Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ungkap Syarat Pendaftaran Bakal Calon, Ketua DPC PKB SBD: Jangan Ikut Ramai!

Ungkap Syarat Pendaftaran Bakal Calon, Ketua DPC PKB SBD: Jangan Ikut Ramai!

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Proses penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dibuka untuk umum.

Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB SBD Tobias Dowa Lelu dalam Jumpa Pers di Kantor DPC Partai PKB SBD, Jln. Wanno Nuu, Desa Kalena Wanno, Kecamatan Kota Tambolaka pada Rabu, 24 April 2024.

Meskipun syarat umumnya serupa dengan penjaringan untuk posisi kepala desa hingga presiden, PKB khususnya menetapkan biaya pendaftaran yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan dan kebutuhan kandidat.

“Secara umum syaratnya itu sama seperti pendaftaran calon kepala desa, bupati hingga presiden,” ujarnya.

“Tapi kalau sayarat khusus, di PKB itu ada biaya pendaftaran, yang nantinya akan dipergunakan sesuai dengan kepentintan kebutuhannya,” lanjut Tobias menambahkan.

Sesuai hasil rapat bersama pihaknya dengan DPW PKB NTT, kata Anggota DPRD SBD Dapil I itu, ketika hendak mengambil formulir diwajibkan semua bakal calon untuk menyediakan uang pendaftaran sebanyak Rp20 juta.

“Artinya, bawa memang biaya itu, setelah itu baru di kasih formulir. Kami pastikan ini bukan hal yang kami buat-buat saja. Dan surat putusan itu sudah saya edarkan juga,” katanya.

Ketua DPC PKB SBD juga menekankan terkait pentingnya keputusan yang tegas dan komitmen yang kuat dari para calon.

“Saya pikir kalau mau fight, harus jadi fighter betul. Jangan setengah-setengah. Jangan ikut ramai,” tukasnya.

Menurutnya, kesuksesan dalam pertarungan politik tidak hanya bergantung pada popularitas semata, namun juga memerlukan dukungan finansial yang memadai.

“Memang ada bahasa bahwa uang bukan segala-galanya. Tapi, segala urusan tentu butuh uang,” terangnya.

Dengan tegas, Tobias menyampaikan bahwa keberadaan dana adalah prasyarat mutlak untuk meraih kesuksesan, sehingga bagi calon yang tidak memiliki dukungan finansial, disarankan untuk tidak maju dalam penjaringan ini.

“Jadi kalau tidak ada finansial mundur sudah. Kalau tidak ada duit tidak usah maju,” tegasnya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi. Rasa nyeri yang berlebihan saat haid bisa menjadi tanda dari endometriosis (Pixabay/Lintas Sumba)

    Hati-hati! Rasa Nyeri Berlebihan saat Haid Bisa Jadi Idap Penyakit Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Rasa nyeri yang berlebihan saat mengalami menstruasi atau haid perlu diperhatikan karena bisa menjadi tanda dari endometriosis. Hal ini disampaikan Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Dr.dr. Kanadi Sumapraja, dalam acara diskusi kesehatan di Jakarta, pada Jumat, 08 Maret 2024. Rasa sakit yang melebihi batas toleransi […]

  • Pengacara kondang Indonesia, Hotma Sitompul, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana

    Hotma Sitompul Meninggal Dunia di RSCM, Dunia Hukum Berduka

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pengacara kondang Indonesia, Hotma Sitompul, meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta, pada Rabu, 16 April 2025, pukul 11.15 WIB. Hotma wafat setelah menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit ginjal, diabetes, dan jantung. Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan hukum di Indonesia. Hotma sempat menjalani pengobatan di […]

  • Fransiscus Go disambut dengan tutur adat dan dikenakan selendang songke (selendang), Bila (Topi Songke) dan robo yang berisi tuak oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat Manggarai (TIM/Lintas Sumba)

    Fransiscus Go Roadshow ke Flores, Ketua Tim Media: Ada Tiga Titik

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Selama sepekan, sejak Sabtu 23 Maret 2024, Fransiscus Go telah melakukan kegiatan roadshow ke daratan Flores dan Lembata. Roadshow CEO GMT Institute, yang juga Direktur Yayasan Felix Maria Go ini diawali dari Kabupaten Lembata, dan berakhir di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Kamis 28 Maret 2024. Menariknya, meskipun roadshow dilakukan untuk […]

  • Toilet, Bahaya Terlalu Lama di Toilet

    5 Bahaya Terlalu Lama di Toilet, Nomor 4 Paling Fatal

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Toilet adalah tempat yang seringkali dianggap sebagai tempat untuk bersantai dan melepaskan diri dari segala kegiatan sehari-hari. Namun, terlalu lama menghabiskan waktu di toilet bisa membawa risiko kesehatan yang tidak diinginkan. Penting untuk memahami bahaya-bahaya yang terkait dengan terlalu lama di toilet dan mengambil langkah-langkah untuk menjaga keseimbangan waktu di sana. 1. […]

  • UNMARIS, Food Court, Launching, Tambolaka, Culinary Center, Wujud Kolaborasi, Kampus, Pemda SBD

    UNMARIS Food Court Meriahkan Launching Tambolaka Culinary Center, Wujud Kolaborasi Kampus dan Pemda SBD

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Hans Wea
    • 0Komentar

    Lintas Sumba – Dalam rangka mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa sekaligus memeriahkan peluncuran Tambolaka Culinary Center (TCC), Universitas Stella Maris Sumba (UNMARIS) turut berpartisipasi pada kegiatan yang berlangsung di Alun-alun Kota Tambolaka, Jumat (20/02/2026). Keikutsertaan UNMARIS dalam ajang ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dengan Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya dalam mendorong ekonomi kreatif […]

  • Kepala Kepolisan Resor (Kapolres) TTU AKBP Moh. Mukhson (Istimewa/Lintas Sumba)

    Seorang Petani Asal TTU Terlibat Kasus Penganiayaan, Diduga karena Utang Ditagih

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Ama Tassy Lake
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebuah kejadian penganiayaan dilaporkan oleh Agustinus Molo (54), salah satu warga Desa Maukabatan, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Peristiwa ini melibatkan Rizal Ambasan (25), seorang petani yang juga berasal dari Kecamatan Biboki Anleu. Hal ini disampaikan kepada lintassumba.com oleh Kapolres TTU AKBP Mohammad Mukhson, […]

expand_less