Pelukan Kapolres TTU, Bawa Harapan Baru untuk Petronela Tilis
- account_circle Ama Tassy Lake
- calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, saat memeluk Mama Petronela Tilis di Hueknutu, Oemeu, Desa Popnam, kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU, NTT.(Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Terus menjaga asa dalam ketidakpastian penanganan laporan polisinya di Polsek Noemuti, menjadikan Mama Petronela Tilis selalu ada dalam tapa dan doa. Dan benarlah adanya, hari ini, Rabu (12/03/2025) menjadi hari dan tanggal keramat.
Faktanya, Kapolres Timor Tengah Utara AKBP. Eliana Papote, diketahui mendatangi secara langsung ke kediamannya (mama Petronela Tilis) di Hueknutu, Oemeu Desa Popnam kecamatan Noemuti, persis dekat dengan lokasi pengrusakan pagar kawat duri, didampingi Wakapolres TTU, Kompol Jemy Oktovianus Noke, dengan dikawal sejumlah anggota.
Ibarat harapan nan tak kunjung sirna, mama Petronela Tilis jelas mampu mengendalikan keseimbangan energi diri dan energi semesta yang lalu membangun kekuatan keibuhannya dan kemudian disapa Mama oleh Kapolres AKBP. Eliana Papote. Baju merah bercorak putih, yang dibawa Kapolres pun dikenakan ditubuh mungil, terbungkus kulit yang mulai mengeriput . Rasa was – was yang tadinya berkecamuk dalam batin Mama Petronela Tilis berubah menjadi riang bercampur haru – kasihan hati.
Tidak sampai disitu, AKBP Eliana, kemudian mengeluarkan sisir kecilnya dan lalu tanpa ragu merapikan rambut putih mama Petronela Tilis penuh kasih.
Kapolres yang baru saja mendapat tugas di tanah yang dikenal dengan sebutan Kefamenanu ini lalu melepas senyum iklas sembari bercengkerama dan menyodorkan tempat sirih (wadah) lengkap dengan sirih, pinang dan kapur kepada mama Petronela Tilis. Dan tanpa risih Kapolres murah senyum ini kemudian merangkul Mama Petronela Tilis like mama dan anak dan kemudian meyakinkan bahwa laporan polisi soal dugaan pengrusakan yang lagi diproses secepatnya akan ditingkatkan ke penyidikan.
Mendengar penegasan tersebut, mama Petronela Tilis terlihat tertunduk tegun dan lalu bertanya, apakah ini Jabawan Ilahi? Dan ditengah kegundahan hatinya yang teriris selama ini, kemudian tersirat benar, ‘Asa itu kembali bersinar dipelukan iklas anaknya Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote,
Pantauan media ini, Kapolres TTU, AKBP. Eliana Papote, kembali meneguhkan hati mama Petronela Tilis dengan menyerahkan bantuan sembako sekaligus menegaskan jika Polri selalu hadir untuk masyrakat.
Eliana juga tak lupa menyerahkan bantuan empat roll kawat duri yang nantinya dapat dipergunakan untuk kepentingan pemasangan pagar disejumlah lokasi kebun Mama Petronela Tilis.
Sejumlah nada sumbang positif pun berdatangan dari pelbagai pihak dan sejurus menegaskan bahwa tindakan Eliana, sudahlah patut dan tepat.
Selebihnya, Kapolres TTU, telah ada dalam jiwanmukti atau jiwa sadar dalam kesadaran Tuhan, atau lebih tepatnya Kapolres TTU telah menemukan mama yang sejatinya melahirkan kehidupan dan layak ditolong.
Pandangan selanjutnya yakni Asas Primum Remedium selayaknya didepankan Kapolres Eliana, mengingat dugaan pengrusakan yang dilakukan Terlapor Blasius Lopis dianggap serius dan membutuhkan efek jera yang kuat sehingga tidak ada toleransi untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan jalur lain.
Bila hal ini benar dijalankan maka dengan sendirinya akan ikut menjawab asas Ultimum Remedium yang menegaskan bahwa hukum pidana hendaklah dijadikan sebagai upaya terakhir penegakan hukum.***
- Penulis: Ama Tassy Lake

Saat ini belum ada komentar