PAN SBD Soroti RPJMD hingga Wilayah Gelap yang Belum Teraliri Listrik
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Leonitius Melianus Rinus Kaka, saat membacakan Pendapat Akhir Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna XX Masa Sidang II DPRD SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Fraksi PAN DPRD Sumba Barat Daya (SBD) menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap pelaksanaan RPJMD 2025–2029.
Pernyataan itu disampaikan dalam pendapat akhir fraksi saat Rapat Paripurna XX Masa Sidang II DPRD SBD, pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Fraksi PAN menyebut RPJMD sebagai “buku suci” pembangunan daerah yang wajib menjadi pedoman semua program dan kegiatan pemerintahan. Seluruh kebijakan diharapkan bersumber dari dokumen tersebut.
Isu strategis seperti penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem diminta memiliki target capaian jelas, baik tahunan maupun lima tahunan. Target itu harus diuraikan dalam RKPD dan renstra setiap OPD.
Sektor pertanian juga mendapat sorotan. PAN menekankan distribusi pupuk, bibit, dan bantuan lain tepat waktu sesuai musim tanam. Keterlambatan dianggap berpotensi memicu gagal panen.
Pemerintah diminta memastikan pengisian jabatan strategis dilakukan dengan personel profesional, berintegritas, dan kompeten. Tata kelola pemerintahan yang baik dianggap kunci keberhasilan RPJMD.
Terkait pembentukan 77 desa, fraksi mendorong penataan matang agar seluruh desa persiapan dapat definitif. Plt kepala desa dari tenaga guru dan kesehatan diminta diganti ASN P3K.
PAN juga mengingatkan pentingnya pengelolaan aset desa secara profesional, transparan, dan akuntabel demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.
Soal bantuan meteran listrik gratis, pemerintah disarankan memetakan jaringan listrik sebelum distribusi. Langkah ini dinilai penting agar tidak ada wilayah yang tetap gelap dan terisolasi.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar