Mewakili Bupati, Kadis Perpustakaan SBD Hadiri Misa Pemberkatan Gereja di Kodi Utara
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Wilhelmus Mali, mewakili Bupati SBD menghadiri Misa Pemberkatan Gereja Stasi Santa Teresia dari Calcuta.
Perayaan misa berlangsung di Stasi Santa Teresia dari Calcuta, Billa Karendi, Paroki Santo Paulus Ande Ate, Kecamatan Kodi Utara, pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Misa pemberkatan tersebut dipimpin Uskup Keuskupan Weetabula, Mgr. Edmund Woga, CSsR, didampingi Pastor Paroki Santo Paulus Ande Ate, RD. Stefanus Tamu Ama.
Perayaan itu turut dihadiri para imam, biarawan dan biarawati, donatur, Camat Kodi Utara, Kepala Desa Bukambero, para pendidik, kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, panitia pembangunan, serta ratusan umat.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten SBD menjadi bentuk dukungan terhadap kehidupan keagamaan sekaligus upaya memperkuat toleransi dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutan tertulis Bupati SBD yang dibacakan Wilhelmus Mali, pemerintah daerah menyebut pemberkatan gereja sebagai momentum syukur atas terselesaikannya pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Kiranya gereja ini menjadi tempat bertumbuhnya nilai kasih, kepedulian, serta semangat untuk menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat,” katanya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Uskup Keuskupan Weetabula, Pastor Paroki, panitia pembangunan, para donatur, dan seluruh umat yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan gereja.
Menurut pemerintah daerah, pembangunan rumah ibadah tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan iman umat, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten SBD, kata Bupati, akan terus membangun sinergi dengan lembaga keagamaan dan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan kehidupan daerah yang rukun, damai, toleran, dan saling menghargai.
Pemkab SBD juga mengajak umat Stasi Santa Teresia dari Calcuta menjaga serta merawat gereja dengan penuh tanggung jawab.
Gereja tersebut diharapkan menjadi tempat pertumbuhan iman sekaligus ruang pelayanan kepada sesama demi memperkokoh persaudaraan masyarakat di Kabupaten SBD.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba



Saat ini belum ada komentar