Gedung Baru KSP Kopdit Pintu Air Weetebula Diresmikan, Begini Momen Spesialnya
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat menandatangani prasasti peresmian gedung baru KSP Kopdit Pintu Air Cabang Weetebula (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Gedung baru KSP Kopdit Pintu Air Cabang Weetebula diresmikan.
Peresmian ini berlangsung di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Uskup Keuskupan Weetabula, Mgr. Edmund Woga, CSsR., dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTT, Wawan Burhanuddin.
Hadir pula saat itu, Tokoh Penggerak CU, Romanus Woga, Pengurus, Jajaran dan Nasabah KSP Kopdit Pintu Air, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan, Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano, menyampaikan bahwa koperasi tak bisa hanya bergantung pada tabungan kecil anggota, sehingga kemitraan harus diperluas.
Ia menyebut jumlah anggota koperasi kini mencapai 475.102 orang, tersebar dari Batam hingga Papua.
Pandangan miring terhadap koperasi, menurutnya, harus diubah melalui pendidikan masyarakat.
“Masih ada yang ragu-ragu tentang kooperasi. Tentang image kooperasi itu, di mata masyarakat ada lima. Pertama adalah kumpulan orang-orang miskin, kemudian orang-orang tua, orang-orang malas, orang-orang yang suka minta-minta, dan orang-orang yang pergaulannya norak. Dan lima hal ini yang perlu kita selesaikan. Kita didik masyarakat,” ujarnya.
Yakobus juga menjelaskan, bahwa koperasi ini berakar dari komunitas nelayan, tani, ternak, dan buruh yang selama 80 tahun kemerdekaan belum mendapat perhatian serius dari negara.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar