Wakil Bupati SBD Pimpin Penanaman Mangrove Bersama Mahasiswa KKN UGM di Muara Weekelo
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, saat memberi sambutan dalam kegiatan edukasi dan penanaman Mangrove di Muara Air Laut Weekelo (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominikus Alphawan Rangga Kaka, membuka kegiatan edukasi dan penanaman mangrove yang digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kegiatan ini berlangsung di kawasan Muara Air Laut Weekelo, Desa Radamata, Kecamatan Kota tambolaka, pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten SBD, Universitas Gadjah Mada, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten SBD, Kepala Dinas Perikanan, Dosen Pembimbing Lapangan KKN-PPM UGM Unit Nawadaya Dr. R.A. Antari Innaka Turingsih, jajaran Kecamatan Kota Tambolaka, Lurah Waitabula, Kepala Desa Radamata, mahasiswa KKN-PPM UGM, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Angga Kaka menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia dan pelestarian lingkungan hidup.
Menurutnya, kegiatan edukasi dan penanaman mangrove sejalan dengan visi Kabupaten SBD, yakni mewujudkan daerah yang berkarakter, sehat, cerdas, berketahanan pangan, serta berbudaya menuju Indonesia Emas 2045.
Angga Kaka mengatakan perubahan iklim menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi bersama. Karena itu, keberadaan hutan mangrove memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir dari abrasi, menjaga kualitas air, menyerap emisi karbon, sekaligus menjadi habitat berbagai biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan pelestarian mangrove sebagai gerakan bersama. Menurutnya, edukasi lingkungan menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.
“Menanam adalah langkah awal, namun merawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada yang telah memilih Kabupaten SBD sebagai lokasi pengabdian masyarakat.
Ia berharap ilmu, inovasi, dan semangat kolaborasi yang dibawa mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Usai membuka kegiatan secara resmi, Wakil Bupati bersama Kepala Bapperida, Kepala Dinas Perikanan, dosen pembimbing lapangan, aparatur pemerintah kecamatan dan kelurahan, mahasiswa KKN-PPM UGM, serta warga turun langsung ke kawasan pesisir Muara Weekelo untuk menanam bibit mangrove.***
- Penulis: Johan Sogara
- Editor: Lintas Sumba

Saat ini belum ada komentar