Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ganggu Cagar Alam Mutis, KLHK Tuai Kritik Tajam Ansy Lema

Ganggu Cagar Alam Mutis, KLHK Tuai Kritik Tajam Ansy Lema

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Penurunan status Cagar Alam Mutis menjadi Taman Wisata Alam terus memicu protes, salah satunya dari Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema.

Mantan anggota Komisi IV DPR RI ini tegas menolak perubahan tersebut dan menyebutnya sebagai ancaman terhadap keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber air di wilayah Timor.

Menurut Ansy, air adalah elemen kunci bagi kehidupan. Ia menekankan pentingnya menjaga sumber daya air, yang sebagian besar berasal dari Cagar Alam Mutis, untuk mendukung kelangsungan hidup masyarakat Timor.

“Air adalah sumber peradaban. Jika tidak ada air, tidak akan ada kehidupan,” ujarnya.

Sebagai satu-satunya wakil rakyat asal NTT yang vokal menentang keputusan ini, Ansy menilai bahwa perubahan status Mutis akan membuka peluang bagi pembangunan komersial yang berpotensi merusak ekosistem kawasan tersebut.

“Saya adalah penjaga Cagar Alam Mutis. Jangan coba-coba ganggu Mutis. Mutis itu ibarat ibu yang menyusui masyarakat Timor. Sangat mengecewakan melihat keputusan sepihak dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) yang menurunkan statusnya menjadi Taman Nasional,” ujar Ansy dalam sebuah konferensi pers di Kupang, pada Kamis pekan lalu.

Cagar Alam Mutis, yang mencakup area seluas 12.315 hektar, selama ini berperan sebagai wilayah konservasi. Ansy menyoroti risiko pembangunan infrastruktur komersial seperti penginapan yang bisa mengganggu kelestarian ekosistem.

Ia juga menekankan pentingnya kawasan ini sebagai sumber air untuk tiga kabupaten di Pulau Timor dan empat sungai utama di Timor Barat, termasuk yang mengalir hingga Timor Leste.

Ansy menambahkan bahwa penurunan status ini mengancam kelangsungan hidup masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam di Mutis.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi. Korban dugaan TPPO lompat dari kapal (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Alami Eksploitasi, Korban Dugaan TPPO Nekat Lompat dari Kapal Rusia di Kepulauan Aru

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Seorang pekerja berinisial MS, yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), mengaku nekat melompat dari kapal berbendera Rusia, Run Zeng 03, di perairan Kepulauan Aru. Aksi ini dilakukan karena MS merasa dieksploitasi selama bekerja di kapal tersebut. Pengakuan MS diungkapkan saat ia menjalani pemeriksaan kedua atas laporan dugaan TPPO di […]

  • Full Sambutan Bupati Ratu Wulla di HUT ke-18 Sumba Barat Daya 16:45 Play Button

    Full Sambutan Bupati Ratu Wulla di HUT ke-18 Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Simak sambutan lengkap Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, dalam perayaan HUT ke-18 pada Kamis, 22 Mei 2025. Dalam momen bersejarah ini, Bupati memaparkan 10 langkah besar demi kesejahteraan rakyat dan kemajuan daerah, di antaranya: Penandatanganan MOU dengan investor Jerman dan Jakarta, Kerja sama pengadaan pasir untuk atasi abrasi, […]

  • Direktur dan Staf Yayasan Harapan Sumba (YHS) bersama Pimpinan dan Enam Ketua Fraksi DPRD Sumba Barat Daya (SBD) saat memberikan salam inklusi, sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperjuangkan hak penyandang disabilitas dan kelompok rentan (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    YHS dan DPRD SBD Dorong Perlindungan Hak Disabilitas dan Kelompok Rentan

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Yayasan Harapan Sumba (YHS) bersama DPRD Sumba Barat Daya (SBD) berkomitmen memperjuangkan hak penyandang disabilitas dan kelompok rentan. Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan di Pasola Hall, Hotel Sinar Tambolaka, Kota Tambolaka, pada Selasa, 19 Agustus 2025. Kegiatan ini dihadiri langsung pimpinan DPRD SBD, Wakil Ketua I Thomas Tanggu Dendo, dan Wakil Ketua […]

  • Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati SBD Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

    Ungkap Syarat Pendaftaran Bakal Calon, Ketua DPC PKB SBD: Jangan Ikut Ramai!

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Proses penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dibuka untuk umum. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB SBD Tobias Dowa Lelu dalam Jumpa Pers di Kantor DPC Partai PKB SBD, Jln. Wanno Nuu, Desa Kalena Wanno, Kecamatan Kota Tambolaka pada Rabu, […]

  • Tampak lautan massa dari halaman depan Rumah Mantan Bupati SBD Markus Dairo Talu. MDT saat itu memberikan pernyataan dukungan penuh kepada Ratu Angga (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Mantan Bupati SBD: Jangan Terpengaruh Isu, Dukung Ratu Angga

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Mantan Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Markus Dairo Talu (MDT), menyerukan kepada seluruh masyarakat SBD untuk tetap solid dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang beredar menjelang Pilkada 2024. Dalam pertemuan rekonsiliasi yang digelar di Reda Mbolo, Kecamatan Wewewa Barat, pada Minggu, 25 Agustus 2024, MDT menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi kontestasi politik […]

  • 7 Kasus Kriminal di Sumba yang Viral di Tahun 2024 Versi Lintas Sumba (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    7 Kasus Kriminal di Sumba yang Viral di Tahun 2024 Versi Lintas Sumba

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sepanjang tahun 2024, Sumba cukup dihebohkan dengan berbagai kasus kriminal. Kasus-kasus ini pun menjadi sorotan publik dan viral di media sosial. Berikut adalah sepuluh kasus paling menonjol yang terjadi selaama tahun tersebut, versi lintassumba.com: 1. Heboh! Warga Temukan Mayat Tak Beridentitas di Belakang SMAS St. Thomas Aquinas Weetebula, Begini Kata Polisi Warga […]

expand_less