Keluarga Almarhum Lukas Bili Lede Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Berbagai Pihak dalam Pemulangan Jenazah dari Bali ke Sumba
- account_circle Kobus Tena
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anak sulung almarhum Lukas Bili Lede, Rivon Lubil, bersama keluarga di samping jenazah di rumah duka Kampung Tanggu Ege, Desa Umbu Wango, Kecamatan Wewewa Selatan, Sumba Barat Daya, usai pemulangan jenazah dari Bali. (Foto: Kobus Tena/LintasSumba.com)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Keluarga almarhum Lukas Bili Lede menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang membantu proses pemulangan jenazah sejak almarhum menjalani perawatan di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga tiba di Bandara Lede Kalumbang, Kota Tambolaka, pada 22 Juli 2026.
Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Kampung Tanggu Ege, Desa Umbu Wango, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada hari yang sama.
Ungkapan terima kasih itu disampaikan anak sulung almarhum, Rivon Lubil, saat ditemui Lintassumba.com di rumah duka, pada Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Rivon, seluruh rangkaian pemulangan jenazah hingga pelaksanaan prosesi adat dapat berjalan lancar berkat kebersamaan keluarga dan dukungan dari berbagai pihak.
Ia mengatakan, sejak ayahnya menjalani perawatan di Bali, keluarga besar terus mendampingi hingga proses pemulangan ke Sumba.
Empat kakak kandung almarhum, yakni Yosef Bili Dangga, Dominikus, Dapa Sairo, dan Yohanes Lene Malo, turut mengambil bagian dalam seluruh rangkaian prosesi.
“Seluruh proses ini tidak lepas dari campur tangan keluarga. Atas nama pribadi dan keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada semua saudara yang sejak Bapak sakit di Bali terus mendampingi hingga jenazah tiba di Kampung Tanggu Ege,” kata Rivon.
Selain keluarga, bantuan juga datang dari berbagai unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan aparat keamanan.
Rivon menyebut dukungan diberikan oleh Direktur Utama Bandara Lede Kalumbang, Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Ikatan Keluarga Besar Sumba Barat Daya (IKBS) di Pulau Bali, serta jajaran kepolisian yang mengawal perjalanan jenazah sejak penjemputan di bandara hingga tiba di rumah duka.
“Kami bersyukur karena banyak pihak membantu. Ada yang memberikan bantuan berupa fasilitas, ada juga yang memberikan santunan kepada keluarga. Semua itu sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Rivon mengatakan keluarganya juga menerima ucapan belasungkawa dari Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, sebagai bentuk perhatian kepada keluarga yang sedang berduka.
Ia menjelaskan, almarhum meninggalkan dua orang istri, yakni Carolina Bili dan Maria Tamatu.
Rivon merupakan anak pertama almarhum. Sementara dari istri kedua, almarhum meninggalkan Alfredi Lubil, Indriani Lubil, Franky Lubil, Ran Lubil, dan Ricardo Lubil.
Selama proses pemulangan di Sumba Barat Daya, jenazah mendapat pengawalan dari personel Satlantas Polres Sumba Barat Daya sehingga seluruh rangkaian perjalanan berlangsung aman dan lancar.
Secara khusus, Rivon menyampaikan terima kasih kepada Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthin Ardjon, S.H., atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada keluarganya.
“Saya juga berterima kasih kepada Wakapolres Sumba Barat Daya, Kompol Marthin Ardjon, S.H., yang sudah membantu atas berpulangnya bapak saya,” ucapnya.
Di akhir penyampaiannya, Rivon berharap seluruh bantuan, perhatian, dan doa yang diberikan keluarga, pemerintah, aparat keamanan, serta semua pihak yang terlibat dalam proses pemulangan jenazah menjadi berkat bagi mereka yang telah menunjukkan kepedulian kepada keluarganya.***
- Penulis: Kobus Tena
- Editor: Lintas Sumba

Saat ini belum ada komentar