Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ansy-Jane Pasti Menang? Yohanes Ngongo: NTT itu Nelayan Tani Ternak

Ansy-Jane Pasti Menang? Yohanes Ngongo: NTT itu Nelayan Tani Ternak

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Jane Natalia Suryanto, menjadi sosok yang spesial dalam keluarga besar Partai Hanura.

Demikian disampaikan Ketua DPC Hanura Sumba Barat Daya (SBD) Yohanes Ngongo, dalam orasi politiknya di Tambolaka, pada Sabtu, 12 Oktober 2024.

Hal tersebut ditegaskan Yohanes Ngongo, ketika menyambut langsung kedatangan Jane Natalia Suryanto, dalam safari politiknya saat itu.

“Jane Natalia Suryanto adalah bagian dari keluarga besar Partai Hanura Sumba Barat Daya. Jangan ada yang ganggu. Kalau ada yang ganggu, kami siap pasang badan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sosok Ansy Lema dan Jane Natalia Suryanto, sebagai kader muda yang energik dengan visi misi yang jelas.

Menurutnya, Ansy-Jane sangat memahami kondisi NTT yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan, petani, dan peternak.

“NTT itu Nelayan Tani Ternak,” katanya.

“Jadi kalau voting, Ansy-Jane pasti menang. Karena mayoritas NTT adalah nelayan, petani, dan peternak,” tambahnya.

Ansy-Jane didukung oleh empat partai politik untuk maju dalam Pilgub NTT 2024, yakni PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai Buruh dan PBB.

Yohanes Ngongo juga menekankan,  bahwa Ansy dan Jane bukan datang untuk berkuasa, tetapi untuk melayani rakyat NTT. Ia juga memuji kemampuan keduanya dalam mengelola dana dari pemerintah pusat.

“Kita tahu NTT adalah daerah subur, tetapi karena tidak dikelola dengan baik, kita malah mengimpor beras. Pemimpin seperti Ansy dan Jane adalah sosok yang betul-betul memahami kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominggus Dama dan Richardus Holo Kondo (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Menatap Pilkada 2024 SBD: Dominggus Dama dan Richardus Holo Kondo Berduet, 2 Partai Ini Disebut-sebut!

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Kontestasi politik di Sumba Barat Daya (SBD) semakin menarik perhatian publik dengan pengumuman keputusan beberapa kandidat untuk maju dalam Pilkada yang akan datang. Setelah sebelumnya Ratu Wulla Talu dan Angga Kaka, serta Frans M. Adilalo dan Jeremia Tanggu memastikan keikutsertaannya, kini giliran Dominggus Dama dan Richardus Holo Kondo yang juga siap untuk […]

  • Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat memberikan amanat dalam apel perdananya. Saa itu Bupati SBD memberikan penegasan terhadap para kades yang tidak hadir (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Bupati SBD Geram! Kehadiran Kades Minim di Apel Perdana, Instruksikan Audit Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    LINTAS SUMBA – Apel perdana di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya (SBD) pada Senin, 3 Maret 2025, menjadi momen yang memicu kekecewaan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla. Bagaimana tidak? Kehadiran kepala desa (kades) dalam apel tersebut tidak sesuai harapan, meskipun jumlah desa di SBD mencapai 173. Saat memberikan amanat, Bupati Ratu Wulla dengan […]

  • Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, geram melihat kehadiran Kepala Desa (Kades) tidak sesuai harapan. 3:00 Play Button

    Apel Perdana Sepi Kades, Bupati SBD Perintahkan Audit Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Apel perdana di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya (SBD) pada Senin, 3 Maret 2025, menjadi momen yang memicu kekecewaan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla. Bagaimana tidak? Kehadiran kepala desa (kades) dalam apel tersebut tidak sesuai harapan, meskipun jumlah desa di SBD mencapai 173. Saat memberikan amanat, Bupati Ratu Wulla dengan […]

  • Jane Natalia Suryanto, Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Periode 2024-2029 (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Kenapa Harus Jane Natalia Suryanto? Simak 3 Hal Penting Ini

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Perempuan telah lama memainkan peran penting dalam berbagai bidang kehidupan, tetapi di ranah politik, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT), keterlibatan mereka di posisi tertinggi masih sangat terbatas. Sejarah pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT belum pernah mencatat adanya perempuan yang menduduki posisi tersebut. Namun, gelombang perubahan saat ini tengah berkembang, didorong […]

  • Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya dan menegaskan soal audit dana desa (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Pertegas Soal Audit Dana Desa, Bupati SBD: Dana Banyak, Kok Tidak Ada Kemajuan?

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, menegaskan komitmennya untuk mengaudit pengelolaan dana desa. Hal tersebut dilakukan guna memastikan transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran. “Ketegasan saya bahwa saya ingin desa diaudit,” tegas Bupati SBD, saat ditemui wartawan, pada Kamis, 6 Maret 2025, di ruang kerjanya. Dia mengungkapkan, bahwa pemeriksaan dilakukan […]

  • Wakil Ketua 1 DPRD Sumba Barat Daya (SBD), Thomas Tanggu Dendo, menanggapi soal dugaan penyelewengan dana Desa Panenggo Ede (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Desa Panenggo Ede! Kunjungan Kontroversial Hanya Pencitraan? DPRD Angkat Bicara

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sejumlah proyek di Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), ditemukan mangkrak. Salah satunya adalah pemasangan 30 meteran listrik yang telah dianggarkan sejak 2021, namun hingga kini belum terealisasi. Proyek jalan desa yang baru dikerjakan juga memicu tanda tanya, mengingat anggarannya sudah dicairkan sejak Desember 2024. Selain itu, […]

expand_less