Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trens » Mau Beli Mobil Listrik? Perhatikan Hal Penting Ini

Mau Beli Mobil Listrik? Perhatikan Hal Penting Ini

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Saat ingin membeli dan mengendarai mobil listrik, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, seperti waktu dan rute perjalanan.

Demikian kata Irwin Tristanto, General Manager Engineering Management Divison PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

“Andaikata traveling, ke SPBU ngisi cuma dua menit tiga menit, selesai,” katanya di xEV Center, Karawang, Jawa Barat, pada Senin, 22 Januari 2024.

“Kalau BEV kan harus charging artinya ada yang harus di-sarcrifice waktunya customer. Nah memang behavior itu yang memang perlu disesuaikan,” kata Irwin menambahkan.

Dirinya menyarankan agar pengguna mobil listrik perlu mengatur perjalanan mereka dengan cermat.

“Harus sudah lebih ter-planning mau ke mana. Dia bisa mengestimasi km tersisa berapa kan ada informasinya,” tuturnya.

Ini menurut Irwin, termasuk memperhitungkan kapasitas baterai mobil dengan jarak yang akan mereka tempuh.

“Misalnya akan menempuh 100-200 km, baterai cukup enggak, artinya perlu di-charge. Amannya sampai rumah di-charge, itu pun kalau cukup. di rumah ada charging,” bebernya.

Dalam hal mengisi daya untuk kendaraan listrik di tempat tinggal, minimal diperlukan kapasitas daya sebesar 3000 VA.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam juga mengemukakan pandangan mengenai betapa pentingnya perilaku berkendara dalam konteks mobil listrik.

“Khusus untuk mobil listrik ini behavior harus berubah. Safety behavior juga harus lebih baik,” ungkapnya.

Bob juga menerangkan, terkait kepentingan dalam mengadopsi perilaku berkendara yang aman.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Melanggar Hak Paten, Google Dituntut Ganti Rugi Sekitar Rp30 triliun

    Diduga Melanggar Hak Paten, Google Dituntut Ganti Rugi Sekitar Rp30 triliun

    • calendar_month Kamis, 11 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pihak Google membantah klaim seorang ahli komputer tentang pelanggaran hak paten. Google dituntut harus membayar sekitar Rp30 triliun atau 1,67 miliar dolar AS saat sidang di hadapan juri federal di Boston, Amerika Serikat, pada Selasa, 09 Januari 2024. Diketahui, tuntutan tersebut dilayangkan karena diduga melanggar hak paten yang mencakup penggunaan prosesor untuk […]

  • Ternak Babi

    Strategi Efektif: Memelihara Ternak Babi agar Cepat Gemuk dan Besar

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Memelihara ternak babi merupakan investasi yang menguntungkan bagi para peternak. Untuk mencapai hasil yang optimal, dibutuhkan perencanaan yang matang dan pemahaman yang baik tentang kebutuhan serta strategi pemeliharaan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk memelihara ternak babi agar cepat gemuk dan besar: 1. Pemilihan Bibit Unggul Langkah awal yang krusial adalah […]

  • Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD, Fransiskus Marthin Adilalo dan Yeremia Tanggu, saat menyampaikan pernyataan politik untuk naik ke MK dan DKPP

    Soal Partisipasi Pemilih, Bawaslu SBD: Penyelenggara Tidak Punya Hak Paksa Orang ke TPS

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Calon Bupati dan Wakil Bupati, Fransiskus Martin Adilalo dan Yeremia Tanggu, akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal tersebut dinyatakan Adilalo di kediamannya di Mangga Dua, Kota Tambolaka, pada Minggu, 8 Desmber 2024, Gugatan yang diajukan pasangan calon (paslon) 02, Paket Rakyat, ini terkait rendahnya […]

  • Foto bersama peserta kursus instalasi listrik BLK Don Bosco dengan (kiri ke kanan) Perwakilan Disnaker, Maria Imaculata Ina Kii, Rektor Yayasan Don Bosco Sumba, P. Ignasius Haryanto, Asisten II SBD, Deri Laka, dan Direktur BLK Don Bosco, Bruder Ephrem M. R. Santos (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tuntas Kursus Kelistrikan di BLK Don Bosco Sumba, 16 Peserta Dibekali Sertifikat Resmi

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kursus instalasi listrik yang berlangsung selama sebulan di Balai Latihan Kerja (BLK) Don Bosco Sumba, Kabupaten Sumba Barat Daya, resmi ditutup pada Kamis, 12 Desember 2024. Kegiatan yang digelar sejak 11 November – 11 Desember 2024 ini merupakan bagian dari program bantuan LPK Swasta dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok […]

  • Taman Makam Pahlawan Tanah Air Dwikora (Arief R. Randan/Wikimedia/Lintas Sumba)

    Di Atas Kuburan Mereka, Tanah Air Ini Berdiri Megah

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Di tanah yang merah membara, para pejuang berdiri tegak, menatap masa depan yang penuh harapan. Di dada mereka, cinta pada tanah air mengalir deras, menjadi api yang tak pernah padam. Setiap langkah mereka adalah sumpah setia yang tak terucapkan, namun tertanam kuat di jiwa mereka. Mereka tahu, bahwa di setiap jengkal tanah […]

  • Kiri ke kanan: Ketua Umum Yayasan Tunas Timur (Yatutim) Dr. Soleman Lende Dappa (SLD) dan Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi PSI Dapil III Debora Lende (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Nama Debora Lende Dicatut? Ketua Yatutim Angkat Bicara

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ketua Umum (Ketum) Yayasan Tunas Timur (Yatutim), Dr. Soleman Lende Dappa (SLD), angkat bicara dan membantah keras tuduhan bahwa Debora Gemelina Arborea Lende masuk dalam struktur yayasan. Debora yang adalah anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu disebut tidak tercatat dalam akta yayasan. “Dia bukan sekretaris, bukan juga bendahara. […]

expand_less