Arto Harumkan Prodi Ilmu Pertanian, Raih Juara II Lomba Solo di Unika Weetebula
- account_circle Ming Ghoghi
- calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Arto Amma Harumkan Prodi Ilmu Pertanian, Raih Juara II Lomba Solo di Unika Weetebula (Ming Ghoghi/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Lintas Sumba – Salah satu mahasiswa Program Studi Ilmu Pertanian, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Katolik (Unika) Weetebula, Arto Amma, berhasil mengharumkan nama prodinya melalui ajang lomba solo intra kampus.
Kegiatan yang digelar pada Februari 2026 itu menjadi bagian dari upaya kampus dalam mengembangkan bakat dan minat mahasiswa di bidang seni. Dalam lomba tersebut, Arto tampil memukau hingga berhasil meraih juara II.
Penampilannya di atas panggung tak hanya menunjukkan kemampuan vokal, tetapi juga berhasil menghadirkan suasana yang menyentuh, membuat penonton larut dan merasakan emosi dari lagu yang dibawakan.
Arto mengaku, keikutsertaannya dalam lomba solo bukan sekadar untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembuktian diri.
“Motivasi saya ikut kegiatan pekan seni Unika Weetebula dalam lomba vokal solo yaitu ingin mengembangkan bakat dan minat dalam hal bernyanyi, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi Ilmu Pertanian bukan hanya soal merawat tanaman, tetapi juga mampu dalam olah vokal dan bidang lainnya,” ujarnya kepada Lintas Sumba, Minggu, 22 Maret 2026.
Ia menambahkan, proses yang dilalui tidak mudah. Arto harus membagi waktu antara tanggung jawab akademik dan latihan vokal yang intens.
Baginya, panggung tersebut menjadi ruang untuk keluar dari stigma dan membuktikan bahwa mahasiswa pertanian memiliki potensi yang luas.
“Lewat lomba ini saya ingin menyampaikan bahwa setiap mahasiswa punya kesempatan yang sama untuk berkembang, selama ada kemauan dan keberanian untuk mencoba,” katanya.
Arto juga mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang diraih.
“Tentunya perasaan saya sangat senang dan tidak menyangka bisa mendapatkan juara II dalam kegiatan ini. Ini jadi pengalaman berharga bagi saya,” tuturnya.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin oleh kampus.
“Harapan saya kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin kampus, agar mahasiswa bisa terus mengembangkan bakat dan minat mereka, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga non-akademik,” kata Arto.
Capaian Arto menjadi bukti mahasiswa Ilmu Pertanian tidak hanya berkutat pada lahan dan teori, tetapi juga mampu bersinar di panggung seni, membawa nama prodi ke ruang-ruang yang lebih luas.***
- Penulis: Ming Ghoghi
- Editor: Ming Ghoghi








Saat ini belum ada komentar