Video Perempuan Digerebek di Rumah Dinas Kalapas Waingapu Kembali Viral, Ini Faktanya
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month 18 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi. Penggerebekan di rumah dinas Kalapas Waingapu (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Video yang memperlihatkan penggerebekan di rumah dinas Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Waingapu kembali viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Video berdurasi sekitar 2 menit 49 detik tersebut memperlihatkan sejumlah petugas mendatangi rumah dinas Kalapas. Dalam rekaman, petugas mengetuk salah satu pintu kamar hingga akhirnya seorang perempuan membuka pintu.
Kemunculan kembali video tersebut di media sosial sempat memunculkan berbagai spekulasi seolah-olah peristiwa itu merupakan kejadian baru yang terjadi di rumah dinas Kalapas Waingapu saat ini.
Namun, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memastikan video tersebut merupakan rekaman peristiwa lama yang terjadi pada November 2024.
Juru Bicara Ditjenpas, Rika Aprianti, dalam keterangannya, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mengatakan pejabat yang saat itu menempati rumah dinas dan menjabat sebagai Kalapas Waingapu berinisial RB telah mendapatkan tindakan tegas.
“Video tersebut adalah video lama yang terjadi pada November 2024,” katanya.
Menurut Rika, pejabat berinisial RB tersebut langsung dicopot dari jabatannya setelah peristiwa itu. Yang bersangkutan juga menjalani pemeriksaan dan dikenai tindakan administratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Klarifikasi serupa disampaikan Kalapas Kelas IIA Waingapu saat ini, Gidion I.S.A. Pally.
Gidion menegaskan peristiwa dalam video tersebut terjadi ketika Lapas Kelas IIA Waingapu masih dipimpin Revanda Bangun, bukan pada masa kepemimpinannya.
Menurut Gidion, Revanda Bangun telah diperiksa oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT setelah peristiwa tersebut dan proses penanganannya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Setelah itu, terjadi pergantian kepemimpinan. Gidion menerima serah terima jabatan sebagai Kalapas Kelas IIA Waingapu pada 23 Januari 2025, sehingga Revanda Bangun tidak lagi menjabat sebagai Kalapas Waingapu.
Karena itu, Gidion meminta masyarakat memahami konteks waktu video tersebut agar tidak muncul kesalahpahaman terhadap kondisi Lapas Waingapu saat ini.
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba



Saat ini belum ada komentar