Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perindo jadi Partai Terakhir yang Didatangi, Ini Kata Dominggus Dama tentang NasDem

Perindo jadi Partai Terakhir yang Didatangi, Ini Kata Dominggus Dama tentang NasDem

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Bakal Calon Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Dominggus Dama, secara resmi mendaftarkan diri ke Partai Perindo.

Partai yang dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo ini menjadi kubu ke-9 yang disambangi Dominggus Damma.

Pantauan lintassumba.com, Pria kelahiran 27 November 1966 itu didampingi sang istri Yustina Peka Tana, bersama ribuan pendukungnya.

Saat itu, sosok yang akrab disapa D’Dama ini bersama sang istri mengenakan kemeja putih berbalut kain dan sarung adat Sumba berwarna putih bercorak merah.

Saat ditemui usai pendaftaran, D’Dama mengungkapkan, bahwa dirinya telah melakukan pendaftaran di 9 partai yang ada di SBD.

“Minus NasDem. Kalau dia (NasDem) buka pasti kita daftar lagi. Tentu selama ini kita semua punya komunikasi yang baik termasuk Partai NasDem,” ungkapnya.

“Dan sembilan partai ini punya respon yang sangat baik,” lanjut D’Dama menambahkan.

Disisi lain saat ditanyai terkait pendampingnya, Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan, hal tersebut bergantung pada koalisi partai.

“Wakil ini sangat bergantung pada koalisi partai. Karena kami tidak memiliki partai tunggal. Mana yang terbaik berdasarkan hasil survey partai, maka tokoh itulah yang kami pakai untuk sama-sama memperjuangkan orang kecil maupun masa depan SBD,” katanya.

Menurutnya, Perindo merupakan salah satu partai yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan dirinya dalam membela ole milla ole dengo (orang-orang kecil) dan juga untuk membesarkan partai ke depan.

D’Dama berprinsip, dalam menjalankan roda pemerintahan, pentingnya oikumene atau kesatuan masyarakat menjadi prinsip utama yang harus dijunjung tinggi demi tercapainya harmoni dan kemajuan bersama.

“Saya wajib untuk oikumene. Karena semua agama yang ada di Sumba Barat Daya ini sangat dekat dengan saya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Perindo SBD Yohanis Renier Kaka menyampaikan, bahwa hingga saat ini yang telah melakukan pendaftaran baru 2 orang.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMNI, Sumba Barat Daya, Salurkan Bantuan, Kemanusiaan, Korban, Kebakaran, Kampung Yaru Wora, Sumba Barat

    GMNI Sumba Barat Daya Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Kebakaran Kampung Yaru Wora di Sumba Barat

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sumba Barat Daya (SBD) melakukan aksi peduli kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan kepada korban bencana kebakaran di Kampung Situs Yaru Wora, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, pada Minggu, 14 Desember 2025. Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap warga yang terdampak musibah […]

  • Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu, saat bertemu Yayasan Harapan Sumba (YHS), dan menekankan 3 Agenda Strategis (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Bertemu YHS, Ketua Fraksi PDI Perjuangan SBD Tekankan 3 Poin Strategis

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pertemuan Yayasan Harapan Sumba (YHS) dengan DPRD Sumba Barat Daya (SBD) menyoroti urgensi perlindungan hak penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Kegiatan ini berlangsung di Pasola Hall Hotel Sinar Tambolaka, Kota Tambolaka, pada Selasa, 19 Agustus 2025. Pantauan Lintassumba.com, Wakil Ketua I DPRD SBD, Thomas Tanggu Dendo, dan Wakil Ketua II, Yusuf Bora, […]

  • Robertus Mujiran Cahaya Purnomo, S.Pi., salah satu putra Daerah Sumba Barat Daya yang saat ini sedang merantau (Robertus Mujiran Cahaya Purnomo/Lintas Sumba)

    Memilih Pergi daripada Tinggal: Refleksi atas Kondisi Ekonomi Daerah

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Keputusan anak-anak muda di daerah untuk merantau bukanlah pilihan yang diambil tanpa pertimbangan. Dengan latar belakang pendidikan yang cukup, banyak dari mereka yang sebenarnya memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian, peternakan, atau perikanan di kampung halaman mereka. Namun, tantangan ekonomi yang dihadapi sering kali menjadi penghalang utama yang mendorong mereka meninggalkan […]

  • Kesimpulan RDP Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya Terkait Polemik PPPK 2:36 Play Button

    Kesimpulan RDP Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya Terkait Polemik PPPK

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik PPPK Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) yang dilaksanakan, pada Jumat, 20 Juni 2025, berlangsung lama dan melelahkan. Bagaimana tidak? Masing-masing pihak mempertahankan argumennya. Meski berlarut-larut, RDP yang berlangsung dari siang hingga malam selama tujuh jam tersebut menghasilkan 6 poin kesimpulan penting. Simak penyampaikan Ketua DPRD SBD, […]

  • Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Kapolres Kupang, Anak Agung Gde Anom Wirata, menyerahkan bantuan alat pertanian kepada empat kelompok tani (@Prokopim Kab Kupang/Facebook/Lintas Sumba)

    Dukung Program Makanan Gratis, Empat Kelompok Tani di Kupang Dapat Hand Traktor

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Kapolres Kupang, Anak Agung Gde Anom Wirata, menyerahkan bantuan alat pertanian berupa hand traktor kepada empat kelompok tani di Kabupaten Kupang. Penyerahan berlangsung di halaman Mapolres Kupang, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, pada Jumat, 7 Maret 2025. Bantuan ini berasal dari Kementerian Pertanian dan disalurkan melalui Polda […]

  • Gambar Ilustrasi Stefani alias Fani (kiri) dan Mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharm Lukman (kanan), resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kejahatan seksual (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kasus Kejahatan Seksual: Mahasiswi Asal Kupang dan Mantan Kapolres Ngada Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Stefani alias Fani (20), seorang mahasiswi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman resmi ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya terlibat dalam kasus kejahatan seksual dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Fani diduga berperan sebagai perekrut anak di bawah umur untuk Fajar. Fani ditangkap pada Senin, 24 […]

expand_less