Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 2 Perempuan Asal Loura NTT Diduga Ditahan Bos di Jakarta, 10 Bulan Tak Digaji

2 Perempuan Asal Loura NTT Diduga Ditahan Bos di Jakarta, 10 Bulan Tak Digaji

  • account_circle Ming Ghoghi
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA Dua perempuan asal Desa Bondo Boghila, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku ditahan oleh majikan mereka di Jakarta.

Keduanya bekerja di rumah majikan yang beralamat di Jalan Kenari Golf 5 No. 73, RT 6/RW 2, Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kepada awak media, Uly, salah satu korban, mengatakan dirinya telah bekerja selama satu tahun, sementara adiknya selama 10 bulan.

Selama bekerja, kata Uly, sistem pembayaran gaji dilakukan setiap tiga bulan sekali. Namun, dalam 10 bulan terakhir, keduanya tidak lagi menerima gaji.

Merasa dirugikan, keduanya meminta untuk dipulangkan. Namun, permintaan tersebut tidak diizinkan oleh majikan. Mereka justru diminta mencari pengganti sebelum diperbolehkan pulang.

Uly juga menyebut, sejak awal tidak ada kesepakatan kontrak kerja resmi bermaterai antara mereka dengan pihak majikan.

Ia menjelaskan, sebelum berangkat ke Jakarta, adiknya dijanjikan hanya akan mengerjakan satu jenis pekerjaan. Namun setelah tiba di lokasi kerja, pekerjaan yang diberikan tidak sesuai yang dijanjikan.

“Awalnya mereka janjikan untuk mengerjakan satu pekerjaan, sesampai di sini, tidak sesuai yang di janjikan. Terus KTP di minta, gaji 3 bulan sekali baru di ambil,” katanya lewat Whatsapp.

Selain itu, terjadi perubahan nominal gaji. Awalnya dijanjikan Rp1,8 juta, namun berubah setelah tiba di Jakarta.

Uly mengatakan, saat adiknya meminta pulang karena ibunya sakit dan ingin melanjutkan kuliah, majikan tidak mengizinkan.

“Terus saya punya adik, sebelum datang awal gajinya di janjikan Rp1,8 juta. Terus sampai di Jakarta di bilang Rp1,7 juta. Terus waktu saya punya adi mau minta pulang karena mamanya sakit, tapi bos nya gak di ijinin. Terus gajinya di potong Rp1,5 lagi,” tambahnya.

Uly juga mengungkapkan kondisi kerja yang dinilai tidak nyaman karena sikap majikan yang kerap marah hampir setiap hari.

“Terus bosnya kuat marah juga, hampir setiap hari marahnya. Di sini kita betul-betul tidak nyaman dan tidak betah,” ujarnya.

Dalam rekaman yang diterima media ini, terdengar suara seorang perempuan yang diduga adalah majikan.

Ia meminta kedua pekerja tersebut untuk mencari pengganti terlebih dahulu sebelum diizinkan pulang.

“Terus kita mau pulang, tapi di suru cari pengganti. Kalau belum ada pengganti, kita tidak bisa pulang,” sambung Uly.

Kedua perempuan itu mengaku tidak nyaman berada di tempat kerja dan ingin segera pulang. Namun, KTP dan upah mereka ditahan oleh majikan.

Saat ini, keduanya masih berada di rumah majikan dan mengaku tidak tahu harus berbuat apa.***

  • Penulis: Ming Ghoghi
  • Editor: Ming Ghoghi

Komentar (1)

  • MARKUS REKU NANGA

    Salom saudara, minta tolong kami bagian dari keluarga mereka sangat kecewa dengan membaca persoalan ini, kAmi mohon untuk di tindak lanjuti supaya anak dan adik kami bisa kembali ke sumba,

    Balas30 Maret 2026 18:56

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominikus Alphawan Rangga Kaka, turun langsung bersama warga memperbaiki ruas jalan tanjakan Waiha (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Rabat Jalan Provinsi Bersama Warga, Angga Kaka: Tuhan Memberkati!

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominikus Alphawan Rangga Kaka, turun langsung bersama warga memperbaiki ruas jalan tanjakan Waiha. Aksi itu berlangsung di Desa Walla Ndimu, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten SBD, pada Sabtu, 17 Mei 2026. Ketua DPC PDI Perjuangan SBD itu tampak hadir bukan sekadar meninjau, tetapi turun langsung di tengah […]

  • 8 Langkah Mengatasi Virus ASF pada Ternak Babi

    8 Langkah Mengatasi Virus ASF pada Ternak Babi

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Virus African Swine Fever (ASF) merupakan ancaman serius bagi industri babi di berbagai belahan dunia. ASF tidak hanya mengakibatkan kematian massal pada ternak babi, tetapi juga berdampak ekonomi yang besar bagi peternak dan industri terkait. Namun, dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, serta tindakan pengendalian yang efektif, kita dapat mengatasi penyebaran ASF dan […]

  • Jumpa Pers Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake bersama Jajaran pengurus KONI NTT terkait PON 21 (TIM/Lintas Sumba)

    Siap-siap jadi Tuan Rumah, Atlet NTT Target Posisi 10 Besar dalam PON 21

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) siap mendukung keikutsertaan Atlet NTT pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 21. Dukungan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTT Ayodhia Kalake, saat Jumpa Pers di Kantor Gubernur NTT, Kota Kupang pada Rabu, 17 April 2024. Event ini diketahui akan berlangsung di Provinsi Sumatera Utara dan […]

  • Ketua Komisi I DPRD SBD, Octavianus Dapa Talu bersama jajaran saat RDP bersama Dinas PMD, Dinas P dan K, serta Dinas Kesehatan SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Komisi I DPRD SBD Gelar RDP Bersama Tiga Dinas, Soroti Keluhan Masyarakat hingga Pengangkatan Guru PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komisi I DPRD Sumba Barat Daya (SBD) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas PMD, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) SBD. RDP berlangsung di Kantor DPRD SBD, Kadulla, Desa Kadi Pada, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Jumat, 27 Februari 2026. Pantauan Lintassumba.com, hadir dalam rapat itu, Kepala Dinas […]

  • PMD Kabupaten SBD, Simon Lende (JohanSogara/Lintas Sumba) Play Button

    Klarifikasi Simon Lende Sebelum Munculnya Bukti Transferan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dugaan tindak pidana pemerasan yang melibatkan seorang oknum Kepala Dinas (Kadis) di Sumba Barat Daya (SBD) terhadap kepala desa yang tersangkut kasus korupsi kembali mencuat dengan adanya temuan baru. Namun Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Simon Lende, telah memberikan klarifikasi terkait tudingan pungli ini, pada Rabu, 22 Januari 2024.***

  • Tuduhan Tak Berdasar: Ansy Lema Tidak Pernah Menyangkal Peran Jokowi di NTT

    Tuduhan Tak Berdasar: Ansy Lema Tidak Pernah Menyangkal Peran Jokowi di NTT

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Belakangan ini, muncul pemberitaan yang menyudutkan Calon Gubernur Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema), atas tuduhan “menyangkal” kerja nyata Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tuduhan tersebut tampak lebih seperti upaya manipulasi informasi yang tidak jujur. Bagaimana tidak? Dalam debat di Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana), Ansy […]

expand_less