Mahasiswa PKK Unika Weetebula Gelar Pemilihan KOMPAK, Gusti Gela Terpilih Jadi Ketua
- account_circle Ming
- calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa PKK UNIKA Weetebula Gelar Pemilihan KOMPAK, Gusti Gela Terpilih Jadi Ketua (Ming/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lintas Sumba – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik (PKK) Universitas Katolik (Unika) Weetebula gelar pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Komunitas Mahasiswa Pendidikan Keagamaan Katolik (KOMPAK) periode 2026/2027 pada Jumat, 24 April 2026, di Aula Maria Ratu Damai.
Sebanyak 143 mahasiswa menggunakan hak pilih dalam pemilihan tersebut. Panitia menjelaskan bahwa peraih suara terbanyak pertama dari semester IV ditetapkan sebagai ketua, peraih suara terbanyak kedua menjadi Wakil Ketua I, sedangkan posisi Wakil Ketua II diambil dari peraih suara terbanyak kategori semester II.
Calon Ketua KOMPAK dari semester IV yakni, Petra Manisia Ariawa yang memperoleh 13 suara, Francis D. Sales Seke memperoleh 33 suara, Agustinus Lelegela memperoleh 85 suara, dan Fransiska Juandri Mada memperoleh 13 suara.
Sementara itu, calon Wakil Ketua dari semester II yakni Finsensius Erik Moto memperoleh 11 suara, Sisilia Normin Mone memperoleh 58 suara, Petrus Kideng Gapun memperoleh 46 suara, dan Anastasia Yuyun Pandango memperoleh 27 suara.
Berdasarkan hasil perhitungan suara, Agustinus Lelegela ditetapkan sebagai Ketua KOMPAK terpilih periode 2026/2027 dengan perolehan 85 suara. Francis Seke ditetapkan sebagai Wakil Ketua I setelah memperoleh 33 suara, sedangkan Sisilia Normin Mone terpilih sebagai Wakil Ketua II dengan 58 suara.
Dalam sambutannya, ketua terpilih menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin KOMPAK. peran
Ia menegaskan bahwa organisasi bukan soal siapa yang berada di depan, melainkan bagaimana seluruh anggota dapat bergerak bersama demi mencapai tujuan bersama.
“Tanpa keterlibatan aktif dari seluruh anggota, roda organisasi tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Gusti juga mengutip Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma 12:4-5 tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman peran.
“Sama seperti satu tubuh memiliki banyak anggota dengan tugas berbeda, demikian juga kita semua dipanggil untuk saling melengkapi. Mari jadikan periode ini sebagai ruang kolaborasi untuk bertumbuh bersama,” katanya.***
- Penulis: Ming
- Editor: Ming








Saat ini belum ada komentar