Putra Buruh Bangunan Asal NTT Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN 2026
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aji Bayu Ramadhan, putra buruh bangunan asal Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), dinobatkan sebagai lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 dengan IPK 3,84 predikat cum laude (Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Keterbatasan ekonomi tidak menghalangi langkah Aji Bayu Ramadhan untuk mengukir prestasi. Putra seorang buruh bangunan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu berhasil meraih predikat lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026.
Aji Bayu Ramadhan dinobatkan sebagai lulusan terbaik setelah mencatat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84 dengan predikat cum laude di Sumedang, Jawa Barat, pada Rabu, 29 Juli 2026. Ia menjadi yang terbaik dari 1.204 Pamong Praja Muda yang resmi dilantik tahun ini.
Aji berasal dari Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Selama menempuh pendidikan di IPDN, ia mengambil Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan (TRIP), Fakultas Manajemen Pemerintahan.
Di balik keberhasilannya, Aji tumbuh dalam keluarga sederhana. Ayahnya, Winoto Hadi, bekerja sebagai buruh bangunan, sedangkan ibunya, Wahyuniarti, merupakan ibu rumah tangga. Dukungan orang tua menjadi motivasi utama hingga ia mampu menyelesaikan pendidikan dengan prestasi terbaik.
Aji mengaku pencapaiannya dipersembahkan untuk kedua orang tuanya yang tidak pernah berhenti memberikan semangat.
Menurutnya, kondisi ekonomi bukan penghalang untuk meraih cita-cita selama disertai kerja keras, disiplin, dan tekad yang kuat.
Selama menjalani pendidikan, Aji juga mengembangkan tiga sistem berbasis teknologi informasi yang ditujukan untuk mendukung pelayanan publik.
Inovasi tersebut dirancang agar pemerintah lebih mudah mengidentifikasi persoalan masyarakat sekaligus mempercepat proses penyelesaiannya.
“Ini menjadi sebuah penghargaan dan juga kehormatan bagi kami,” tutur Aji saat ditemui awak media usai upacara pelantikan.
Dalam rangkaian pelantikan Pamong Praja Muda, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, sempat mengajak Aji berdialog di hadapan peserta.
Tito mengapresiasi capaian tersebut dan menilai kisah Aji menjadi bukti bahwa proses seleksi serta pendidikan di IPDN memberikan kesempatan yang sama bagi setiap peserta untuk berprestasi.
Tak hanya Mendagri. Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan bahwa banyak lulusan terbaik IPDN tahun ini berasal dari keluarga sederhana.
Menurutnya, prestasi para pamong praja muda menjadi bukti bahwa latar belakang ekonomi bukan penentu keberhasilan seseorang dalam menempuh pendidikan.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba

Saat ini belum ada komentar