Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Tingkatkan Kesehatan Ternak Babi dengan Model Kandang yang Tepat

Tingkatkan Kesehatan Ternak Babi dengan Model Kandang yang Tepat

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Ternak babi adalah salah satu sumber protein hewani yang penting dalam industri peternakan.

Namun, kesehatan ternak babi seringkali menjadi perhatian utama bagi para peternak, mengingat sensitivitas mereka terhadap berbagai penyakit.

Salah satu langkah penting untuk memastikan kesejahteraan dan kesehatan ternak babi adalah melalui desain dan pengelolaan kandang yang tepat.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa model kandang yang cocok agar ternak babi terhindar dari berbagai penyakit.

1. Kandang Terbuka dengan Akses Udara yang Baik

Kandang terbuka dengan akses udara yang baik dapat membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Udara segar membantu mengurangi kelembaban dan penumpukan bakteri, virus, dan jamur yang dapat menyebabkan penyakit pada ternak babi.

Pastikan kandang memiliki ventilasi yang cukup untuk memastikan sirkulasi udara yang baik.

2. Penyusunan Kandang yang Bersih dan Terorganisir

Memastikan kandang tetap bersih dan terorganisir adalah kunci dalam mencegah penyebaran penyakit. Kotoran dan limbah harus secara teratur dibersihkan dan dibuang dari kandang.

Kandang harus didesain sedemikian rupa sehingga memudahkan akses untuk membersihkan dan memelihara kebersihan.

3. Pengelolaan Limbah yang Efisien

Pengelolaan limbah yang efisien sangat penting dalam mencegah penyebaran penyakit.

Kotoran dan limbah organik dari kandang babi harus dikelola dengan baik, misalnya dengan penggunaan sistem pengolahan limbah atau pengomposan, untuk mengurangi risiko kontaminasi lingkungan dan penularan penyakit.

4. Kandang yang Didesain Ergonomis

Desain kandang yang ergonomis dapat membantu mengurangi stres pada ternak babi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Malaka NTT Yanuarius Bere Helo (Istimewa/Lintas Sumba/ATL)

    Dinamika Politik di Bulan Maria

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bulan Maria, yang jatuh pada bulan Oktober, merupakan waktu yang sarat makna bagi umat Katolik. Selain menjadi bulan yang dikhususkan untuk menghormati Bunda Maria, bulan ini juga seringkali menjadi momen refleksi bagi banyak masyarakat dalam konteks politik. Dalam konteks politik di Indonesia, bulan ini bisa menjadi titik balik bagi para pemimpin dan […]

  • Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD, Fransiskus Marthin Adilalo dan Yeremia Tanggu, saat menyampaikan pernyataan politik untuk naik ke MK dan DKPP

    Soal Partisipasi Pemilih, Bawaslu SBD: Penyelenggara Tidak Punya Hak Paksa Orang ke TPS

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Calon Bupati dan Wakil Bupati, Fransiskus Martin Adilalo dan Yeremia Tanggu, akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Hal tersebut dinyatakan Adilalo di kediamannya di Mangga Dua, Kota Tambolaka, pada Minggu, 8 Desmber 2024, Gugatan yang diajukan pasangan calon (paslon) 02, Paket Rakyat, ini terkait rendahnya […]

  • Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem Ratu Ngadu Bonu Wulla

    Dijuluki Kartini NTT Hingga Viral Karena Pengunduran Diri dari Anggota DPR RI, Ini Biografi Singkat Ratu Ngadu Bonu Wulla

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ratu Ngadu Bonu Wulla, calon anggota DPR RI Dapil Nusa Tenggara Timur (NTT) 2 yang telah mengundurkan diri, ternyata miliki biografi yang menarik. Disaat namanya sedang menjadi topik pembicaraan yang hangat di kalangan masyarakat, ternyata masih banyak yang belum mengenal sosok perempuan hebat asal sumba ini. Ratu Ngadu Bonu Wulla menjadi viral […]

  • Ketua DPR RI, Puan Maharani, Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat, 15 Agustus 2025. Saat itu puan mengingatkan pemerintah untuk fokus kesejahteraan rakyat (@puanmaharani/Instagram/Lintas Sumba)

    Puan Maharani Ingatkan Pemerintah Fokus Sejahterakan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah harus bersatu menjalankan program kerja dengan tujuan utama mensejahterakan rakyat. Demikian ditegaskan Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam pidatonya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat, 15 Agustus 2025. Dalam pidatonya, Puan menekankan kesejahteraan rakyat merupakan pekerjaan rumah lintas pemerintahan, […]

  • Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu (ATL/Lintas Sumba)

    Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemerintah SBD Tuntaskan Sengketa Wee Kura – Weri Lolo

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Perseteruan antara warga Desa Wee Kura dan Weri Lolo di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kini menelan korban jiwa. Satu orang meninggal dunia, satu lainnya luka-luka. Peristiwa berdarah itu terjadi di wilayah perbatasan kedua desa, Kecamatan Wewewa Barat dan Wewewa Selatan, pada Jumat, 13 Oktober 2025. Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD SBD, […]

  • Terduga majikan (kiri), dan Intan (kanan), ART yang disiksa dengan brutal (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Disiksa Majikan di Batam, Intan Asal Sumba Luka Parah dan Trauma Berat

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Intan, Asisten Rumah Tangga (ART) asal Loli, Sumba Barat, jadi korban penyiksaan brutal di rumah majikannya di Batam. Insiden kekerasan terjadi di kawasan elit Sukajadi. Intan dipukul dengan sapu dan obeng, ditendang di wajah, dada, hingga kemaluan. Tak hanya fisik, ia juga dihina dengan makian keji: “anjing”, “babi”, bahkan “lonte”. Kekerasan itu […]

expand_less