Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Politisi PDI Perjuangan Antonius Landi Tolak Keras Rencana Merumahkan 9.000 PPPK di NTT

Politisi PDI Perjuangan Antonius Landi Tolak Keras Rencana Merumahkan 9.000 PPPK di NTT

  • account_circle Johan Sogara
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LINTAS SUMBA Rencana merumahkan sekitar 9.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai penolakan keras dari anggota DPRD Provinsi NTT, Antonius Landi.

Opsi pemutusan kontrak PPPK tersebut, menurutnya, tidak boleh dijadikan jalan pintas untuk memenuhi ambang batas belanja pegawai sebesar 30 persen.

“Ingat! PPPK bukan sekadar angka dalam postur APBD. Mereka ini adalah tulang punggung pelayanan publik di NTT,” kata Antonius Landi, saat diwawancarai Lintassumba.com via Whtasapp, pada Senin, 2 Maret 2026.

Ia menilai penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah tidak boleh dilakukan secara kaku.

“Pemerintah Pusat dan Daerah harus duduk bersama mencari solusi transisi, bukan menjadikan nasib 9000 ASN PPPK sebagai tumbal kebijakan,” tegasnya.

Pasal 146 yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen, menurutnya, harus mempertimbangkan kondisi riil NTT yang masih kekurangan tenaga pendidik dan medis.

Jika rencana tersebut dipaksakan, kata dia, daerah berpotensi menghadapi krisis pelayanan publik, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

“Memangkas jumlah mereka sama saja dengan menurunkan kualitas sumber daya manusia NTT di masa depan,” katanya.

Pemerintah daerah juga didorong melakukan audit beban kerja secara jujur sebelum mengambil kebijakan pemutusan hubungan kerja.

Menurut Antonius, pemangkasan tenaga tidak boleh dilakukan selama masih ada pos anggaran non-prioritas yang dapat diefisiensikan.

Selain itu, Pemerintah Provinsi NTT diminta lebih agresif melobi Kementerian Keuangan dan Kemenpan-RB untuk memperoleh diskresi.

Ia pun mengusulkan adanya penambahan Dana Alokasi Umum yang bersifat earmarked khusus untuk pembayaran gaji PPPK.

  • Penulis: Johan Sogara
  • Editor: Lintas Sumba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Nu Jatim Hasan Mutawakkil Alallah Di Masjid Al Akbar Surabaya

    NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    Teror orang tak dikenal atau OTK menyerang tempat ibadah dan pesantren terjadi lebih dari satu kali di Jawa Timur. Terbaru, serangan OTK dikabarkan terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, dan Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan. Namun, Pimpinan Nahdlatul Ulama meminta masyarakat agar tak terprovokasi. Di Lamongan, OTK dikabarkan menyerang KH Hakam Mubarok […]

  • Pembiayaan belanja program prioritas sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati yang direncanakan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022

    Banyak Program Menyentuh Rakyat, Ini Rincian Belanja APBD SBD 2025

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mengusulkan sejumlah perubahan penting dalam APBD Tahun Anggaran 2025. Perubahan ini disampaikan oleh Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla dalam rapat paripurna ke-10 DPRD SBD, pada Rabu, 16 Juli 2025. Sejumlah program prioritas pun menjadi sorotan, mulai dari sektor energi, pertanian, peternakan, hingga pendidikan dan kesehatan masyarakat. […]

  • Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake Ikut Jalan Sehat bersama masyarakat dan para alumni Ikasmansa'87

    Pj. Gubernur NTT Ikut Jalan Sehat Ikasmansa’87, Fransiscus Go: Kompak dan Tetap Eksis!

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Hujan yang mengguyur Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 09 Maret 2024 pagi, tidak menyurutkan niat masyarakat untuk ikut “Jalan Sehat” Ikasmansa’87. Ini terlihat, saat Pj. Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, mengangkat bendera start sebagai tanda kegiatan tersebut dimulai. Sayangnya, rute jalan sehat terpaksa harus diperpendek, lantaran hujan […]

  • LGBT, LGBTQ, Pernikahan Sesama Jenis di Thailand

    Masyarakat Thailand dan Kehidupan LGBTQ, Sesama Jenis Boleh Menikah?

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Thailand telah lama dikenal sebagai salah satu negara dengan budaya yang terbuka terhadap keberagaman gender dan seksual. Di tengah arus global menuju kesetaraan LGBTQ+ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer, dan lainnya), negara ini memegang peran penting dalam memberikan ruang dan dukungan bagi individu-individu dari komunitas tersebut, termasuk dalam institusi pernikahan sesama jenis. […]

  • Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, secara resmi membuka penerbangan perdana maskapai Wings Air rute Labuan Bajo - Tambolaka (Prokompi Sumba Barat Daya)

    Wings Air Buka Rute Labuan Bajo – Tambolaka, Bupati SBD Sebut Jadi Penggerak Ekonomi dan Pariwisata Sumba

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Penerbangan perdana maskapai Wings Air rute Labuan Bajo – Tambolaka resmi beroperasi setelah dibuka oleh Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla. Kegiatan ini tepatnya berlangsung di Bandara Lede Kalumbang, Kota Tambolaka, pada Kamis, 23 Juli 2026. Penerbangan perdana tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang […]

  • Gaji Ditilap? Karyawan PT Telasi SBD Mogok Kerja, Sebenarnya…

    Gaji Ditilap? Karyawan PT Telasi SBD Mogok Kerja, Sebenarnya…

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Johan Sogara
    • 0Komentar

    LINTAS SUMBA – Sejumlah Karyawan PT Telasi Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) giat aksi mogok kerja. Status Karyawan, Upah Kerja, pembuatan BPJS Kesehatan dan pemotongan honor yang variatif saat ditransfer via Bank NTT menjadi alasan utama aksi tersebut. Hal-hal yang dinilai mengganjal itu membuat sejumlah karyawan Pekerja Harian Lepas (PHL) […]

expand_less