquinas Weetebula (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Heboh! Warga Temukan Mayat Tak Beridentitas di Belakang SMAK St. Thomas Aquinas Weetebula, Begini Kata Polisi

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Warga Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), dikejutkan dengan penemuan mayat yang di belakang SMAK St. Thomas Aquinas. Mayat ditemukan tergeletak tanpa karung di sekitar 20 meter dari lapangan sekolah tersebut, Kelurahan Langga Lero, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Kamis, 25 April 2024 sekitar Jam 11 Siang. Mayat yang sulit dikenali […]

  • Penutupan SERAMBI Tahun 2024 sekaligus Pembukaan Road to Fes-tival Ekonomi Syariah (FESyar) BI Tingkat Provinsi NTT yang ditandai dengan pemukulan bedug secara bersama-sama oleh Pj. Gubernur NTT dan Kepala Perwakilan (KPw) BI Provinsi NTT Agus Sistyo Widjajati (TIM/Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Resmi Tutup SERAMBI 2024 dan Buka Road to FESyar Bank Indonesia, Pj. Gubernur NTT Sentil Soal Toleransi!

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bank Indonesia (BI) giat Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) Tahun 2024 secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini digelar selama lebih dari dua pekan, sejak Senin, 18 Maret 2024. Di Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTT Ayodhia Kalake, pada […]

  • Calon Gubernur NTT Yohanis Fransiskus Lema, salah satu tokoh pendidik yang peduli dengan masa depan generasi muda (TIM/Lintas Sumba)

    Dengan Latar Pendidik, Ansy Lema Bawa Harapan Baru untuk Generasi Muda NTT

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Yohanis Fransiskus Lema, atau yang akrab disapa Ansy Lema, menyampaikan pernyataan menarik melalui unggahan di salah satu akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Ansy menegaskan dirinya sebagai satu-satunya calon Gubernur NTT yang memiliki latar belakang pendidik. Setelah menamatkan pendidikan S2 di Universitas Indonesia (UI), Ansy langsung meniti karier sebagai dosen di […]

  • Tokoh Agama Romo. Amanche Franck Oe Ninu Pr. (Istimewa/Lintas Sumba/ATL)

    Tokoh Agama, Sesalkan Tren Aksi Bunuh Diri di NTT

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tokoh agama Kota Kupang, Romo. Amanche Franck Oe Ninu Pr menyayangkan  peristiwa bunuh diri yang saat ini menjadi topik perbincangan hangat di masyarakat. “Memang kita menyesali perbuatan suadara-saudara kita yang melakukan aksi bunuh diri. Biar bagaimana pun kehidupan adalah rahmat anugerah dari Tuhan yang harus dijaga. Nafas kehidupan itu adalah pemberian dari […]

  • Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

    Terbaru! Jadwal Pasola Sumba Barat Daya Tahun 2024

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sumba, selain memiliki daya tarik alam yang menakjubkan, juga memiliki pesona wisata budaya yang sangat menarik, contohnya adalah event Pasola. Menurut kisah masa lalu, upacara ini aslinya berasal dari kata hola (sola) yang merujuk pada material kayu yang digunakan dalam lembing. Dalam tradisi adat Sumba yang disebut Pasola ini, terdapat sebuah tradisi […]

expand_less