Makan Senin, Sakitnya Selasa? Puluhan Siswa di SBD Diduga Keracunan Menu MBG
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Siswa-siswa yang diduga mengalami keracunan makanan sedang ditangani tim medis (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Puluhan siswa SMA Swasta Manda Elu diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Perisitiwa ini memicu kepanikan dan penghentian sementara program tersebut di beberapa sekolah.
Keracunan terungkap ketika sejumlah siswa merasakan pusing, mual, dan muntah selang sehari setelah konsumsi.
Gejala tak biasa itu berawal dari menu MBG yang disajikan, pada Senin, 10 November 2025 siang, terdiri dari nasi putih, ayam goreng, sayur labu, dan buncis.
Awalnya siswa makan seperti biasa di ruang kelas dan aula sekolah. Beberapa jam setelah makan, sejumlah siswa mulai mengeluhkan mual, sakit perut, pusing, dan muntah, kemudian gejala menyebar ke puluhan siswa lainnya.
Nadya, siswa kelas IX, menyebut gejala dirasakan hampir bersamaan oleh banyak siswa, sehingga membuat keadaan sekolah berubah menjadi panik dan tidak terkendali.
“Kami makan seperti biasa, tapi setelah itu banyak yang pusing dan mual. Nasinya dan lauknya sepertinya sudah tidak segar,” ujarnya.
Program MBG di sekolah itu diketahui telah berjalan sekitar dua bulan, dan selama ini belum pernah muncul kejadian serupa sebelumnya.
Memburuknya kondisi, akhirnya memaksa pihak sekolah mengevakuasi siswa ke tiga fasilitas kesehatan berbeda demi penanganan cepat.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar