Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gedung Baru KSP Kopdit Pintu Air Weetebula Diresmikan, Begini Momen Spesialnya

Gedung Baru KSP Kopdit Pintu Air Weetebula Diresmikan, Begini Momen Spesialnya

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Komponen basis yang kita kerjakan ini adalah basis NTTB yaitu Nelayan Tani Ternak dan Buruh. Indonesia 80 tahun merdeka, tetapi nasib NTTB ini belum jelas. Karena itu kami hadir melalui bendera KSP Kopdit Pintu Air Indonesia untuk kami melakukan sesuatu-sesuatu yang kecil dengan cinta yang besar,” jelasnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTT, Wawan Burhanuddin, mengapresiasi kerja sama dengan koperasi ini.

Negara, menurutnya, menjamin perlindungan pekerja miskin melalui program jaminan sosial.

Dalam waktu dekat, Wawan menyebut sebanyak 5.600 pekerja di SBD akan mendapat perlindungan.

Selain itu, lebih dari 400 anggota KSP Kopdit Pintu Air juga akan didaftarkan. Anak anggota yang meninggal dunia dijamin memperoleh beasiswa hingga perguruan tinggi.

“Ini saya apresiasi juga atas kerjasamanya, karena seperti yang kita ketahui Kopdit Pintu Air itu adalah sebagai episodium percontohan koperasi yang ada di Indonesia. Semoga dengan momen ini, harapan kami, yang di kantor cabang Weetebula ini juga akan masif peserta, yang nantinya akan dilindungi ke dalam program BPJS tenaga kerja,” harapnya.

Uskup Keuskupan Weetebula, Mgr. Edmund Woga, mengapresiasi kehadiran KSP Kopdit Pintu Air di Pulau Sumba sebagai wujud nyata pelayanan sosial gereja.

Ia menyebut kehadiran koperasi ini memberi kesempatan bagi umat untuk merasakan manfaat ekonomi sebagaimana anggota di wilayah lain.

Menurutnya, koperasi kredit menekankan semangat saling membantu, sejalan dengan ajaran Yesus tentang kasih dan persaudaraan di tengah kehidupan umat.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Unika Weetebula Turun ke Sawah, Intip Potensi Agrowisata Mata Liku

    Mahasiswa Unika Weetebula Turun ke Sawah, Intip Potensi Agrowisata Mata Liku

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle Ming Ghoghi
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Sejumlah mahasiswa Ilmu Pertanian, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Katolik (Unika) Weetebula turun langsung ke persawahan di Desa Karuni, Kecamatan Loura, Sabtu, 21 Maret 2026. Mahasiswa semester VI kelas A yang tergabung dalam kelompok 1 mata kuliah agrowisata itu melakukan observasi lapangan untuk melihat potensi desa yang bisa dikembangkan. Desa Karuni […]

  • Paus Leo XIV, saat menyampaikan pidato perdanya dari Balkon Basilika Santo Petrus (Vatican News/YouTube/Lintas Sumba)

    Pidato Perdana Paus Leo XIV: Dunia Butuh Terang Kristus!

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Kristus berjalan di depan kita. Dunia membutuhkan terang-Nya. Umat manusia merindukan kehadiran-Nya sebagai jembatan menuju Allah dan kasih-Nya,” katanya. Paus Leo XIV juga mengajak seluruh Gereja untuk membangun jembatan melalui dialog dan perjumpaan. Tujuannya, yaitu menciptakan persatuan dan kedamaian. Tak lupa pula, dirinya menyampaikan terima kasih kepada para kardinal yang telah memilihnya sebagai Penerus Santo […]

  • Kiri ke Kanan: Ratu Ngadu Wulla Talu (RWT), Ny. Margaretha Tatik W. Mete, dr. Kornelius Kodi Mete, Penjabat Bupati Yohanes Oktovianus, Ny. Fransiska Surya, Ny. Oktavina Samani, Marthen Kristian Taka, Dominikus A. R. Kaka, saat foto bersama dalam Purna Tugas Bupati dan Wakil Bupati SBD Periode (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Purna Tugas Bupati dan Wakil Bupati SBD, Yohanes Oktovianus Siap Jaga Kelanjutan Kebijakan Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi dari para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Upacara purna tugas ini menjadi momen yang sarat emosi bagi seluruh masyarakat SBD. Lagu Kemesraan Ini dari Iwan Fals menandai berakhirnya masa kepemimpinan dr. Kornelius dan Marthen Kristian Taka yang telah mengabdi selama periode 2019-2024. Pantauan lintassumba.com, hadir juga dalam […]

  • Papan nama Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang beralamat di Jalan Ir. Soekarno, Kompleks Perkantoran Kadula, Tambolaka (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Uang Anggota Koperasi Daya Husada Dinkes SBD Mengalir ke Siapa? APH Harus Bongkar!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Koperasi Daya Husada, atau apalah namanya, yang semestinya menjadi sandaran ekonomi para pegawai kesehatan, justru berubah menjadi simbol buram penyalahgunaan kuasa. Di balik nama “koperasi,” tersimpan ironi yang sangat menyesakkan. Setoran rutin para pegawai, perawat, dan bidan, yang dipungut bertahun-tahun dengan dalih kebersamaan, diduga lenyap tanpa kejelasan. Keringat bawahan dikumpulkan, tetapi hak […]

  • Tim Voli Opsivo Polwan-Jakarta Bhayangkara Presisi dalam kompetisi Proliga 2024 (SSDM Polri/Lintas Sumba)

    Proliga 2024, Jakarta Bhayangkara Presisi Raih Gelar Juara usai Tumbangkan Lavani

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Pelatih Reidel Alfonso Toiran juga meraih gelar sebagai pelatih terbaik setelah membawa timnya meraih gelar juara. Dengan kemenangan ini, Jakarta Bhayangkara Presisi akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan voli antar klub Asia, AVC Men’s Club 2024 yang akan diselenggarakan bulan September mendatang. Prestasi ini juga menjadi dorongan bagi kegiatan olahraga di kalangan anggota Polri, seiring dengan […]

  • Gaji Ditilap? Karyawan PT Telasi SBD Mogok Kerja, Sebenarnya…

    Gaji Ditilap? Karyawan PT Telasi SBD Mogok Kerja, Sebenarnya…

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    “Mereka bikin BPJS dari bulan Oktober, sekarang di Januari baru kami tahu kalau ada pemotongan,” katanya. “Adanya BPJS ini, bantuan yang kami terima dari desa akan hilang. Bansos dan KIP dinonaktifkan. Kami dibikin Seolah-olah kami ini karyawan yang mampu,” kata O lagi. Menanggapi hal ini, Head of Suppletion and Operation Dedi Supriatma menjelaskan, bahwa persoalan […]

expand_less