Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Ganjar Pranowo dan Dirut BPD Jateng Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Ganjar Pranowo dan Dirut BPD Jateng Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Calon Presiden RI Ganjar Pranowo dan Direktur Utama (Dirut) BPD Jawa Tengah (Jateng) periode 2014-2023 berinisial S telah dilaporkan Indonesia Police Watch (IPW) Komisi Pemberantasan Korupsi ini.

Keduanya dilaporkan atas dugaan menerima hadiah atau suap dalam bentuk uang tunai dari perusahaan asuransi.

Atas tuduhan tersebut, Ganjar Pranowo yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menerima gratifikasi atau imbalan dari orang yang dituduhkan.

“Saya tidak pernah menerima pemberian atau gratifikasi dari yang dia tuduhkan,” ujarnya dikutip dari Antara, pada Rabu, 06 Maret 2024.

Sebelumnya, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan bahwa laporan tersebut melibatkan dugaan menerima uang kembali dari perusahaan asuransi.

Gratifikasi atau suap dengan jumlah yang terduga mencapai lebih dari Rp100 miliar.

“IPW melaporkan dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi dan atau suap penerimaan cashback beberapa perusahaan asuransi kepada Dirut Bank Jateng (inisial S) dan juga pemegang saham kendali Bank Jateng Ganjar Pranowo (GP) diperkirakan terjadi sejak 2014 sampai dengan 2023,” ungkapnya.

Sugeng menjelaskan, bahwa perusahaan asuransi tersebut memberikan perlindungan asuransi atau jaminan kredit kepada Bank Jateng terkait pengembalian dana yang dikenal sebagai cashback.

Bank Jateng mengatur pengurangan biaya kembali kepada perusahaan asuransi sebesar 16 persen dari jumlah premi yang terbayar. Persentase 16 persen ini diduga telah didistribusikan ke tiga pihak.

“Lima persen untuk operasional Bank Jateng, baik pusat maupun daerah, 5,5 persen untuk pemegang saham Bank Jateng yang terdiri atas pemerintah daerah atau kepala-kepala daerah, yang 5,5 persen diberikan kepada pemegang saham pengendali Bank Jateng yang diduga adalah Kepala Daerah Jawa Tengah dengan inisial GP,” jelasnya.

Ali Fikri, Kabag Pemberitaan KPK, mengonfirmasi bahwa laporan dari IPW telah diterima dan merupakan kenyataan. Pihaknya pun akan segera mengambil langkah selanjutnya dengan melakukan verifikasi lanjutan.

“Setelah kami cek, betul ada laporan masyarakat dimaksud. Kami segera tindak lanjuti dengan verifikasi terlebih dahulu oleh bagian pengaduan masyarakat KPK,” tandasnya.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Papan nama Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang beralamat di Jalan Ir. Soekarno, Kompleks Perkantoran Kadula, Tambolaka (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Uang Anggota Koperasi Daya Husada Dinkes SBD Mengalir ke Siapa? APH Harus Bongkar!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Koperasi Daya Husada, atau apalah namanya, yang semestinya menjadi sandaran ekonomi para pegawai kesehatan, justru berubah menjadi simbol buram penyalahgunaan kuasa. Di balik nama “koperasi,” tersimpan ironi yang sangat menyesakkan. Setoran rutin para pegawai, perawat, dan bidan, yang dipungut bertahun-tahun dengan dalih kebersamaan, diduga lenyap tanpa kejelasan. Keringat bawahan dikumpulkan, tetapi hak […]

  • Makanan berlemak tinggi, terutama yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, dapat berdampak buruk pada kesehatan, khususnya tekanan darah

    5 Bahaya Makanan Berlemak Tinggi bagi Tekanan Darah

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Makanan berlemak tinggi, terutama yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, dapat berdampak buruk pada kesehatan, khususnya tekanan darah. Konsumsi makanan berlemak yang berlebihan dapat memicu terjadinya hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Berikut beberapa bahayanya: 1. Meningkatkan Kolesterol Jahat (LDL) Lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Penumpukan kolesterol ini […]

  • Wakapolres SBD Kompol Jeffris L. D. Fanggidae, saat memberikan arahan dalam apel perdana yang digelar di halaman Mapolres SBD (Humas Polres SBD/Lintas Sumba)

    Jelang Pilkada 2024, Wakapolres SBD Ingatkan Anggota Polri untuk Tetap Netral

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wakapolres Sumba Barat Daya (SBD), Kompol Jeffris L. D. Fanggidae, menegaskan pentingnya netralitas kepolisian, demi terwujudnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang aman dan nyaman. Hal ini disampaikannya dalam apel perdana yang digelar di halaman Mapolres SBD, Kadi Pada, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Rabu, 11 September 2024. Dalam arahannya, Kompol Jeffris menekankan […]

  • Keterlambatan pembayaran tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi guru non-sertifikasi di Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) memang bukan hal baru.

    Tamsil 9 Bulan di SBD Belum Dibayar, Dinas Klaim Belum Ada Dana?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Keterlambatan pembayaran tunjangan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi guru non-sertifikasi di Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT) memang bukan hal baru. Kali ini dinilai lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk triwulan II, III, dan IV tahun 2024 belum juga dicairkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) setempat. Hingga kini, tunjangan tersebut […]

  • Kekerasan terhadap perempuan difabel di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) masih menjadi masalah serius. Yayasan Harapan Sumba gelar Talk Show.

    Stop Kekerasan terhadap Perempuan Difabel, YHS Gelar Talkshow di SBD

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kekerasan terhadap perempuan difabel di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) masih menjadi masalah serius. Tak hanya berupa kekerasan fisik dan verbal, mereka juga kerap mengalami pelecehan seksual, pemasungan, bahkan penculikan (bawa lari perempuan), yang ironisnya masih dianggap wajar oleh sebagian masyarakat. Menyoroti kondisi ini, Yayasan Harapan Sumba (YHS) melalui Program DIGNITY, dengan […]

  • Ketua DPD Partai Perindo SBD, Yusuf Bora, saat dikonfirmasi soal isu titip nama PPPK dan PAW (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Yusuf Bora Bantah Titip Nama PPPK, Siap Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya (SBD), Yusuf Bora, membantah keras tudingan dirinya menitipkan nama dalam seleksi PPPK. Pernyataan itu disampaikan Yusuf Bora, saat ditemui Lintassumba.com, pada Selasa, 17 Juni 2025. Menurutnya, tuduhan tersebut merupakan fitnah keji dan bentuk pembunuhan karakter terhadap dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD SBD. “Berita itu tidak […]

expand_less