Fraksi NasDem SBD Soroti Lemahnya Dukungan Desa ke Program YHS
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Fraksi NasDem Sumba Barat Daya (SBD), Sirilus Lega, saat dialog dengan Yayasan Harapan Sumba (YHS) di Pasola Hall Sinar Tambolaka (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LINTAS SUMBA – Yayasan Harapa Sumba (YHS) yang berdiri sejak 2004, fokus pada kesehatan, pendidikan, dan ekonomi berkelanjutan.
Sasarannya adalah kelompok marjinal. Program yayasan ini meliputi sanitasi, PHBS, advokasi pelayanan dasar, hingga penguatan ekonomi hijau.
Upaya pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui kerajinan dan pertanian ramah lingkungan.
Hal ini dinilai sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan mendorong kemandirian ekonomi lokal.
Ketua Fraksi NasDem, Sirilus Lega, menyebut langkah YHS mulia karena mendidik masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja.
“Saya melihat YHS ini memiliki tujuan yang mulia, ingin mendidik masyarakat menjadi orang hebat. Selain itu, YHS juga membuka lapangan kerja,” ujar Sirilus, saat dialog terbuka antara legislator dengan YHS di Pasola Hall Hotel Sinar Tambolaka, Kota Tambolaka, pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Sirilus menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga. Menurutnya, yayasan tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan DPRD, pemerintah, desa, dan kecamatan.
Ia juga menyoroti lemahnya respons desa dalam mendukung program pemberdayaan, terutama karena minimnya transparansi terkait pengelolaan anggaran dana desa.
Evaluasi menurutnya perlu dilakukan. Setiap program YHS ke depan diharapkan melibatkan anggota DPRD, sehingga pengawasan dan dukungan bisa lebih optimal.
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar