Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan di Kalimantan, Kebakaran Hutan Capai 1.511,55 Hektare

Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan di Kalimantan, Kebakaran Hutan Capai 1.511,55 Hektare

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) setelah menemukan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada areal yang mereka kelola dengan total luas mencapai 1.511,55 hektare.

Kemenhut menyebut enam perusahaan tersebut berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Lima perusahaan dikenai sanksi Paksaan Pemerintah, sementara satu perusahaan mendapat sanksi pembekuan perizinan berusaha sekaligus Paksaan Pemerintah.

Enam perusahaan yang dikenai sanksi yakni PT WEL, PT FI, PT MPK dan PT WSP di Kalimantan Barat. Kemudian PT NES di Kalimantan Tengah serta PT PSR di Kalimantan Timur.

Berdasarkan hasil pengawasan Kemenhut, areal terbakar terbesar ditemukan pada wilayah kelolaan PT WEL dengan luas sekitar 760,51 hektare. Selanjutnya PT MPK mencapai 394,83 hektare, PT WSP 107,70 hektare, PT FI 95,87 hektare, PT PSR 82,26 hektare, dan PT NES 70,38 hektare.

Direktur Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif, dan Keperdataan Kehutanan Kemenhut RI, Ardi Risman, mengatakan bahwa lima perusahaan dikenai sanksi Paksaan Pemerintah.

”Lima perusahaan dikenai sanksi Paksaan Pemerintah, sedangkan PT MPK dikenai Pembekuan Perizinan Berusaha sekaligus Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang pada area mereka,” kata Ardi Risman dalam keterangannya di Samarinda, pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Melalui sanksi tersebut, perusahaan diwajibkan melakukan pembenahan sistem pengendalian kebakaran sekaligus melakukan pemulihan terhadap areal yang terdampak.

Kemenhut tidak hanya memeriksa luas areal yang terbakar. Pengawasan juga mencakup kesiapan regu pengendalian kebakaran, ketersediaan peralatan pemadaman, sumber air, menara pantau, sekat kanal, serta sistem deteksi dan respons dini terhadap kebakaran.

Untuk areal gambut, langkah pemulihan dapat mencakup penataan tata air, penyekatan kanal, pembasahan kembali atau rewetting, serta pemantauan tinggi muka air tanah.

Pemeriksaan terhadap empat perusahaan di Kalimantan Barat dilakukan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan pada 10 – 14 Agustus 2026.

Sementara itu, penanganan PT NES di Kalimantan Tengah dan PT PSR di Kalimantan Timur dilakukan oleh Direktorat Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif, dan Keperdataan Kehutanan.

Kemenhut menegaskan pemberian sanksi tersebut merupakan tindak lanjut pengawasan terhadap kewajiban perusahaan dalam mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di dalam areal kerjanya.***

  • Penulis: Johan Sogara
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulang Kampung, AKBP Umbu Sairo, Turun Tangan, Ratakan Lahan Warga, Tanarighu, Sumba Barat

    Pulang Kampung, AKBP Umbu Sairo Turun Tangan Ratakan Lahan Warga di Tanarighu

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – AKBP Umbu Sairo, S.IK., S.H., M.H., menunjukan Semangat pengabdian kepada masyarakat di kampung halamannya yang tidak pernah surut, meski ia bertugas jauh. Pria yang bertugas sebagai Danyon Brimob Batalyon B Mimika, Papua Tengah itu, memanfaatkan waktu libur singkatnya untuk kembali ke tanah leluhurnya di Desa Karekanduku, Kecamatan Tanarighu, Kabupaten Sumba Barat. Kepulangannya […]

  • Personil Satlantas Polres SBD sedang mengamankan kendaraan yang tidak menggunakan plat, tidak pakai lampu utama, dan motor berknalpot racing

    Giat Patroli Malam Minggu, Satlantas Polres SBD Berhasil Amankan 17 Unit Motor

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Personil Satlantas Polres Sumba Barat Daya (SBD), Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) laksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada malam hari di Wilayah Hukum Polres SBD. Tim yang dipimpin oleh KBO Lantas Ipda Wilfridus Arem, dan didampingi 5 Personil lainnya melakukan patroli tersebut tepatnya di Jalan Sapurata, Alun-Alun Kota Tambolaka dan […]

  • Pena atau Bulpen, Penemuan-penemuan yang masih digunakan hingga saat ini

    Penemuan-penemuan yang Telah Mengubah Dunia dan Sering Digunakan oleh Masyarakat Sumba Barat Daya

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dalam sejarah manusia, penemuan-penemuan penting telah memainkan peran kunci dalam perubahan dan kemajuan masyarakat. Beberapa penemuan tersebut tidak hanya memengaruhi cara kita hidup, tetapi juga telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Menurut lintassumba.com, berikut adalah beberapa penemuan yang telah mengubah dunia dan sering digunakan oleh masyarakat Sumba Barat Daya: 1. […]

  • Ternak babi yang mati akibat virus ASF (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Langkah-langkah Pengobatan yang Perlu Diketahui untuk Mengatasi Penyakit Virus ASF pada Babi

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penyakit African Swine Fever (ASF) merupakan ancaman serius bagi peternakan babi di seluruh dunia. Virus ASF sangat menular dan dapat menyebabkan kematian yang tinggi pada populasi babi. Namun, dengan pemahaman yang baik tentang penyakit ini dan langkah-langkah yang tepat, ada harapan untuk mengatasi penyebarannya. Berikut adalah beberapa cara untuk mengobati penyakit virus […]

  • Anggota Komisi IX DPR RI Ratu Ngadu Wulla Talu, menari bersama Warga Desa Wainyapu, saat kunjungan bersama BKKBN Provinsi NTT (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Ratu Ngadu Wulla Talu Sambangi Desa Wainyapu, Warga: Ini Cara Pandang Kami di Akar Rumput!

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kunjungan Ratu Ngadu Wulla Talu ke Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Sumba Barat Daya (SBD), pada Selasa, 06 Agustus 2024, mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Dalam kunjungan ini, terlihat antusiasme warga yang begitu tinggi, mencerminkan kerinduan dan harapan yang selama ini mereka simpan. Kedatangan Ratu Ngadu Wulla Talu ke Wilayah Selatan […]

  • Hari ini Indonesia akan melawan Australia pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Hari Ini! Indonesia Hadapi Australia Demi Tiket Piala Dunia

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ada perubahan dalam skuad Garuda menjelang laga melawan Australia pada Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Namun, perubahan tersebut tidak akan drastis mengingat keterbatasan waktu. Hal ini diungkapkan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, dalam konferensi pers, pada Rabu, 19 Maret 2025. “Akan ada perubahan, tetapi itu tetap rahasia tim,” ungkapnya. […]

expand_less