LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terus memperkuat upaya penanganan stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak.

Salah satunya dilakukan dengan memberikan bantuan ternak kepada keluarga yang memiliki anak dalam kategori stunting.

Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyerahkan bantuan sebanyak 360 ekor bebek kepada masyarakat di Desa Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat, pada Rabu, 30 September 2026.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten SBD, Camat Wewewa Barat, Kepala Desa Waimangura, Kepala Puskesmas Waimangura, serta para orang tua dan anak penerima bantuan.

Dalam arahannya, Bupati Ratu Wulla mengatakan bahwa stunting merupakan tantangan serius yang harus ditangani secara bersama-sama.

Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.

Ia menjelaskan, penanganan stunting sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten SBD, yakni “Sumba Barat Daya Sehat, Cerdas dan Berketahanan Pangan.”

Visi tersebut menjadi salah satu arah pembangunan daerah dengan menempatkan anak-anak sebagai salah satu prioritas utama.

“Sebagai salah satu bentuk intervensi spesifik, hari ini pemerintah hadir memberikan bantuan ternak bebek. Daging dan telur bebek mengandung protein hewani yang sangat dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten SBD telah menyediakan 870 ekor bebek dan 1.260 ekor ayam yang akan didistribusikan secara bertahap kepada anak-anak yang masuk kategori stunting.

Untuk Desa Waimangura, bantuan yang diserahkan sebanyak 360 ekor bebek dan diperuntukkan bagi 60 anak penerima.

Bupati berpesan kepada para penerima agar ternak yang diberikan dipelihara dan dirawat dengan baik. Bebek tersebut diharapkan dapat berkembang sehingga daging dan telurnya bisa dimanfaatkan sebagai sumber asupan gizi bagi anak-anak.