Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prof. Jimly Asshiddiqie: Lebih Baik Golkar Menolak Pengunduran Diri Airlangga

Prof. Jimly Asshiddiqie: Lebih Baik Golkar Menolak Pengunduran Diri Airlangga

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara, Prof. Jimly Asshiddiqie, menilai bahwa Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar lebih baik menolak pengunduran diri Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum demi kepentingan Pilkada 2024.

Menurut Jimly, dukungan kepada bakal pasangan calon (paslon) kepala daerah memerlukan tanda tangan ketua umum yang definitif.

“Lebih baik jika dari kalangan internal Golkar ada gerakan menolak pengunduran diri ketua umum hingga pelaksanaan munas yang tinggal beberapa bulan lagi. Secara formal, Airlangga masih menjadi ketua umum hingga munas, terutama untuk kepentingan penandatanganan surat-menyurat terkait dukungan paslon pilkada mendatang,” ujar Jimly kepada awak media di Jakarta, pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Sebagai mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan saat ini aktif sebagai Anggota DPD RI, Jimly mengungkapkan keprihatinannya atas keputusan Airlangga untuk mundur.

Dalam akun pribadinya di platform X (@JimlyAs) pada Senin, 12 Agustus, Jimly menulis bahwa meskipun prihatin, ia salut terhadap keputusan yang diambil oleh Airlangga.

“Mundurnya ketua umum Golkar ini mengejutkan, terutama karena jadwal munas sudah semakin dekat. Saya prihatin dan merasa sayang, namun sekaligus salut kepada Airlangga yang berhati mulia dan berjiwa besar,” tulisnya.

Airlangga Hartarto secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai ketua umum Partai Golkar di Jakarta pada Minggu, 11 Agustus 2024, melalui sebuah rekaman video yang disiarkan oleh partai.

Ia menyatakan bahwa keputusan untuk mundur telah diambil sejak Sabtu malam, 10 Agustus.

Menanggapi pengunduran diri tersebut, sejumlah pengurus partai langsung mengadakan jumpa pers pada Minggu malam dan menegaskan bahwa partai harus segera menggelar rapat pleno untuk membahas sikap resmi dan menentukan status Airlangga setelah keputusannya mundur.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola, saat membacakan laporan Pansus 2 dalam Sidang Paripurna XIX Masa Sidang II DPRD SBD (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pansus 2 DPRD SBD Soroti Kejanggalan Data di Tiga Ranperda

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyoroti sejumlah kekeliruan data dan ketidaksesuaian syarat dalam tiga rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang sedang dibahas. Catatan itu mencakup penyesuaian dua kecamatan baru dan pembentukan desa. Catatan tersebut disampaikan dalam Sidang Paripurna XIX Masa Sidang II DPRD SBD, pada Selasa, 12 Agustus […]

  • Penjabat Bupati Sumba Barat Daya, Ir. Yohanes Oktovianus, saat sosialisasi Pemilu damai di Kecamatan Kodi Balaghar (Prokopim SBD/Lintas Sumba)

    Dorong Pemilu Damai, Penjabat Bupati SBD Kunjungi Kodi Balaghar dan Kodi Bangedo

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penjabat Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ir. Yohanes Oktovianus, melaksanakan kunjungan kerja yang dipadukan dengan sosialisasi Pemilu damai di Kecamatan Kodi Balaghar dan Kodi Bangedo, pada Jumat pekan lalu. Kegiatan ini dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan tujuan untuk memantau proyek pembangunan yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten SBD. Kegiatan […]

  • Hari ini, Kejaksaan Negeri Sumba Barat akan umumkan tersangka dugaan kasus korupsi Lawadi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Hari Ini! Kejari Sumba Barat akan Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Perumda Lawadi

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya terus menjadi sorotan publik, terutama terkait dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Lawadi. Kasus ini ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba Barat yang sebelumnya berada di bawah pimpinan Bintang Latinusa Yusvantare. Yusvantare kini telah berpindah tugas ke Kejaksaan Marangin, Jambi. Peralihan kepemimpinan ini […]

  • Paket OASE, Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang (Kiri) dan Emanuel Melkiades Laka Lena (Kanan) Ketua DPD I Golkar NTT (TIM/Lintas Sumba)

    Pasca Mundurnya Airlangga: Paket OASE Berpotensi Geser Melki Laka Lena di Pilgub NTT

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Situasi politik di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin memanas menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT 2024. Mundurnya Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar memicu berbagai spekulasi tentang dampaknya terhadap pencalonan pasangan Orias Petrus Moedak dan Sebastian Salang, yang dikenal sebagai Paket OASE. Pengunduran diri Airlangga membuka peluang baru bagi Paket […]

  • Gambar Ilustrasi. Apakah Dana BOS Harus Diberikan ke Yayasan? (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Apakah Dana BOS Harus Diberikan ke Yayasan? Simak Ini!

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) adalah program pemerintah untuk mendukung operasional pendidikan di sekolah negeri dan swasta. Pengelolaan dan penggunaannya diatur secara ketat agar sesuai dengan kebutuhan pendidikan siswa. Namun, muncul pertanyaan: apakah dana BOS harus diserahkan ke yayasan, terutama untuk sekolah swasta? Pengelolaan Dana BOS di Sekolah Swasta Sekolah swasta biasanya […]

  • Poster serial drama "Marry My Husband" asal Korea Selatan

    Webtoon ‘Marry My Husband’ akan Diubah jadi Drama Jepang

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Populer di negeri sakura, webtoon “Marry My Husband” sedang dalam proses pembicaraan untuk diubah menjadi drama Jepang. Dilansir dari Soompi, pada Rabu, 14 Februari 2024, sebuah sumber dari rumah produksi Studio Dragon menyatakan bahwa mereka sedang berdiskusi tentang pembuatan adaptasi drama Jepang dari Webtoon tersebut. Studio Dragon adalah perusahaan produksi yang bertanggung jawab […]

expand_less