Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Trends » 7 Rempah Nusantara yang Terbukti Baik untuk Kesehatan, Ada yang Mudah Ditemukan di Sumba

7 Rempah Nusantara yang Terbukti Baik untuk Kesehatan, Ada yang Mudah Ditemukan di Sumba

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil rempah terbesar di dunia. Sejak berabad-abad lalu, rempah-rempah Nusantara tidak hanya menjadi bumbu penyedap masakan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional dan minuman herbal.

Kini, berbagai penelitian modern menunjukkan bahwa sejumlah rempah memang mengandung senyawa aktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa tanaman-tanaman herbal tersebut sebaiknya digunakan sebagai bagian dari pola hidup sehat dan bukan sebagai pengganti obat atau terapi medis.

Menariknya, sebagian besar rempah tersebut juga mudah ditemukan di Pulau Sumba, baik ditanam di pekarangan rumah maupun dijual di pasar tradisional.

  1. Jahe, Menghangatkan Tubuh dan Membantu Pencernaan

Jahe menjadi salah satu rempah yang paling populer di Indonesia. Kandungan gingerol di dalamnya dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Jahe juga kerap dimanfaatkan untuk membantu meredakan mual, menjaga kesehatan pencernaan, serta memberikan sensasi hangat pada tubuh, terutama saat cuaca dingin.

  1. Kunyit, Kaya Kurkumin

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa alami yang telah banyak diteliti karena sifat antioksidan dan antiradangnya. Dalam pengobatan tradisional, kunyit sering diolah menjadi jamu untuk membantu menjaga daya tahan tubuh serta mendukung kesehatan hati dan sendi.

  1. Temulawak, Rempah Asli Indonesia

Temulawak merupakan tanaman asli Indonesia yang telah lama dimanfaatkan sebagai bahan jamu. Rempah ini dipercaya membantu menjaga fungsi hati, meningkatkan nafsu makan, serta mendukung kesehatan saluran pencernaan.

  1. Serai, Harum dan Menyegarkan

Selain memberikan aroma khas pada masakan, serai mengandung senyawa citral yang memiliki potensi antioksidan dan antimikroba. Serai sering diseduh sebagai minuman herbal maupun dicampurkan ke dalam berbagai hidangan tradisional.

  1. Kayu Manis, Sahabat Pengendali Gula Darah

Kayu manis dikenal kaya antioksidan. Sejumlah penelitian menunjukkan rempah ini berpotensi membantu mengontrol kadar gula darah pada sebagian orang bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat. Namun, konsumsinya tetap perlu dilakukan secara wajar.

  1. Cengkeh, Rempah Beraroma Khas

Cengkeh mengandung eugenol, senyawa yang memiliki sifat antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Sejak dahulu cengkeh sering dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, termasuk untuk membantu meredakan nyeri ringan seperti sakit gigi.

  1. Pala, Rempah Kaya Antioksidan

Pala merupakan rempah khas Indonesia yang banyak digunakan dalam makanan maupun minuman. Kandungan antioksidannya diyakini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Namun, konsumsi pala dalam jumlah besar tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Masyarakat Sumba sebenarnya tidak asing dengan berbagai rempah tersebut. Jahe, kunyit, serai, hingga temulawak banyak ditanam di pekarangan rumah atau tersedia di pasar tradisional.

Selain memperkaya cita rasa masakan, rempah-rempah ini dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat jika dikonsumsi secara seimbang.

Meski memiliki banyak manfaat, rempah bukanlah obat untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Jika mengalami keluhan kesehatan yang serius atau berkepanjangan, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.***

 

  • Penulis: Johan Sogara
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasangan Calon Bupati Sumba Barat Daya (Kiri-Kanan): Adilalo-Yeremia Tanggu, Ratu Wulla-Angga Kaka, Gustaf-SLD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pilkada SBD 2024: Tiga Pasangan Calon Disahkan, Ratu-Angga Pimpin dengan 88.746 Suara

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi menetapkan tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dijadwalkan berlangsung pada bulan November 2024. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno tertutup, yang dituangkan dalam pengumuman nomor 569/PL.02.2-Pu/5318/2024. Pleno tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal […]

  • Presiden Joko Widodo diwawancarai awak media usai memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada Prabowo Subianto

    Kenaikan Pangkat Istimewa Prabowo Subianto, Presiden: Usulan Panglima TNI

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kenaikan pangkat yang diberikan kepada Prabowo Subianto merupakan rekomendasi dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo kepada awak media, setelah memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada Prabowo Subianto, dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri Tahun 2024 yang dilaksanakan di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, pada Rabu, […]

  • Gambar Ilustrasi. Percakapan oknum pegawai Dinas P dan K Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Berinisial T denga kepala sekolah, dugaan pungli (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kepala Sekolah Bongkar Modus Pungli Oknum T di Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Praktik pungli di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) terus terungkap. Oknum pegawai berinisial T diduga meminta uang 1 hingga 2 juta rupiah dengan janji memberikan bantuan pembangunan gedung sekolah. Banyak kepala sekolah mengaku dimintai uang dengan iming-iming tersebut, meski enggan menyebutkan nama mereka. Ironisnya, janji […]

  • dr. Kornelius Kodi Mete saat ditemui awak media di Tana Buru, Kapaka Madeta, sebelum rekonsiliasi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Dua Kubu Berdamai, dr. Kornelius Kodi Mete: Yang Masih Berbeda, Gabunglah!

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mantan Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu, dan Bupati SBD sekarang dr. Kornelius Kodi Mete, akan melakukan rekonsiliasi. Acara ini akan dilakukan melalui prosesi ritual adat yang berlangsung di Tana Buru, Desa Kapaka Mendeta, Kecamatan Kodi, Kabupaten SBD, pada hari ini, Kamis, 11 Juli 2024. Dalam wawancaranya dengan awak media […]

  • PPN/Bappenas menyatakan MBG menjadi bagian nyata menuju Visi Indonesia Emas 2045 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Indonesia Dorong MBG di Forum PBB

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Indonesia menegaskan komitmennya membangun generasi unggul lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di forum internasional. Wakil Menteri PPN/Bappenas Febrian Ruddyard menyatakan MBG menjadi bagian nyata menuju Visi Indonesia Emas 2045. Program ini menyasar siswa, santri, ibu hamil, menyusui, dan balita, dengan fokus pada gizi, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. Program ini juga, […]

  • Gambar Ilustrasi. Seorang wanita sedang menulis surat untuk sang Pahlawan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Surat Kecil untuk Sang Pahlawan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Untukmu, nama yang beberapa hari terakhir ini terus menjadi perbincangan di meja makan keluarga kami, di meja-meja seluruh Indonesia, hingga di ruang-ruang publik. Nama yang tak henti terdengar di telinga ini. Bukan karena engkau bagian dari para pendemo, bukan pula karena ikut menyelinap mengambil keuntungan dari peristiwa belakangan ini, apalagi termasuk mereka […]

expand_less