Jaga Mutu, Karakter dan Kompetensi, Poltekkes Bakti Sumba Buka PPKMB 2026/2027
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Direktur II Poltekkes Bakti Sumba, Stevy Kura, saat memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru dalam kegiatan PPKMB Tahun Akademik 2026/2027 (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Demi pentingnya mutu, karakter dan kompetensi mahasiswa, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bakti Sumba resmi membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Generasi Tenaga Vokasi Kesehatan yang Unggul, Kompeten dan Kompetitif di Era Digital” tersebut berlangsung, pada Senin, 7 September 2026.
Pembukaan PPKMB ini menjadi penanda awal perjalanan akademik mahasiswa baru sekaligus momentum untuk memperkenalkan lingkungan pendidikan, nilai-nilai akademik serta tanggung jawab yang akan mereka emban selama menempuh pendidikan di Poltekkes Bakti Sumba.
Wakil Direktur (Wadir) I Bidang Akademik, Apt. Sofiah Yunita Radja, menegaskan bahwa kualitas tenaga pengajar menjadi salah satu fondasi utama dalam mencetak tenaga vokasi kesehatan yang kompeten dan berkarakter.
Menurutnya, Poltekkes Bakti Sumba dibina oleh dosen-dosen yang handal dan profesional dengan latar belakang pendidikan dari sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Airlangga, Universitas Cendana, Universitas Setia Budi dan sejumlah perguruan tinggi terkemuka lainnya.

Jajaran pimpinan, dosen, staf dan mahasiswa Poltekkes Bakti Sumba berfoto bersama usai pembukaan PPKMB Tahun Akademik 2026/2027 (Johan Sogara/Lintas Sumba)
Sementara itu, Wakil Direktur II Bidang Keuangan dan Kepegawaian, Stefyne Sonya Y. Kura, menilai berbagai pembekalan yang diberikan selama PPKMB memiliki peran penting dalam menunjang proses pendidikan mahasiswa baru.
Pembekalan tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya organisasi profesi tenaga gizi Sumba Barat Daya (SBD), organisasi profesi tenaga vokasi farmasi SBD, organisasi profesi Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) SBD, Dinas Kesehatan serta TNI.
Menurut Stefyne, keterlibatan berbagai unsur tersebut memberikan gambaran kepada mahasiswa baru mengenai dunia profesi dan tanggung jawab yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan.
“Materi-materi dari organisasi profesi tenaga gizi SBD, organisasi profesi tenaga vokasi farmasi SBD, organisasi profesi MIK SBD, Dinas Kesehatan dan TNI dalam pembekalan ini diyakini sangat berdampak demi kestabilan belajar mahasiswa baru ke depan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pembekalan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun mutu akademik kampus, terutama dalam membentuk kesiapan mahasiswa selama menjalani proses pembelajaran.
“Pembekalan-pembekalan ini juga membentuk mutu akademik kampus, terutama semasa pembelajaran mahasiswa dalam pendidikan. Hal ini akan berdampak langsung, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga,” katanya.
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba

Saat ini belum ada komentar