Jadi Kambing Hitam dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS? Kepala Sekolah Lingkup Yatutim Harus Tau Hal Ini
- account_circle Johan Sogara
- calendar_month Senin, 26 Agt 2024
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gambar Ilustrasi. Situasi di mana Kepala Sekolah mendapat sorotan, sementara yayasan berada di bayang-bayang (Johan Sogara/Lintas Sumba)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kepala Sekolah memang memiliki tanggung jawab dalam memastikan bahwa kegiatan operasional sekolah berjalan sesuai dengan rencana, tetapi ketika dana tersebut diserahkan kepada yayasan, peran dan kewajiban yayasan harus diperiksa dengan cermat.
Yayasan tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pengelola yang bertanggung jawab penuh atas setiap pengeluaran yang dilakukan. Jika terjadi penyimpangan, yayasan harus ikut bertanggung jawab.
Lebih lanjut, penting untuk mengevaluasi bagaimana yayasan mengelola dana ini. Jika ada indikasi bahwa dana tersebut digunakan tidak sesuai dengan peruntukannya atau bahkan diselewengkan, maka yayasan wajib memberikan klarifikasi dan bertanggung jawab secara hukum.
Transparansi dalam pengelolaan dana pendidikan sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa dan peningkatan mutu pendidikan.
Kesalahan dalam pengelolaan Dana BOS tidak boleh dilihat secara parsial dengan hanya menyoroti Kepala Sekolah.
Sebagai lembaga yang memiliki wewenang dalam mengatur sekolah, yayasan juga harus siap untuk menerima konsekuensi jika terbukti ada penyelewengan dana.
Integritas dan transparansi harus ditegakkan di semua level, mulai dari yayasan hingga pengelola sekolah, untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa dan peningkatan mutu pendidikan.***
- Penulis: Johan Sogara

Saat ini belum ada komentar