Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Wabah Penyakit Kembali Melanda Ternak Babi di Sumba Barat, Warga: Banyak Sekali yang Mati!

Wabah Penyakit Kembali Melanda Ternak Babi di Sumba Barat, Warga: Banyak Sekali yang Mati!

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali dilanda wabah penyakit yang mengancam peternakan babi.

Wabah ini menjadi sorotan karena dampaknya yang merugikan bagi ekonomi lokal dan kehidupan masyarakat setempat.

Penyakit yang kembali muncul ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan peternak babi, karena telah mengakibatkan kematian massal pada ternak babi dan menimbulkan kerugian finansial yang signifikan.

“Banyak sekali yang mati (ternak babi). Stres benar,” ungkap Abilio Tena, salah satu warga Sumba Barat, saat ditemui lintassumba.com pada Selasa, 02 April 2024.

Selain itu, penyakit ini juga berpotensi menyebar lebih luas dan mempengaruhi rantai pasokan pangan di daerah tersebut.

Salah satu dampak utama dari wabah ini adalah kerugian besar bagi peternak babi yang menggantungkan hidupnya pada usaha ternak ini.

Banyak peternak yang merasa putus asa karena investasi mereka dalam beternak babi hancur akibat penyakit yang melanda.

“Ada yang mati semua (Ternak). Yang lebih parah, babi yang sudah besar bahkan bertaring mati gara-gara ini penyakit,” jelas Abilio Tena.

Kejadian ini juga berdampak pada kesejahteraan ekonomi keluarga, karena babi merupakan salah satu aset utama yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Tak hanya itu, wabah ini juga memberikan dampak yang luas bagi ekonomi lokal Sumba Barat.

Wabah penyakit yang kembali melanda ternak babi di Sumba Barat mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi ancaman kesehatan hewan.

Lebih dari itu, hal ini juga menyoroti urgensi untuk diversifikasi ekonomi lokal sehingga masyarakat tidak terlalu rentan terhadap kerugian akibat wabah penyakit yang dapat muncul kapan saja.

Dengan kerja sama yang solid antara pemerintah, petani, peternak dan masyarakat lokal, diharapkan dapat ditemukan solusi yang efektif untuk mengatasi wabah ini dan memulihkan kehidupan ekonomi di Sumba Barat.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Antonius Landi, saat reses di Mareweta, Desa Weri Lolo, Wewewa Selatan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Reses di Weri Lolo, Antonius Landi Soroti Tiga Masalah Krusial Warga

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebagai bagian dari masa sidang III 2024–2025, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dapil III Sumba, Antonius Landi, lakukan reses. Kegiatan berlangsung di Mareweta, Desa Weri Lolo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, pada Jumat, 18 Juli 2025. Reses tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama sepuluh […]

  • PMKRI Waingapu Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Dosen Unkriswina Sumba WAINGAPU

    PMKRI Waingapu Kecam Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Dosen Unkriswina Sumba WAINGAPU

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kobus Tena
    • 0Komentar

    LINTASSUMBA.COM – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Waingapu St. Antonius de Padua mengecam dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan seorang oknum dosen Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba terhadap mahasiswinya. Pernyataan sikap itu disampaikan PMKRI Waingapu pada Rabu, 28 Mei 2026, menyusul mencuatnya informasi dugaan pelecehan seksual yang menjadi perhatian publik di […]

  • Visual Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Timur - NTT, pada Rabu, 05 Juni 2024 (TIM/Lintas Sumba)

    Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Naik Level III Siaga, BVMBG Imbau Masyarakat Jauhi Pusat Erupsi

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menaikkan tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gunung Lewotobi yang sebelumnya Level II Waspada kini menjadi Level III Siaga. Dalam keterangan resminya yang diterima di Kupang, pada Senin, 10 Juni 2024, Kepala Pusat Vulkanologi dan […]

  • Lahan 50 meter ditanami bawang merah oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Gampong Ladang, Aceh Barat (Muhibbul Jamil/Lintas Sumba)

    Dengan Bantuan UTU, KWT Gampong Ladang Semakin Mandiri: Lahan 50 Meter Ditanami Bawang Merah

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Lintas Sumba
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kelompok Wanita Tani (KWT) Gampong Ladang kembali melakukan penanaman bawang merah keempat kalinya di lahan 50 meter. Penanaman berlangsung di Gampong Ladang, Kecamatan Sama Tiga, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, pada Selasa, 26 Agustus 2025. Ketua KWT Gampong Ladang, Maryani, menyampaikan apresiasi kepada dosen Universitas Teuku Umar (UTU) yang mendampingi kegiatan pertanian kelompoknya. […]

  • Anggota DPR RI Ratu Wulla Talu (RWT) bersama BPOM di Kupang lakukan sosialisasi dalam bentuk KIE Obat dan Makanan Bersama Tokoh Masyarakat (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Sosialisasi Bersama BPOM di Kadekap, Ratu Wulla Talu Tekankan 3 Fungsi Utama Anggota DPR

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kupang melakukan sosialisasi dalam bentuk Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan Bersama Tokoh Masyarakat. Kegiatan ini tepatnya dilaksanakan di Desa Kalembu Kaha, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat, 05 April 2024. Sosialisasi kesehatan itu dihadiri […]

  • Serah terima peta jalan SMK Don Bosco oleh Project Director, P. Yohanes Boedirahardjo Soerjonoto, SDB, kepada Koordinator Pengawas Sekolah SMA/SMK/SLB Sumba Barat Daya, Ibrahim Boimau (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Edu-Conference SMK Don Bosco: Perkuat Pendidikan Vokasi Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dalam upaya mendukung pendidikan vokasi yang adaptif dan relevan, serta mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan di era Indonesia Emas 2045, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Don Bosco menggelar Edu-Conference. Kegiatan bertajuk “Pendidikan Vokasi Sumba Barat Daya Menuju Indonesia Emas” ini berlangsung di Aula SMK Don Bosco, Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat […]

expand_less