Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sosialisasi Tak Transparan, Kwitansi Tak Ada: Dugaan Tarik ‘Upeti’ Terstruktur di Dinas Pertanian SBD

Sosialisasi Tak Transparan, Kwitansi Tak Ada: Dugaan Tarik ‘Upeti’ Terstruktur di Dinas Pertanian SBD

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mulai dari menentukan rekanan hingga alat yang digunakan, kata Marta, semua dikendalikan dari kantor dinas.

“Mesin dan orang yang bor itu mereka yang tentukan. Orang dinas yang kirim orangnya ke rumah namanya Pak Edwar, bawa RAB, dan bilang ini titipan dari dinas,” katanya.

Puncak kesewenang-wenangan pun terjadi saat pencairan tahap kedua.

Hanya karena kelompok tani menggunakan pompa air bermerek Grundfos, yang dinilai lebih berkualitas daripada yang direkomendasikan dinas, mereka ditolak mendapat surat rekomendasi pencairan lanjutan.

Padahal, merk pompa tersebut terbukti awet dan telah digunakan selama bertahun-tahun di berbagai fasilitas umum.

“Kami disuruh ganti ke merk Lorentz kalau mau pencairan lanjut. Ini jelas aneh. Masa dinas tentukan alat sampai ke merk-nya, padahal ini proyek swakelola. Waktu sosialisasi mereka tidak pernah disebut soal merk,” ujarnya.

Dugaan bahwa oknum di Dinas Pertanian memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi kini tak bisa lagi disembunyikan.

Alih-alih mempermudah petani, pihak dinas justru menjadi penghambat.

“Kasihan juga kami ini. Pergi ke dinas itu saja sudah butuh anggaran. Lah ini mereka suruh lagi ganti itu pompa air yang jelas-jelas kami sudah pasang dan airnya itu bisa digunakan oleh ratusan kepala keluarga, bukan saja dari Desa Moro Manduyo, tapi dari desa-desa lain juga,” pungkasnya.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Poster serial drama "Marry My Husband" asal Korea Selatan

    Webtoon ‘Marry My Husband’ akan Diubah jadi Drama Jepang

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Populer di negeri sakura, webtoon “Marry My Husband” sedang dalam proses pembicaraan untuk diubah menjadi drama Jepang. Dilansir dari Soompi, pada Rabu, 14 Februari 2024, sebuah sumber dari rumah produksi Studio Dragon menyatakan bahwa mereka sedang berdiskusi tentang pembuatan adaptasi drama Jepang dari Webtoon tersebut. Studio Dragon adalah perusahaan produksi yang bertanggung jawab […]

  • Pj. Gubernur dan Sekretaris Daerah NTT

    Ayodhia Kalake: NTT, Selamat Hari Raya Paskah Tahun 2024!

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ayodhia Kalake, menyampaikan ucapan Selamat Merayakan Pesta Paskah kepada seluruh umat Kristiani di Provinsi NTT. Ucapan tersebut disampaikannya melalui rekaman video dan cuitan dalam status Instagram @pj.gubernurntt2023_2024. “Atas Nama Pemerintah dan Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah Tahun 2024. Kiranya […]

  • Fransiscus Go di Kampung Adat Padangi Rowa (Robert Kadang/Tim FG/Lintas Sumba)

    Kunjungi Kampung Adat Padangi Rowa, Fransiscus Go Dibalut Kain Sumba

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 2Komentar

    Bangunan rumah yang mengelilingi beberapa makam leluhur yang terletak di batu-batu yang berbentuk peti jenazah pun terlihat di sana. Konon, makam nenek moyang tersebut sudah tua sekali, sudah berusia mencapai ratusan tahun. Kunjungan tersebut ternyata melebihi harapan Fransiscus Go yang awalnya hanya ingin bertemu, bercerita dari hati ke hati, soal siapa dia? Apa keinginannya? Hingga […]

  • Pemain Persija Jakarta Riko Simanjuntak

    Galeri Foto Klub Sepakbola Indonesia Persija Jakarta

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Persija (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta. Persija saat ini berlaga di Liga Indonesia. Persija didirikan pada 28 November 1928, tepat sebulan setelah Sumpah Pemuda, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ). VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan sepak bola […]

  • Ketua DPC PDI Perjuangan SBD yang juga Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, bersama guru, orang tua, dan para siswa SDN Batta, usai penyerahan bantuan PIP (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Serahkan Bantuan PIP di SDN Batta, Ketua DPC PDI Perjuangan SBD Tekankan Pentingnya Sekolah 

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Ia menilai program tersebut telah mewujudkan harapan para orang tua murid yang selama ini menginginkan dukungan nyata bagi pendidikan anak mereka. Sementara itu, Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, menegaskan pentingnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Ia menjelaskan, bahwa bantuan PIP tersebut merupakan program pemerintah yang diperjuangkan melalui Anggota […]

  • 7 Kota Terpadat di Indonesia dengan Populasi Terbesar, Kepadatan Penduduk, Jakarta, Bekasi

    7 Kota Terpadat di Indonesia dengan Populasi Terbesar

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    6. Depok – Kota Pendidikan dan Hunian Depok memiliki lebih dari 2 juta penduduk dalam luas 200 km², dengan kepadatan sekitar 10.000 jiwa/km². Kota ini berkembang sebagai pusat pendidikan, terutama dengan keberadaan Universitas Indonesia, serta menjadi tempat tinggal bagi banyak pekerja di Jakarta. 7. Tangerang – Kota Industri dan Bisnis Tangerang memiliki lebih dari 2,5 […]

expand_less