Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Partai NasDem dan Ratu Ngadu Bonu Wulla Bisa Dilaporkan ke Komnas HAM

Partai NasDem dan Ratu Ngadu Bonu Wulla Bisa Dilaporkan ke Komnas HAM

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Dengan mundurnya Ratu Ngadu Bonu Wulla dari DPR RI, kemungkinan besar akan terbuka peluang bagi Viktor Bungtilu Laiskodat, mantan Gubernur, untuk menduduki kursi di Senayan sebagai penggantinya.

Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas dan komitmen partai terhadap prinsip kesetaraan gender, terutama dalam konteks kuota 30 persen untuk keterwakilan perempuan.

Keputusan untuk memilih Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai pengganti Ratu Ngadu Bonu Wulla, yang diyakini terlibat dalam kasus kontroversial yang melibatkan kader perempuan Partai NasDem, mencerminkan sebuah paradoks.

Meskipun partai-partai politik sering kali menegaskan komitmen mereka terhadap kesetaraan gender dan peningkatan partisipasi perempuan dalam politik, namun kadang kepentingan politik praktis tampaknya mengalahkan prinsip-prinsip itu.

Dalam kasus ini, keputusan untuk membiarkan Viktor Bungtilu Laiskodat menduduki kursi di Senayan tanpa mempertimbangkan implikasi terhadap prinsip kesetaraan gender dan keadilan bagi kader perempuan menunjukkan adanya ketidakselarasan antara retorika dan praktik politik.

Hal ini pun menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana partai benar-benar memprioritaskan pemberdayaan perempuan dalam politik, terutama ketika dihadapkan pada tekanan atau keuntungan politik yang lebih besar.

Dengan demikian, keputusan yang diambil dalam konteks ini tidak hanya mencerminkan keputusan politik praktis, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan komitmen partai terhadap prinsip-prinsip kesetaraan gender.

Langkah lebih tegas dan konsisten memastikan keadilan bagi kader perempuan, termasuk penolakan terhadap kandidat yang terlibat dalam kasus kekerasan atau diskriminasi terhadap perempuan, mungkin akan lebih konsisten dengan retorika partai.

Dalam konteks yang lebih luas, keputusan untuk mengizinkan Viktor Bungtilu Laiskodat menggantikan Ratu Ngadu Bonu Wulla ini juga menimbulkan potensi pelanggaran terhadap hak-hak politik dan sipil warga NTT, khususnya warga SBD yang telah memberikan suara pada pileg kemarin.

Tindakan ini bisa dilihat sebagai pengkhianatan terhadap kepercayaan 73 ribu warga NTT yang telah memberikan suara untuk Ratu Ngadu Bonu Wulla, yang sekarang digantikan oleh seseorang yang terlibat dalam kasus kontroversial yang melibatkan kader perempuan Partai NasDem.

Ini juga dapat menimbulkan rasa ketidakpuasan dan perasaan dikhianati di antara pemilih, serta merusak integritas proses demokrasi secara keseluruhan.

Selain itu, tindakan tersebut juga memiliki implikasi yang lebih luas terhadap hak-hak politik dan sipil warga SBD, yang jumlahnya mencapai 62 ribu, yang akan merasa tidak diwakili secara adekuat dalam lembaga legislatif oleh seseorang yang bukan pilihan mereka.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (1)

  • Stepanus Madu

    Ini Yang Menjadi Pertanyaan Bagi Masyarakat Sumba Seluruhnya. Bahkan Kami Bagian Kodi Utara Atau Kodi Seluruhnya Menyesal Dan Bertanya Apa Artinya Suara Rakyat Untuk DPR RI Bagi Ibu Ratu…

    Balas13 Maret 2024 18:21

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, saat tinjau aset tanah milik Pemprov NTT di Bandung (Fifi Maha Reni/Biro Adminisitrasi Setda Pemprov NTT/Lintas Sumba)

    Tak Lagi Disewakan, Aset Pemprov NTT di Bandung Menanti Kepastian

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meninjau aset tanah milik Pemprov NTT di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 22 Februari 2025. Didampingi Kepala Badan Pendapatan dan Aset NTT, Alex Lumba, serta sejumlah pejabat terkait, ia mengevaluasi status lahan yang berlokasi di Jalan A.H. Nasution, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, […]

  • Gambar Ilustrasi. Nasi Goreng

    Rahasia Membuat Nasi Goreng yang Lezat dan Menggugah Selera

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Nasi goreng adalah hidangan sederhana yang telah menjadi ikon kuliner Indonesia dan disukai banyak orang di seluruh dunia. Kunci untuk membuat makanan lezat yang satu ini terletak pada pemilihan bahan, teknik memasak, dan penambahan bumbu yang tepat. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat nasi goreng yang tidak hanya mudah tetapi juga pasti akan […]

  • Kecelakaan lalu lintas kendaraan Suzuki Pick Up dengan nomor polisi DK 8661 G di Jalan Raya Jurusan Kodi - Waitabula, Kampung Puu Komi, Desa Bila Cenge, Kecamatan Kodi Utara (TIM/Lintas Sumba)

    Kronologi Lengkap Kecelakaan Suzuki Pick Up di Sumba Barat Daya, IPTU I Wayan Suardika: Tidak Ada Korban Jiwa!

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kasat Lantas Polres Sumba Barat Daya (SBD) IPTU I Wayan Suardika, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah kendaraan Suzuki Pick Up dengan nomor polisi DK 8661 G. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Jurusan Kodi – Waitabula, Kampung Puu Komi, Desa Bila Cenge, Kecamatan Kodi Utara, pada Senin, 20 Mei […]

  • Wakil Bupati John Lado Bora Kabba membuka dengan resmi Festival Seni dan Budaya Sumba Barat yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali (@Prokopim Sumba Barat/Facebook/Lintas Sumba)

    Festival Seni dan Budaya Dibuka, Wakil Bupati Sumba Barat Ajak Masyarakat Jaga Warisan Leluhur

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kabupaten Sumba Barat dipenuhi semangat kebudayaan yang menggelora dengan dibukanya Festival Seni dan Budaya Sumba Barat. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, di Lapangan Manda Elu, pada Senin, 08 Juli 2024. Dengan diiringi Tarian Woleka dari Sanggar Tari Kadato, kedatangan Wakil Bupati dan rombongan […]

  • Penutupan SERAMBI Tahun 2024 sekaligus Pembukaan Road to Fes-tival Ekonomi Syariah (FESyar) BI Tingkat Provinsi NTT yang ditandai dengan pemukulan bedug secara bersama-sama oleh Pj. Gubernur NTT dan Kepala Perwakilan (KPw) BI Provinsi NTT Agus Sistyo Widjajati (TIM/Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Resmi Tutup SERAMBI 2024 dan Buka Road to FESyar Bank Indonesia, Pj. Gubernur NTT Sentil Soal Toleransi!

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bank Indonesia (BI) giat Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) Tahun 2024 secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini digelar selama lebih dari dua pekan, sejak Senin, 18 Maret 2024. Di Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTT Ayodhia Kalake, pada […]

  • Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya 2024 10:30 Play Button

    Terbaru! Ini Putusan Sidang MK Terkait Gugatan Paket Rakyat

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Hakim Mahkamah Konstitusi menolak permohonan Paket Rakyat dalam sengketa Pilkada Sumba Barat Daya tahun 2024, dalam Sidang Perkara PHPU Gubernur, Bupati, dan Walikota, pada Rabu, 05 Februari 2025.***

expand_less