Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata & Budaya » Destinasi Wisata Unik dan Murah, Yusuf Bora Sebut Pantai Kawona Punya 3 Konsep Utama

Destinasi Wisata Unik dan Murah, Yusuf Bora Sebut Pantai Kawona Punya 3 Konsep Utama

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pantai Kawona merupakan salah satu destinasi wisata yang unik dengan berbagai kelebihan yang membuatnya menonjol dibandingkan pantai-pantai lain di Sumba Barat Daya (SBD).

Setiap pantai memiliki karakteristik yang berbeda-beda, dan Kawona memiliki keunggulan yang spesifik dalam beberapa hal.

Pantai Kawona dikenal dengan karakteristiknya yang sangat cocok untuk kegiatan mandi, berenang, snorkeling, dan diving.

“Sebetulnya semua pantai punya karakter. Kalau kawona itu karakternya mandi, berenang, sorcking dan diving atau menyelam,” ungkap Owner Kawona Beach Club Yusuf Bora, saat ditemui lintassumba.com pada Kamis, 27 Juni 2024.

Dia menyampaikan bahwa Pantai Kawona memiliki konsep pelayanan yang unik yang terdiri dari tiga aspek utama, sebagai berikut:

1. Green (Hijau)
Kawona Beach Club menjaga lingkungan sekitarnya agar tetap asri dan hijau. Pengunjung bisa menikmati suasana alam yang sejuk dan indah.

2. Clean (Bersih)
Kebersihan adalah prioritas utama di Kawona Beach Club. Pengelola pantai memastikan bahwa area pantai selalu bersih, sehingga pengunjung merasa nyaman saat berkunjung.

3. Hospitality (Keramahtamahan)
Keramahtamahan merupakan nilai tambah yang ditawarkan oleh Kawona Beach Club. Pelayanan yang ramah dan hangat dari staf pantai membuat pengunjung merasa dihargai dan betah.

Keamanan juga menjadi salah satu kelebihan Pantai Kawona. Menurut Yusuf Bora, lokasinya yang dekat dengan kota dan jalur menuju pantai yang aman, terutama pada malam hari, membuat pengunjung merasa nyaman.

“Jadi memang kalau kawona itu sunrise, dekat kota dan juga kalau jalan malam itu aman. Masyarakat desa kadi pada itu aman semua,” ujarnya.

Pantai Kawona juga menawarkan berbagai fasilitas dan aktivitas yang menarik bagi pengunjung. Salah satu keunggulan utamanya adalah area mandi yang dangkal dengan jarak aman hingga 150 meter dari pantai, membuatnya ideal untuk keluarga dan anak-anak.

“Kalau orang mau mandi itu enaknya Kawona. karena jarak tidak dalam itu 150 meter. Anak-anak yang renang juga aman,” terangnya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, saat debat ketiga paslon Pilgub NTT 2024. Adapun tema debat kali ini yakni "Meningkatkan Daya Saing Daerah Berperspektif Gender Equality Disability and Social Inclusion (GEDSI), Resiliensi, dan Berkelanjutan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Daya Saing NTT Memprihatinkan, Ini Strategi Ansy-Jane

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Peningkatan daya saing daerah sangat penting untuk mendorong kemajuan Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) NTT pada tahun 2023 hanya mencapai 3,42%. Hal ini ditegaskan Calon Gubernur NTT, Yohanis Fransiskus Lema, saat debat publik ketiga antar Pasangan Calon Gubernur dan Wakil […]

  • Kekerasan terhadap perempuan difabel di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) masih menjadi masalah serius. Yayasan Harapan Sumba gelar Talk Show.

    Stop Kekerasan terhadap Perempuan Difabel, YHS Gelar Talkshow di SBD

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kekerasan terhadap perempuan difabel di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) masih menjadi masalah serius. Tak hanya berupa kekerasan fisik dan verbal, mereka juga kerap mengalami pelecehan seksual, pemasungan, bahkan penculikan (bawa lari perempuan), yang ironisnya masih dianggap wajar oleh sebagian masyarakat. Menyoroti kondisi ini, Yayasan Harapan Sumba (YHS) melalui Program DIGNITY, dengan […]

  • Momen pertemuan Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus, pada bulan September 2024 lalu (@nasaruddinumar/Instagram/Lintas Sumba)

    Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Paus Fransiskus

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Nasaruddin Umar, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus. Ungkapan duka tersebut disampaikan saat ditemui sejumlah awak media di Jakarta, pada Senin, 21 April 2025. Dalam pernyataannya, Menag Nasaruddin sangat mengapresiasi jasa-jasa besar Paus Fransiskus, khususnya dalam membangun perdamaian lintas agama […]

  • Rapat Pleno KPU Sumba Barat, Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) jadi Sorotan Bawaslu (Umbu Ambrosi Bili/Lintas Sumba)

    Rapat Pleno KPU Sumba Barat, Akses Data Pemilih TMS jadi Sorotan Bawaslu

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Perincian data pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sangat penting agar Bawaslu dapat mengawal data pemilih dengan akurat. Demikian disampaikan Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Magdalena Yuanita Wake, saat Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam rapat pleno di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Barat. Giat ini digelar di […]

  • Pilkada NTT, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto bersama pendukung dan simpatisan (TIM/Lintas Sumba)

    Jaga Toleransi di Pilkada NTT 2024, Ansy Lema dan Jane Natalia Tegaskan 4 Hal Ini

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pada ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024, Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, menegaskan komitmen mereka untuk menjaga serta merawat toleransi di provinsi yang terkenal dengan keberagamannya. Visi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini adalah menjadikan NTT sebagai miniatur kerukunan yang harmonis dan inklusif, dengan menjunjung tinggi […]

  • 153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya!

    153.000 Anak Wafat karena Pneumonia, Hati-hati, Ini Gejalanya!

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pneumonia atau infeksi paru-paru disebabkan oleh berbagai jenis bakteri seperti Streptococcus pneumoniae, virus, atau jamur. Diketahui, bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan risiko kematian karena mengganggu fungsi paru-paru. Ini disampaikan langsung oleh Anggota Komite Ahli tuberkulosis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr. dr. Nastiti Kaswandani, dalam seminar daringnya, pada Kamis 11 Januari 2024. “Menyebabkan anak tanpa […]

expand_less