Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Naik Level III Siaga, BVMBG Imbau Masyarakat Jauhi Pusat Erupsi

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Naik Level III Siaga, BVMBG Imbau Masyarakat Jauhi Pusat Erupsi

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menaikkan tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gunung Lewotobi yang sebelumnya Level II Waspada kini menjadi Level III Siaga.

Dalam keterangan resminya yang diterima di Kupang, pada Senin, 10 Juni 2024, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) Hendra Gunawan mengatakan bahwa masyarakat sudah tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar gunung tersebut.

Bahkan, kata dia, para pengunjung atau wisatawan sudah tidak melakukan kegiatan di sekitar Lewotobi Laki-laki.

“Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 3 km dari pusat erupsi, serta sektoral 4 km pada arah Utara-Timur laut dan 5 km pada sektor Timur Laut,” katanya.

Menurut hasil observasi menggunakan metode visual dan instrumental, Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

Oleh karena itu, tingkat aktivitas gunung dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) mulai tanggal 10 Juni 2024 pukul 09.00 WITA.

Hendra Gunawan mengungkapkan, melalui pengamatan secara visual, terlihat bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dalam rentang waktu 26 Mei 2024 hingga 9 Juni 2024.

Peningkatan ini dapat ditandai dengan terjadinya erupsi hampir setiap hari yang ditunjukkan oleh tinggi kolom erupsi rata-rata antara 100 hingga 900 meter dari puncak gunung.

Selain itu, pada tanggal 09 Juni 2024 terjadi erupsi strombolian yang menghasilkan sinar api yang terlihat saat erupsi.

Selama periode ini, jumlah gempa erupsi dan gempa vulkanik meningkat secara signifikan, dan terdapat catatan tentang adanya gempa guguran.

“Dari data kegempaan terlihat adanya kenaikan gempa-gempa vulkanik yang sangat signifikan,” ungkap Hendra Gunawan.

Seiring meningkatnya intensitas aktivitas tersebut, Badan Geologi menyarankan agar penduduk menghindari melakukan kegiatan di area yang telah ditetapkan.

Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan mengikuti petunjuk dari pemerintah daerah setempat.

“Masyarakat yang terdampak hujan abu memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,” pungkasnya.***

Ikuti berita terupdate Lintas Sumba dengan KLIK DI SINI.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakapolres SBD Kompol Jeffris Fanggidae (kiri), didampingi Kasat Reskrim Polres SBD AKP I Ketut Rai Artika (kanan) saat konferensi pers terkait kasus penambangan pasir liar di Pesisir Pantai Manangan Aba (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tak Disangka! Polres SBD Ambil Keputusan Ini Setelah Tangkap Dua Anak di Tambang Pasir Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Dari 15 pelaku yang diamankan Polisi dalam kasus penambangan Pasir Ilegal, dua di antaranya masih berstatus anak di bawah umur. Para pelaku ini diciduk Tim Satreskrim Polres Sumba Barat Daya (SBD), saat sedang melakukan penambangan di pesisir Pantai Mananga Aba, Desa Karuni, Kecamatan Loura, pada Rabu, 22 Januari 2025, pukul 14.20 WITA. […]

  • Gambar Ilustrasi. Dua anak sedang belajar bersama, Korban Mafia Pendidikan (Pixabay/JS/Lintas Sumba)

    Mafia Pendidikan Dibalik Dana BOS: Merugikan Masa Depan Generasi Muda SBD

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Berantas mafia pendidikan yang terkait dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan langkah yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Mafia pendidikan ini merugikan banyak pihak, terutama para siswa dan masyarakat luas. Penyalahgunaan dana BOS bukan hanya merugikan keuangan negara, […]

  • Ketua Fraksi PKB DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Tobias Dowa Lelu (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Ketua Fraksi PKB SBD Apresiasi Unjuk Rasa Mahasiswa: Pastikan Aspirasi Dibahas Tuntas

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Ketua Fraksi PKB DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Tobias Dowa Lelu, mengatakan unjuk rasa Cipayung Plus SBD tetap dipandang membawa nilai positif. Pernyataan itu disampaikan Tobias saat diwawancarai Lintassumba.com, pada Jumat, 12 September 2025. “Terkait dengan demonstrasi yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa, saya sebagai Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menerima itu secara […]

  • Gambar Ilustrasi. Seorang TKW Indonesia yang sedang bekerja di sebuah pabrik di China (Quân Lê Quốc/Pixabay/Lintas Sumba)

    7 Daerah Penyumbang TKW Terbesar di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia telah lama berkontribusi dalam perekonomian nasional melalui remitansi atau kiriman uang dari luar negeri. Banyak daerah di Indonesia menjadi penyumbang TKW terbesar, terutama dari wilayah dengan tingkat ekonomi rendah dan lapangan pekerjaan terbatas. Berikut adalah tujuh daerah penyumbang TKW terbesar di Indonesia: 1. Indramayu (Jawa Barat) […]

  • Gambar ini menggambarkan suasana penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan. Di dalam sebuah kamar kecil, terdapat noda darah yang mencemari lantai dan tempat tidur. Di meja, terlihat beberapa barang bukti, seperti pisau cutter, tisu bekas, dan ponsel, yang memberikan petunjuk mengenai kejadian tersebut. Wanita Michat Riau.

    Peristiwa Tragis Kamar 105: Wanita Michat Dibunuh Pria 19 Tahun

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Seorang pria bernama Alex Indra Lexmana Sihombing (19), harus diamankan polisi lantaran terlibat kasus pembunuhan. Laki-laki pradewasa itu dikabarkan menjadi penyebab meninggalnya Wiji Imelda (20). Korban tersebut ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Kartini, Kelurahan Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, pada Senin, 9 Desember 2024. Sementara pelaku […]

  • Pemda Sumba Barat Daya Provinsi Konsultasi Publik I Penyusunan KLHS RDTR Perkotaan Kodi (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Konsultasi Publik I Penyusunan KLHS RDTR Perkotaan Kodi, Bupati SBD: Keterlibatan Masyarakat Sangat Penting!

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Daerah (Pemda) Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Konsultasi Publik I. Kegiatan ini dilaksanakan tepatnya di Hotel Sinar Tambolaka, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten SBD, pada Selasa, 06 Agustus 2024. Peristiwa penting itu dilakukan dalam rangka penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) […]

expand_less