Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wabah Ebola di RD Kongo Makin Ganas, Korban Tewas Tembus 1.000 Orang

Wabah Ebola di RD Kongo Makin Ganas, Korban Tewas Tembus 1.000 Orang

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Wabah Ebola di Republik Demokratik (RD) Kongo terus memburuk. Jumlah korban meninggal dunia kini telah melampaui 1.000 orang, sementara kasus infeksi terus bertambah di sejumlah wilayah timur negara tersebut.

Per hari ini, Jumat, 24 Juli 2026, data terbaru menunjukkan sedikitnya 1.033 orang meninggal akibat wabah Ebola, dengan 2.536 kasus terkonfirmasi sejak epidemi diumumkan pada pertengahan Mei 2026.

Wabah kali ini disebabkan oleh virus Ebola tipe Bundibugyo, varian yang lebih jarang ditemukan dan hingga kini belum memiliki vaksin maupun pengobatan yang disetujui secara luas. Kondisi tersebut membuat upaya penanganan menjadi lebih sulit dibandingkan wabah Ebola sebelumnya.

Sebagian besar kasus dilaporkan berasal dari Provinsi Ituri dan Kivu Utara, kawasan yang juga menghadapi konflik bersenjata berkepanjangan.

Situasi keamanan yang tidak stabil menyulitkan tenaga kesehatan menjangkau masyarakat terdampak dan melakukan pelacakan kontak secara maksimal.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa angka korban kemungkinan lebih tinggi dari laporan resmi. Banyak penderita meninggal di luar fasilitas kesehatan, sementara sebagian masyarakat masih enggan melapor atau menerima pemeriksaan karena keterbatasan akses dan rendahnya kepercayaan terhadap petugas medis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai laju penyebaran wabah tahun ini termasuk yang tercepat dalam sejarah Ebola.

Dalam waktu sekitar dua bulan sejak dinyatakan sebagai wabah, jumlah kematian telah menembus angka 1.000, jauh lebih cepat dibanding epidemi besar di Afrika Barat pada 2014 – 2016.

Otoritas kesehatan RD Kongo bersama mitra internasional pun terus memperkuat pengawasan, pemeriksaan laboratorium, pelacakan kontak, serta layanan perawatan bagi pasien.

Namun, keterbatasan logistik, pendanaan, dan situasi keamanan masih menjadi tantangan utama dalam mengendalikan penyebaran penyakit tersebut.

Hingga kini, WHO dan sejumlah lembaga kemanusiaan terus mengimbau dukungan internasional agar wabah dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain di Afrika.***

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi Penemuan Mayat Depan Kios di Liliba Kota Kupang, dan Polisi sedang berbicara dari saksi (TIM/Lintas Sumba)

    Tragis! Driver Maxim Tewas Tengkurap di Depan Kios di Kupang, Polisi Selidiki Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Warga sekitar RT 29 RW 08 Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria di belakang Kampus Akademi Keperawatan Liliba, pada Rabu, 20 November 2024 pukul 06.00 Wita. Korban yang ditemukan dalam kondisi tengkurap itu diketahui bernama Hesron Kase (37), seorang driver Maxim Online yang berdomisili di RT […]

  • Hari Pers Nasional, Bupati SBD Terpilih, Ratu Wulla, Sumba Barat Daya

    Hari Pers Nasional, Bupati SBD Terpilih: Jaya Terus!

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 menjadi momentum penting bagi insan pers di seluruh Indonesia untuk merefleksikan perannya dalam pembangunan bangsa. Acara puncak HPN yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, pada Minggu, 9 Februari 2025, mengusung tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa”. Tema ini menyoroti pentingnya peran media […]

  • Sekda Sumba Barat Daya, Etmundus N. Nau, memberikan tanggapan soal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 Tahun 2024 di Kabupaten Sumba Barat Daya

    Tidak Lolos Seleksi PPPK Tahap 1? Ini Pernyataan Tegas Sekda Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebanyak 1.062 peserta berhasil lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 Tahun 2024 di Kabupaten Sumba Barat Daya. Pengumuman hasil seleksi tersebut disampaikan, pada Senin, 6 Januari 2025. Seleksi kompetensi ini mencakup pengadaan tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan tenaga guru yang akan bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat […]

  • Gambar Ilustrasi. bergaya flat menunjukkan seorang wartawan dengan rompi bertuliskan "PERS" sedang mengetik status di ponselnya. Ekspresi wajahnya tampak marah, sementara di layar besar ponsel terlihat balon percakapan berwarna merah dengan ikon wajah kesal. Gambar menekankan wartawan yang menggunakan media sosial untuk meluapkan emosi pribadi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Wartawan Bisa Dipidana Jika Hujat Orang di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wartawan tetap bisa dijerat hukum pidana bila menggunakan media sosial untuk menghina, memfitnah, atau menghujat orang lain. Imunitas wartawan hanya berlaku saat menjalankan profesi melalui produk jurnalistik yang sesuai kode etik. Pakar hukum pidana menjelaskan, status pribadi di Facebook atau media sosial lain dianggap sebagai opini individu, bukan karya jurnalistik. Dengan demikian, […]

  • Bupati dan Wakil Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka, saat menghadiri panen perdana padi sawah di Wewewa Timur, sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan sekaligus memastikan Bulog menyerap hasil panen para petani (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati SBD Pastikan Bulog Serap Hasil Panen Petani

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menegaskan komitmennya terhadap ketahanan pangan dengan memastikan Bulog siap menyerap hasil panen petani. Hal itu ditegaskan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat menghadiri panen perdana padi sawah di Kecamatan Wewewa Timur, pada Rabu, 23 April 2025. Didampingi Wakil Bupati Dominikus Alpawan Rangga Kaka, Bupati Ratu […]

  • Gambar Ilustrasi. Hipertensi atau Tensi Tinggi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Menurunkan Tensi dengan Buah-buahan dari Kebun: Cara Alami yang Mudah dan Aman

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tekanan darah tinggi atau hipertensi (tensi tinggi) sering datang tanpa gejala, tetapi dampaknya bisa serius bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Selain obat medis, pola hidup sehat berperan besar dalam mengendalikan tensi. Salah satu cara paling sederhana adalah memanfaatkan buah-buahan alami yang tumbuh di kebun sekitar rumah. Buah tidak hanya mudah didapat, […]

expand_less