Penembakan Massal di Sydney Saat Perayaan Hanukkah, Puluhan Tewas dan Luka-luka
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Senin, 15 Des 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dua pelaku penembakan massal di Bondi Beach, Sydney, saat perayaan Hanukkah (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Albanese berjanji pemerintah akan menindak keras para pelaku dan memperketat aturan kepemilikan senjata sebagai respons tragedi ini.
Reaksi dunia pun datang dari berbagai negara yang menyatakan solidaritas dengan komunitas Yahudi dan mengecam kekerasan tersebut.
Penembakan ini menciptakan ketegangan sosial dan duka mendalam di Australia, negara yang sejak tragedi Port Arthur 1996 dikenal memiliki pengendalian senjata ketat.
Komunitas Yahudi setempat mengungkapkan rasa terkejut dan terguncang oleh kekerasan yang terjadi padahal mereka sedang merayakan hari suci.
Pihak berwenang setempat pun memperluas patroli dan dukungan keamanan di daerah lain setelah ancaman terhadap komunitas minoritas itu meningkat.
Lintassumba.com mencatat, beberapa negara seperti Indonesia terus memantau melalui media sosial, mengikuti perkembangan peristiwa ini sambil menyerukan perlindungan hak beribadah dan hidup yang aman bagi semua komunitas.
Tragedi ini pun dipandang sebagian besar orang sebagai momen kelam baru dalam sejarah kekerasan berbasis kebencian di Australia.
Investigasi terus berlanjut sambil keluarga korban duka dan dunia mengamati bagaimana Australia kembali pulih dari tragedi ini.***
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar