Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Aktivis GMNI SBD Ajak Mahasiswa Tak Ragu Berorganisasi: Di Sini Karakter dan Masa Depan Dibentuk

Aktivis GMNI SBD Ajak Mahasiswa Tak Ragu Berorganisasi: Di Sini Karakter dan Masa Depan Dibentuk

  • account_circle Hans Wea
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumba Barat Daya (SBD) kembali menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam organisasi, terutama di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

Pesan ini disampaikan oleh aktivis GMNI SBD, Jean Bayo, saat ditemui Lintassumba.com di sekretariat GMNI SBD, belum lama ini.

Jean Bayo, yang juga Ketua Panitia PPAB IX GMNI SBD baru-baru ini, menekankan bahwa organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi ruang pembentukan karakter dan kompetensi yang sangat dibutuhkan mahasiswa.

“Mahasiswa yang aktif berorganisasi biasanya memiliki jaringan yang lebih luas, pengalaman yang lebih matang, serta kepercayaan diri yang lebih tinggi. Itu modal besar untuk bersaing di dunia pekerjaan,” ujarnya.

Jean menepis anggapan bahwa organisasi mengganggu kuliah. Sebaliknya, menurutnya, organisasi justru menjadi wahana belajar yang melengkapi proses akademik.

“Organisasi bukan pengganggu kuliah, justru penunjang keberhasilan studi jika dikelola dengan baik. Di sana Anda belajar disiplin, manajemen diri, dan bagaimana mengatur prioritas,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai nilai penting yang dibutuhkan di dunia profesional justru ditempa melalui rutinitas organisasi.

“Disiplin, tanggung jawab, integritas, dan komitmen akan terbentuk melalui aktivitas organisasi. Itu bekal untuk menuju masa depan yang lebih cerah. Dan adik-adik kita akan mempelajari semuanya di GMNI,” tegasnya.

Dalam pernyataanya, Jean juga mengajak para mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif untuk tidak ragu mengambil keputusan bergabung di organisasi.

  • Penulis: Hans Wea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yohanes Dapa Roka (Kiri), bediri di samping tiang listrik yang mangkrak di Desa Wee Limbu, dan tiang listrik (kanan) yang telah ditancap di Desa Mawo Dana (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tiang-Tiang Listrik Dibiarkan Mangkrak, Warga Wewewa Timur Desak Penyelesaian Infrastruktur

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kabel listrik sepanjang 350 meter yang berhenti di Logo Uwe, Desa Wee Limbu, Kecamatan Wewewa Timur, hingga kini belum tersambung ke Desa Mawo Dana, tepatnya di Iru Naga. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat setempat yang berharap adanya penerangan yang merata di daerah tersebut. Saat ditemui lintassumba.com, pada Sabtu, 07 September […]

  • Belajar Menjadi Pendengar yang Baik

    6 Tips Menjadi Pendengar yang Baik

    • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pernahkah kita mengutarakan isi hati kepada orang lain? Atau malah seringkalikah kita berada di situasi seperti ini? Ya sebagai makhluk Tuhan yang luar biasa, kita pasti membutuhkan orang lain untuk mendengarkan isi hati kita. Menjadi pendengar yang baik membutuhkan cara khusus atau ketrampilan khusus. Sadar atau tidak, setiap harinya kita pasti menemukan […]

  • Gambar Ilustrasi. Percakapan oknum pegawai Dinas P dan K Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Berinisial T denga kepala sekolah, dugaan pungli (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kepala Sekolah Bongkar Modus Pungli Oknum T di Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Praktik pungli di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terus terungkap. Oknum pegawai berinisial T diduga meminta uang 1 hingga 2 juta rupiah dengan janji memberikan bantuan pembangunan gedung sekolah. Banyak kepala sekolah mengaku dimintai uang dengan iming-iming tersebut, meski enggan menyebutkan nama mereka. Ironisnya, janji […]

  • Bupati Sumba Barat Daya dr. Kornelius Kodi Mete sedang memberikan imbauan terkait DBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    DBD jadi Ancaman Serius, dr. Kornelius Kodi Mete: Masyarakat Sigap, Pasti Selamat!

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat di berbagai belahan dunia, terutama di daerah tropis dan subtropis seperti Asia Tenggara. DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. DBD menjadi ancaman, terutama saat musim hujan yang membawa genangan air […]

  • Gambar Ilustrasi. Pentingnya pencegahan virus cacar monyet atau Mpox (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kemenkes: Vaksinasi Massal Virus Cacar Monyet Belum Diperlukan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menyatakan bahwa vaksinasi massal untuk mencegah penyebaran virus Mpox (cacar monyet) belum diperlukan di Indonesia. Keputusan ini diambil berdasarkan belum adanya rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Plt Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, mengatakan bahwa saat ini vaksinasi difokuskan untuk kelompok yang […]

  • Kepala Kepolisan Resor (Kapolres) TTU AKBP Moh. Mukhson (Istimewa/Lintas Sumba)

    Seorang Petani Asal TTU Terlibat Kasus Penganiayaan, Diduga karena Utang Ditagih

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebuah kejadian penganiayaan dilaporkan oleh Agustinus Molo (54), salah satu warga Desa Maukabatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa ini melibatkan Rizal Ambasan (25), seorang petani yang juga berasal dari Kecamatan Biboki Anleu. Hal ini disampaikan kepada lintassumba.com oleh Kapolres TTU AKBP Mohammad Mukhson, […]

expand_less