Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perangi Stunting Bersama BKKBN, Ratu Wulla Talu: Suami Harus Berperan Aktif!

Perangi Stunting Bersama BKKBN, Ratu Wulla Talu: Suami Harus Berperan Aktif!

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Pencegahan stunting sejak masa awal kehidupan anak sangatlah penting. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga pada perkembangan otaknya.

Anak yang mengalami stunting berpotensi memiliki tingkat kecerdasan yang lebih rendah dibandingkan anak yang tumbuh normal.

Demikian kata dr. Watik, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini diungkapkannya dalam Kampanye Percepatan Penurunan Stunting di Desa Wee Kaburru, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Senin, 05 Agustus 2024.

“Stunting harus dicegah sejak dini, karena dampaknya bukan hanya pada tinggi badan anak, tetapi juga pertumbuhan otaknya yang berimbas pada kecerdasannya,” ungkap dr. Watik.

Untuk mencegah stunting, dirinya menyoroti pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama dua tahun pertama kehidupan anak.

ASI eksklusif, tanpa makanan pendamping lainnya, kata dia, sangat penting dalam seribu hari pertama kehidupan, yang merupakan periode krusial bagi pembentukan otak, fisik, dan mental anak.

“Anak usia dua tahun atau Baduta harus sepenuhnya diberikan ASI eksklusif. Dalam seribu hari pertama kehidupan, terjadi pembentukan fisik, mental, dan kecerdasan pada anak. Setelah usia dua tahun, barulah diperkenalkan Makanan Pendamping ASI (MP ASI),” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI Ratu Wulla Talu, juga turut memberikan dukungan penuh terhadap kampanye ini.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Sepelekan, Pendidikan Anak Usia Dini Sangat Penting!

    Jangan Sepelekan, Pendidikan Anak Usia Dini Sangat Penting!

    • calendar_month Sabtu, 13 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    LINTAS SUMBA – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah jenis pendidikan yang diberikan kepada anak-anak mulai dari lahir hingga usia 5 tahun. Tentu saja tujuannya untuk memaksimalkan kemampuan anak dan menyiapkan mereka untuk memasuki sekolah dasar. “Usia emas anak 1 sampai 5 tahun. Semua anak punya hak mendapatkan pendidikan sejak dini,” ungkap Fransiskus Ghunu Bili, […]

  • Alun-Alun Kota Tambolaka (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Penataan Alun-Alun Kota Tambolaka Belum 100 Persen Selesai, Kadis PUPR SBD Bilang Begini

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Anggaran trotoar Alun-Alun Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan anggaran terbatas dan berasal dari anggaran nasional. Hal diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Wilhelmus W. Lado, saat ditemui awak media, pada Senin, 03 Juni 2024. “Alun-alun sangat penting karena merupakan wajah kota yang […]

  • Jane Natalia Suyanto dan Ratu Wulla Talu: Jadi Bukti Kesetaraan Gender dalam Panggung Politik

    Jane Natalia Suryanto dan Ratu Wulla Talu: Jadi Bukti Kesetaraan Gender dalam Panggung Politik

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Isu kesetaraan gender bukan lagi sekadar retorika kosong, tetapi sebuah kenyataan yang perlu dihadapi dan diakui. Inisiatif “Mama Bantu Mama, Perempuan Bantu Perempuan” yang diusung oleh Jane Natalia Suryanto adalah salah satu langkah strategis yang mencerminkan bagaimana peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Nusa Tenggara Timur (NTT), sering kali direduksi dalam […]

  • Wakapolres SBD Kompol Jeffris Fanggidae (kiri), didampingi Kasat Reskrim Polres SBD AKP I Ketut Rai Artika (kanan) saat konferensi pers terkait kasus penambangan pasir liar di Pesisir Pantai Manangan Aba (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tak Disangka! Polres SBD Ambil Keputusan Ini Setelah Tangkap Dua Anak di Tambang Pasir Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dari 15 pelaku yang diamankan Polisi dalam kasus penambangan Pasir Ilegal, dua di antaranya masih berstatus anak di bawah umur. Para pelaku ini diciduk Tim Satreskrim Polres Sumba Barat Daya (SBD), saat sedang melakukan penambangan di pesisir Pantai Mananga Aba, Desa Karuni, Kecamatan Loura, pada Rabu, 22 Januari 2025, pukul 14.20 WITA. […]

  • Gambar Ilustrasi. Pentingnya pencegahan virus cacar monyet atau Mpox (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kemenkes: Vaksinasi Massal Virus Cacar Monyet Belum Diperlukan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan bahwa vaksinasi massal untuk mencegah penyebaran virus Mpox (cacar monyet) belum diperlukan di Indonesia. Keputusan ini diambil berdasarkan belum adanya rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Plt Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa saat ini vaksinasi difokuskan untuk kelompok yang […]

  • Kondisi terkini tambang pasir ilegal di Pantai Mananga Aba (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Atasi Keluhan Warga, Pemda SBD akan Keluarkan Surat Edaran Pengambilan Pasir Laut

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat Daya (SBD) tengah mengambil langkah serius dalam menyikapi krisis ketersediaan pasir laut yang belakangan ini menuai keluhan dari masyarakat. Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan bahwa persoalan ini menjadi salah satu isu yang paling banyak disuarakan oleh warga, baik melalui media sosial, pesan pribadi, maupun telepon […]

expand_less