Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pj. Gubernur NTT Serahkan Langsung Bantuan Rehabilitas Rumah Adat 2 Kampung Situs di Sumba Barat Daya

Pj. Gubernur NTT Serahkan Langsung Bantuan Rehabilitas Rumah Adat 2 Kampung Situs di Sumba Barat Daya

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Penjabat (Pj.) Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayodhia G. L. Kalake, melanjutkan kunjungan kerja di kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), pada Rabu, 06 Maret 2024.

Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan bantuan rehabilitasi rumah adat Kampung Situs Rate Nggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo dan Kampung Situs Wainyapu, Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten SBD.

Camat Kodi Balaghar Adi Mada, mengungkapkan bahwa kebakaran yang terjadi di Kampung Situs Wainyapu telah melahap kira-kira 57 rumah adat.

Sementara itu, Andreas Mahemba yang merupakan Ketua Suku Adat Wainyapu, mengungkapkan rasa syukur dan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Menurut Andreas, dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat setempat dapat melakukan rekonstruksi kembali rumah adat yang telah dilahap sijago merah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan dari pemerintah Provinsi NTT atas bantuan rehabilitasi ini dan akan kami segera pergunakan dana bantuan rehabilitasi ini untuk membangun kembali rumah adat pasca terjadinya kebakaran,” ucapnya.

Bantuan secara simbolis diterima oleh ketua Suku Adat Wainyapu Andreas Mahemba dan Camat Kodi Bangedo Soleman Milla Ate.

Adapun dana rehabilitasi rumah adat Kampung Situs Rate Nggaro sebesar Rp50 juta dan anggaran untuk rumah adat  Kampung Situs Wainyapu sebesar Rp75 juta.

Saksikan Langsung Ritual Pasola di Kampung Situs Wainyapu

Pj. Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake, bersama rombongan menyaksikan langsung tradisi perang adat Pasola di lapangan Kacaru, Kampung Situs Wainyapu, Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten SBD

Pj. Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake, bersama rombongan menyaksikan langsung tradisi perang adat Pasola di lapangan Kacaru, Kampung Situs Wainyapu, Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten SBD (Jeri Nenohai/Johan Sogara/Lintas Sumba)

Usai menyerahkan bantuan tersebut, Pj. Gubernur NTT Ayodhia G. L. Kalake bersama rombongan berkesempatan menyaksikan langsung tradisi perang adat Pasola di lapangan Kacaru, Kampung Situs Wainyapu, Desa Wainyapu, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten SBD.

Menurut kisah masa lalu, ritual adat tersebut aslinya berasal dari kata hola (sola) yang merujuk pada material kayu yang digunakan dalam lembing.

Dalam tradisi adat Sumba yang disebut Pasola ini, terdapat sebuah tradisi perang adat dimana dua kelompok Satria Berkuda saling melawan.

Mereka saling mengejar dan melemparkan lembing kayu kepada lawan mereka.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram-NTB gelar Mapenta Raya dan Rakercab

    Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram Gelar Mapenta Raya dan Rakercab, Kadispora NTB: Insya Allah, Hasilnya Juga akan Baik

    • calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses melaksanakan Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) Raya dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Minggu, 10 Maret 2024. Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Mataram Hildegardus Wedo, dalam sambutannya mengatakan, Pemuda Katolik memiliki visi misi menjadi organisasi kader yang handal dalam berkiprah […]

  • Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

    Membuat Pupuk Organik: Kontribusi Ramah Lingkungan untuk Pertanian Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pupuk organik telah menjadi pilihan yang populer bagi para petani yang peduli terhadap lingkungan dan ingin menjaga kelestarian tanah mereka. Dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk organik lebih ramah lingkungan, lebih aman bagi tanaman, dan membantu meningkatkan kesuburan tanah dalam jangka panjang. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat pupuk organik secara […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, ditemui wartawan saat menghadiri penerbangan perdana rute baru NAM Air Tambolaka-Surabaya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Tanpa Transit, NAM Air Layani Tambolaka–Surabaya, Bupati Ratu Wulla: Ini Suatu Kemajuan!

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Bandara Lede Kalumbang Tambolaka resmi melayani penerbangan langsung ke Surabaya, pada Kamis, 29 Mei 2025. Maskapai NAM Air akan terbang tiga kali sepekan; Selasa, Kamis, dan Sabtu, tanpa transit di Denpasar. Pesawat lepas landas pukul 10.50 WITA dari Tambolaka dan mendarat di Juanda, Surabaya, pukul 11.20 WIB. Sebaliknya dari Surabaya, NAM Air […]

  • Jumpa Pers Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake bersama Jajaran pengurus KONI NTT terkait PON 21 (TIM/Lintas Sumba)

    Siap-siap jadi Tuan Rumah, Atlet NTT Target Posisi 10 Besar dalam PON 21

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) siap mendukung keikutsertaan Atlet NTT pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 21. Dukungan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur NTT Ayodhia Kalake, saat Jumpa Pers di Kantor Gubernur NTT, Kota Kupang pada Rabu, 17 April 2024. Event ini diketahui akan berlangsung di Provinsi Sumatera Utara dan […]

  • Gambar Ilustrasi. Pejabat daerah yang diduga menjadi “tikus kantor” atau melakukan korupsi sedang duduk santai di kursi kerjanya, sementara APH berdiri di belakangnya (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Heboh! Oknum Tikus Kantor Disebut Dekat dengan APH, Minta Jatah Terakhir

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Praktik pungutan liar (pungli) yang diduga dilakukan oleh oknum Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Sumba Barat Daya adalah cermin buruk dari mentalitas korupsi yang mengakar dalam birokrasi. Tindakan yang melibatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini telah menjadi sorotan publik. Para pejabat yang semestinya menjadi garda terdepan dalam menjalankan roda pemerintahan justru […]

  • Kiri ke Kanan: Ratu Ngadu Wulla Talu (RWT), Ny. Margaretha Tatik W. Mete, dr. Kornelius Kodi Mete, Penjabat Bupati Yohanes Oktovianus, Ny. Fransiska Surya, Ny. Oktavina Samani, Marthen Kristian Taka, Dominikus A. R. Kaka, saat foto bersama dalam Purna Tugas Bupati dan Wakil Bupati SBD Periode (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Purna Tugas Bupati dan Wakil Bupati SBD, Yohanes Oktovianus Siap Jaga Kelanjutan Kebijakan Pemerintahan

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Upacara purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD) periode 2019-2024, dr. Kornelius Kodi Mete dan Marthen Kristian Taka, berlangsung dengan penuh keharuan. Acara ini digelar di Lapangan Gala Tama, Alun-Alun Kota Tambolaka, pada Selasa, 10 September 2024. Dalam acara tersebut, Penjabat Bupati SBD Yohanes Oktovianus, menyampaikan arahan yang diberikan […]

expand_less