Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Kunjungi Kampung Adat Padangi Rowa, Fransiscus Go Dibalut Kain Sumba

Kunjungi Kampung Adat Padangi Rowa, Fransiscus Go Dibalut Kain Sumba

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA – Beberapa orang menyebut Pulau Sumba bagaikan kepingan surga yang jatuh ke bumi.

Mungkin ada benarnya. Sebab, dengan semua keunikan dan eksotiknya, Pulau yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini bisa membuat seseorang berdecak kagum.

Bahkan, seorang Iwan Fals memberi nama anaknya “Galang Rambu Anarkhi”, karena terinspirasi oleh pesona Pulau Sumba yang begitu memukau.

Demikian juga dengan Fransiscus Go dan timnya saat road show di Pulau Sumba baru-baru ini.

Selama melakukan perjalanan melintasi Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya (SBD), CEO GMT Institute itu terus-menerus mengungkapkan rasa kagumnya.

Pemandangan perbukitan yang indah seperti di “Bukit Teletubbies” mempesona mata. Sawah yang terbentang luas dan datar memikat perhatian dan mengundang pujian. Lebatnya hutan yang masih perawan, menjadi pemandangan yang sungguh menakjubkan.

“Sumba benar-benar hebat. Saya kagum dibuatnya,” celoteh Fransiscus Go.

Saat itu, Fransiscus Go juga mengunjungi beberapa destinasi wisata dan kampung adat. Salah satunya yaitu Kampung Adat Padangi Rowa yang jaraknya masih disekitaran Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.

Pada Rabu, 17 Januari 2024 lalu, tepatnya di siang bolong namun berhawa sejuk, Fransiscus Go dan Tim mendatangi kampung adat yang didiami serumpun keluarga.

  • Penulis: Johan Sogara

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi. Rasa nyeri yang berlebihan saat haid bisa menjadi tanda dari endometriosis (Pixabay/Lintas Sumba)

    Hati-hati! Rasa Nyeri Berlebihan saat Haid Bisa Jadi Idap Penyakit Ini

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Rasa nyeri yang berlebihan saat mengalami menstruasi atau haid perlu diperhatikan karena bisa menjadi tanda dari endometriosis. Hal ini disampaikan Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Dr.dr. Kanadi Sumapraja, dalam acara diskusi kesehatan di Jakarta, pada Jumat, 08 Maret 2024. Rasa sakit yang melebihi batas toleransi […]

  • Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sumba Barat Daya (SBD), Octavianus Dapa Talu, saat berdiskusi dengang Direktur YHS, Stefanus Segu, bersama staf (Johan Sogara/Lintas Sumba)

    Program YHS Sentuh Warga Rentan, Octavianus Dapa Talu: Kita Harus Dukung!

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Peran lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sumba Barat Daya (SBD) kian nyata dalam mendorong kemandirian masyarakat desa. Salah satunya Yayasan Harapan Sumba (YHS), yang mendapat apresiasi dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD SBD, Octavianus Dapa Talu. Ia menilai, keberadaan yayasan ini menjadi motor pemberdayaan masyarakat desa, terutama bagi kelompok miskin, penyandang disabilitas, […]

  • Gelar Wisuda, 124 Sarjana FKIP Unika Weetebula Dikukuhkan

    Gelar Wisuda, 124 Sarjana FKIP Unika Weetebula Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Sebanyak 124 sarjana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik (Unika) Weetebula telah dikukuhkan. Momen penuh kebanggaan ini tepatnya digelar di Aula Gedung Maria Ratu Damai Unika Weetabula, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 07 Februari 2024. Dalam kesempatan itu, Perwakilan Wisudawan/i […]

  • Siswa-siswi TK Kristen Ebenheyzer Tambolaka Kunjungi Polres Sumba Barat Daya

    Siswa-siswi TK Kristen Ebenheyzer Tambolaka Kunjungi Polres Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Unit Kamsel Satlantas Polres Sumba Barat Daya (SBD), Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima kunjungan siswa/i Taman Kanak-kanak (TK) Kristen Ebenheyzer Tambolaka. Kegiatan ini berlangsung di Mako Polres SBD, Desa Kadi Pada, Kecamatan Kota Tambolaka pada Jumat, 10 Mei 2024. Kedatangan para siswa/i tersebut disambut langsung oleh Kasat Lantas Polres SBD Iptu […]

  • Polres Sumba Barat resmi menetapkan JUA (18) sebagai pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tragis terhadap EY (51).

    Pembunuhan di Sumba Barat: Remaja 18 Tahun Ditetapkan sebagai Pelaku Tunggal

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 1Komentar

    LINTAS SUMBA – Polres Sumba Barat resmi menetapkan JUA (18) sebagai pelaku tunggal dalam kasus pembunuhan tragis terhadap EY (51). Aksi bengis itu terjadi di Kampung Kalimbu Kei, Desa Lingu Lango, Kecamatan Tana Righu, pada Tanggal, 24 Januari 2025. Kapolres Sumba Barat AKBP Hendra Dorizen menegaskan bahwa hasil penyidikan mengonfirmasi JUA bertindak sendirian dalam kejahatan […]

  • 5 Tempat Wisata di Sumba yang Sudah Memakan Korban: Keindahan yang Menyimpan Bahaya. Salah satunya Air Terjun Lapopu.

    5 Tempat Wisata di Sumba yang Sudah Memakan Korban

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pulau Sumba dikenal dengan pesona alamnya yang menawan dan keindahan pantainya yang memukau. Namun, di balik keindahan alam yang ditawarkan, beberapa tempat wisata di Sumba telah menjadi lokasi kecelakaan tragis yang memakan korban jiwa. Artikel ini mengulas 5 tempat wisata di Sumba yang pernah memakan korban, dan bagaimana kita sebagai wisatawan harus […]

expand_less